mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Buka Secara Langsung Festival Pawai Takbiran Idul Fitri 1445 H Bupati Anwar Sadat Serahkan Secara Langsung Hadiah Pemenang Lomba Arakan Sahur Tahun 2024 Jalin Silaturahmi,DPRD Tanjab Barat Gelar Buka Puasa Bersama  DPRD Gelar Rapat Paripurna Ke Dua Penyampaian Pandangan Umum Fraksi DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pertama, Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun 2023

Home / Berita

Jumat, 24 September 2021 - 19:00 WIB

Al Haris ke Mendikbudristek, Pemprov Komitmen Jadikan Candi Muaro Jambi Mendunia

MUARO JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk menjadikan kawasan candi Muaro Jambi menjadi situs yang dikenal sampai ke seluruh dunia.

Pernyataan ini disampaikan Al Haris ketika menadampingi Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau Candi Kedaton, kawasan Candi Muaro Jambi, Rabu (22/09/21).

Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busro, Wakil Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno dan komunitas Seniman dan Budayawan Jambi juga turut hadir.

Dijelaskan Gubenur bahwa candi Muaro Jambi merupakan situs purbakala yang banyak mempunyai sejarah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi merasa gembira dan bangga atas kehadiran Mas Menteri. Pada tahun 2014 yang lalu Presiden ke- 6 Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Bapak Jero Wacik datang ke Candi Muaro Jambi, sudah mulai ada pembicaraan tentang Candi Muaro Jambi di pemerintahan pusat, setelah itu redup kembali dan hilang,” ujar Al Haris.

Karena itu juga lanjut Al Hari pihaknya  mengharapkan sebagai plot pembangunannya dari Kementrian Mendikbudristek.

“Karena dalam penelitiannya Kementrianlah yang lebih mengetahui nilai sejarahnya,” katanya.

Dijelaskan kembali oleh Gubernur bahwa Candi Muaro Jambi merupakan Kawasan terbesar di Asia Tenggara dan membutuhkan dana yang besar untuk mengembangkannya.

“Untuk itu kami akan menyerahkan kepada Kementrian untuk dikembangkan, kami berharap Candi Muaro Jambi bisa masuk proyek strategis nasional, karena percandian ini sejarah bagian dari pendidikan. Pada hari ini saya lihat tidak hanya kampus- kampus yang ada hubungannya dengan agama, tetapi ke depan bisa dijadikan tempat belajar penelitian sains- sains bagi pelajar dan mahasiswa, karena candi Muaro Jambi ada sejarah yang bisa diteliti, contoh penelitian batu batanya sudah berapa tahun atau asul usulnya dan pohon pohon yang besar ini bisa diteliti semua,” jelasnya.

BACA JUGA  Majelis Raudatul Jannah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Perdana

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menyampaikan, semenjak dirinya dilantik menjadi Menteri, dirinya sudah diingatkan oleh Dirjen Kebudayaan, untuk datang ke Muaro Jambi.

“Alhamdulilah sekarang baru bisa hadir di Kabupaten Muaro Jambi, dikarenakan Covid-19 selama ini sangat mengganggu semua aktifitas kita. Setelah saya datang ke Candi Muaro Jambi akhirnya saya mengerti kenapa selama ini, pak Dirjen Kebudayaan terus mengajak saya untuk datang kesini, setelah dilihat betapa terpukaunya melihat situs yang berada di Candi Muaro Jambi, ini sangat luar biasa, juga pencerahannya juga sangat luar biasa,” ujar Nadiem.

Dijelaskan Nadiem ada beberapa konsep yang sangat unik di candi ini, salah satunya adalah pusat pendidikan ini adalah kampus yang berdiri sudah beberapa ratusan tahun yang lalu, yang kedua ini adalah kampus yang merdeka artinya murid murid datang dari berbagai negara seperti Cina, India untuk belajar dan menekuni ilmu yang berbagai macam lima prodia.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Membuka Rapat Evaluasi Tindak Lanjut Progress MCP dan Monev

“Interaksi situs-situs di Indonesia cukup kuat dan juga interaksi situs-situs diluar Indonesia seperti di India yang ternyata situsnya banyak mirip dengan situs yang ada di Muaro Jambi serta luasnya juga sangat luas, dengan luasnya lokasi Candi ini tentunya kami akan memperjuangkan anggarannya di pusat, dengan situasi saat ini Covid-19 semua anggaran sudah terpusat untuk Covid,” ujar Menteri.

Nadiem mengatakan bahwa dirinya akan memperjuangkan anggaran untuk Candi Muaro Jambi.

“Nantinya saya akan menghadap Presiden dan akan menceritakannya semuanya apa yang saya lihat hari ini tentang situs situs di Candi Muaro Jambi, dan apa potensi yang bisa dijadikan realita di Candi ini. Harapan kita bersama candi Muaro Jambi bisa mendapatkan consensus, bahwa Muaro Jambi di jadikan salah satu area prioritas destinasi wisata, dengan tentu waktu yang begitu panjang,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur bersama Mendikbudriste mengelilingi kawasan Candi Kedaton dengan mengendarai becak motor (bentor).

Mendikbudristek dan Gubernur juga sempat memainkan alat musik tradisional Muaro Jambi Sambawi (Bujang Gondang) oleh Maestro.

Usai itu dilanjutkan Diskusi dengan komunitas Seniman dan Budayawan dan menyaksikan MoU antara Dirjenbud dengan Bupati Muaro Jambi.(#*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Terkonfirmasi Covid-19, Polres Tanjab Barat Lakukan Tracking dan Kedisiplinan Prokes Warga Desa Jati Mas

Berita

Rangka HUT RI Ke-76, Kejari Tanjab Barat Salurkan 100 Paket Sembako Untuk Masyarakat

Berita

Antisipasi Covid-19,Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Sediakan Fasilitas Video Call Bagi Napi

Berita

Alat Berat Pengeruk Rusak, TPA Lubuk Terentang Menggunung

Berita

Kegiatan “The Class Of 21 Great Party” di Duga Melanggar Prokes, Bupati Akan Cabut Izin Penyelenggara

Berita

Pelantikan Dua Srikandi Akan Dilaksanakan di DPRD Tanjab Barat

Berita

Momentum 10 Muharram 1444 H, KOSERBU Kembali Salurkan Donasi ke Majelis Sirojutholibin

Berita

Area PPKM Skala Mikro Kawasan Kuliner Wajib Masker