mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Kebutuhan BBM Jenis Solar Terpenuhi, Nelayan Kuala Tungkal Mulai Melaut Jual Beli Jabatan,Kabag Prokopim Setda Tanjabbar:Masyarakat Jangan Terpancing Berbagai Isu Pemkab Tanjab Barat Kembangkan Batik Bermotif Lokal Bupati Tanjab Barat Terima Piagam Opini WTP Dari Kepala Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi Majelis Raudatul Jannah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Perdana

Home / Berita

Senin, 4 Januari 2021 - 18:51 WIB

Angka Perceraian di Masa Covid-19 Tanjab Barat Mencapai Ratusan Ini Penyebabnya

TANJAB BARAT – Pengadilan Agama (PA) Kuala Tungkal kabupaten Tanjung Jabung barat  mencatat angka perceraian di masa Pandemi Covid-19 mencapai ratusan.

Ketua pengadilan agama Kuala Tungkal, Zakaria Ansori mengatakan, hingga akhir tahun ini pihaknya mencatat kasus permohonan perceraian mencapai 534 perkara.

“Kemarin final, kita sudah data semua totalnya 534 yang memohon perceraian tahun 2020” kata Zakaria Ansori, Kamis (04/01/20).

Jumlah kasus perceraian di tanjung Jabung barat tersebut memiliki faktor yaitu  ketidak cocokan, ekonomi, suami tidak bertanggung jawab,  KDRT dan sebagian perselingkuhan.

BACA JUGA  Jumat Keliling Kapolres Tanjab Barat Himbau Jama'ah Patuhi Prokes

“yang pasti ekonomi lah yang banyak sebagai faktor perceraian di Tanjabbar apa lagi kan kita ini sekarang lagi covid-19” ujarnya.

Lebih lanjut Zakaria mengatakan bahwa yang paling banyak mengajukan permohonan cerai berdasarkan pekerjaan yang paling banyak adalah Tani, dan rumah tangga.

“Tani paling banyak, habis itu rumah tangga menyusul wiraswasta, PNS dan nelayan” ungkapnya.

Zakaria menjelaskan dari segi pendidikan yang paling banyak mengajukan perceraian adalah keluarga yang lulusan sekolah dasar.

BACA JUGA  Arogan dan Prilaku Kasar Terhadap Wartawan Oknum Kepala Desa Dipolisikan

“Yang paling banyak SD setelah itu SLTA, SLTP, S1, non SD dan terakhir diploma, itu data yang kita terima selama tahun 2020 ini” jelasnya.

Zakaria berpesan bagi masyarakat yang merasa terdampak pandemi Covid-19 harus melakukan konsultasi serta berbagai inovasi dalam rumah tangga.

“Pasangan suami istri disarankan lebih bijak menanggapi masalah yang ada,” pungkasnya.(#MR)

Share :

Baca Juga

Berita

Evaluasi Satgas Covid 19, Kapolres: Masker Terbukti Berguna Meminimalisir Masuknya Virus

Berita

Pelatih Sepakbola di Tangkap Polisi, Begini Kata Ketua PSSI Tanjab Barat

Berita

Kecewa Layanan Indihome, Pelanggan Lapor Ke YLKI Tanjab Barat

Berita

27 Nakes Tanjab Barat di Kabarkan Terpapar Covid 19

Berita

RDP Mutasi Pejabat ULP, Sekda Ngotot Secara Tertutup

Berita

Vaksin Sinovac Tiba di Gedung Farmasi Tanjab Barat

Berita

Tampa Pengawasan Orang Tua,Tugu Perjuangan Jadi mainan Perosotan

Berita

Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Ratusan Napi Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Dapat Remisi
error: Content is protected !!