mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Pergantian Antar Waktu Mempererat Silaturahmi dan Keakraban, Bupati dan OPD Gelar Kegiatan Mancing Bersama Meriahkan HUT RI Ke-77 dan Hari Jadi Tanjab Barat Ke – 57, Pemkab Gelar Lomba Panjat Pinang Massal Pemegang Paspor RI yang Hendak Bepergian ke Jerman dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi Peduli Kesehatan Masyarakat, HMI Komisariat Syariah Gelar Sosialisasi Bahaya TBC, HIV dan AIDS

Home / Berita

Senin, 4 Januari 2021 - 18:51 WIB

Angka Perceraian di Masa Covid-19 Tanjab Barat Mencapai Ratusan Ini Penyebabnya

TANJAB BARAT – Pengadilan Agama (PA) Kuala Tungkal kabupaten Tanjung Jabung barat  mencatat angka perceraian di masa Pandemi Covid-19 mencapai ratusan.

Ketua pengadilan agama Kuala Tungkal, Zakaria Ansori mengatakan, hingga akhir tahun ini pihaknya mencatat kasus permohonan perceraian mencapai 534 perkara.

“Kemarin final, kita sudah data semua totalnya 534 yang memohon perceraian tahun 2020” kata Zakaria Ansori, Kamis (04/01/20).

Jumlah kasus perceraian di tanjung Jabung barat tersebut memiliki faktor yaitu  ketidak cocokan, ekonomi, suami tidak bertanggung jawab,  KDRT dan sebagian perselingkuhan.

BACA JUGA  Baru Selesai Dibangun Jembatan Parit 20 Tungkal V Miring dan Lentur

“yang pasti ekonomi lah yang banyak sebagai faktor perceraian di Tanjabbar apa lagi kan kita ini sekarang lagi covid-19” ujarnya.

Lebih lanjut Zakaria mengatakan bahwa yang paling banyak mengajukan permohonan cerai berdasarkan pekerjaan yang paling banyak adalah Tani, dan rumah tangga.

“Tani paling banyak, habis itu rumah tangga menyusul wiraswasta, PNS dan nelayan” ungkapnya.

Zakaria menjelaskan dari segi pendidikan yang paling banyak mengajukan perceraian adalah keluarga yang lulusan sekolah dasar.

BACA JUGA  Pemkab Tanjab Barat Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Secara Terbatas

“Yang paling banyak SD setelah itu SLTA, SLTP, S1, non SD dan terakhir diploma, itu data yang kita terima selama tahun 2020 ini” jelasnya.

Zakaria berpesan bagi masyarakat yang merasa terdampak pandemi Covid-19 harus melakukan konsultasi serta berbagai inovasi dalam rumah tangga.

“Pasangan suami istri disarankan lebih bijak menanggapi masalah yang ada,” pungkasnya.(#MR)

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tanjab Barat Bersama Kapolda Jambi Berikan Penghargaan kepada Relawan KMPA dan Bantuan Sosial

Berita

Festival Bedug Gema Membumi Polres Tanjab Barat, 10 Peserta Masuk Grand Final

Berita

Jubir Satgas Covid-19 Tanjab Barat Sebut Kasus Masyarakat Terpapar Terus Meningkat

Berita

KNPI Tanjab Barat Tolak Dana Hiba Disparpora

Berita

Direktorat Jendral Bea Dan Cukai Buka Pelatihan Bertema “Pelatihan Prosedur Ekspor Menuju Pasar Global”

Berita

Akun Facebook Milik Kabid Mutasi dan Promosi Kepegawaian Propinsi Jambi Di Retas

Berita

Ketua PKK Tanjab Barat Kunjungi Anak Kekurangan Gizi di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Berita

Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal
error: Content is protected !!