mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Korps HMI Wati Tanjab Barat Gelar Seminar Keperempuan Mayat Terikat Tali Terungkap, Pelaku Ayah dan Adik Korban Sendiri Tidak Butuh Waktu Lama,Satreskrim Polres Bungo Berhasil Ungkap Kasus Misteri Mayat Terikat Tali Rugikan Negara Hingga Ratusan Juta, 500 Ribu Batang Rokok Ilegal Diamankan Tahun 2022, Pemkab Tanjab Barat Fokus Pembangunan Infrastruktur

Home / Berita

Kamis, 28 Januari 2021 - 21:54 WIB

Arogan dan Prilaku Kasar Terhadap Wartawan Oknum Kepala Desa Dipolisikan

Muaro Jambi – Perbuatan arogan dan prilaku kasar terhadap wartawan oleh oknum Kepala Desa kembali terjadi.

Hal ini Bermula saat dua wartawan dari media lokal Jambi menemui Kades sungai Bertam (24/01/21) guna mengkonfirmasi soal kabar perumahan yang menyerobot tanah milik pesantren yang tak jauh dari lokasi pembangunan.

Namun, bukannya mendapatkan konfirmasi, mereka malah mendapatkan sikap arogan dari Kades sei bertam tersebut.

Tak hanya sampai di situ, bahkan Id card serta surat tugas 2 wartawan (Novan dan Hasrul. Red) ini pun di tahan oleh pak kades tersebut.

Selain di tahan, mereka pun mendapatkan perlakuan yang tak mengenakan. Bahkan, harus menerima kata-kata kasar dari Muhamad Gulam selaku Kades Sungai Bertam.

BACA JUGA  GOW Tanjab Barat Adakan Kegiatan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Anak Cacat

Selain mendapatkan kata kata kasar, mereka pun sempat di ancam bahkan di usir dari kediaman dari pak kades tersebut.

Singkat cerita, masih dalam upaya untuk mengkonfirmasi persoalan yang sama, Novan, beserta Hasrul serta di tambah oleh Puguh, mendatangi kembali kediaman Gulam pada hari selanjutnya, Senin (25/01/21).

Akan tetapi, bukannya di sambut baik, ketiga rekan media ini,masih mendapatkan perlakuan yang sama dari hari sebelumnya.

Tak hanya sampai di situ, Gulam ini pun turut mengeluarkan kata-kata kasar.

“Palak bapak kau, ko ha yang punyo tanah tu,” ucap gulam sambil menepuk dadanya.

BACA JUGA  Pelaksanaan Ibadah Haji, Kemenag Tanjabbar Tunggu Petunjuk Kemenag RI

Merasa di halang halangi dalam menjalankan tugasnya, maka rekan media yang berupaya untuk melakukan konfirmasi terkait polemik perumahan berkonsep vila kayu ini, memutuskan untuk melaporkan Kades Sungai Gelam ke Pihak Kepolisian.

“Kami datang dengan itikad baik, guna mengkonfirmasi kebenaran dari kabar yang kami terima, tapi beliau (Kades) malah marah-marah,” ucap salah satu dari mereka.

“Ini jelas telah melanggar UU Pers, Pasal 18 Ayat 1 terkait menghalang halangi tugas pers,” tukasnya.

Di ketahui, Kades Sungai Bertam yang dipolisikan ini di adukan dengan nomo pengaduan,L.Pengaduan/09/I/Res1.24/2021 di Polres Muaro Jambi.

Share :

Baca Juga

Berita

Kartini Tanjab Barat Bergerak, Berikan Bantuan Korban Musibah Kebakaran Mendahara Tengah

Berita

PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Selenggarakan Vaksinasi Gotong Royong Untuk 1200 Karyawan

Berita

Keberangkatan Ratusan CJH Tanjab Barat Kembali di Tunda

Berita

Ini Alasan Polres Tanjab Barat Hentikan Penyelidikan Meninggalnya NF Remaja Perempuan di Kuala Tungkal

Berita

KNPI Tanjab Barat Tolak Dana Hiba Disparpora

Berita

Berita Kasdim 0817/Gresik Meninggal Karena Vaksin Covid 19,Adalah “Hoax”

Berita

Ratusan Pedagang Tradisional di Pasar Bakal di Vaksinasi

Berita

FESPATI Provinsi Jambi Kukuhkan Dan Lantik  FESPATI Tanjab Barat
error: Content is protected !!