mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Pemerintahan

Rabu, 23 Juni 2021 - 20:00 WIB

ASN dan Pegawai Tanjab Barat Sering Nongkrong di Warung Saat Jam Kerja, Ini Kata Bupati

TANJAB BARAT – Aparatur Sipil Negeri (ASN) dan sejumlah pegawai di lingkup Kabupaten Tanjabbar yang kedapatan “nongkrong” di warung kopi dan sejumlah tempat lainnya pada saat jam kerja akan menjadi bahan evaluasi Bupati Tanjabbar.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjabbar, Drs. H. Anwar Sadat,M.Ag. ia menyebutkan bahwa pihaknya masih melihat dan mendapat laporan adanya ASN dan sejumlah pegawai yang berada di luar pada saat jam kerja. Termasuk dengan ASN dan pegawai yang masih “nongkrong” di sejumlah tempat.

Anwar Sadat menyebutkan bahwa saat ini pihaknya masih melihat dari kinerja ASN dan sejumlah pegawai yang ada. Karena menurut Anwar Sadat pihaknya sampai dengan saat ini masih melakukan evaluasi untuk nantinya pada September akan dilakukannya reshuffle.

BACA JUGA  Meriahkan HUT RI Ke 77 dan Hari Jadi Tanjab Barat Ke 57, Bupati Lepas Peserta Pawai Budaya

” Insha allah kita sudah mengeluarkan tupoksi untuk laporan kinerja ASN. Nanti setelah kewenangan kita penuh akan kita keluarkan laporan tersebut. Kita ingin evaluasi ASN berbasis kinerja,”katanya.

Dalam kesempatan ini, Anwar Sadat juga meminta kepada masyarakat dan media untuk melaporkan kepada dirinya atau bahkan memblow up ASN ataupun pegawai yang terlihat masih berkeliaran atau “nongkrong” di warung kopi di luar jam kerja.

” Kita minta juga masyarakat dan kawan-kawan media untuk mempush atau memblow up mereka-mereka ASN atau pegawai yang ngopoli ngopi. Sehingga ada sangsi sosial bagi mereka, karena tugas dan tanggung jawab mereka kepada masyarakat atas sumpah jabatan mereka,”sebutnya.

BACA JUGA  Sekda Tanjab Barat Hadiri Acara Edukasi dan Penyuluhan SPT Tahunan

Disisi lain, jika masih ada kedapatan “nongkrong” di warung kopi di saat jam kerja, maka ini menjadi bahan tambahan Bupati dalam evaluasi kinerja. Bahkan tidak segan-segan, tambahan hasil pegawai akan di potong.

” Kalau masih di lakukan (“nongkrong”) maka imbasnya pada TPP nya kita potong. Ini kita lakukan dalam rangka peningkatan disiplin,”pungkasnya.

TANJAB BARAT – Aparatur Sipil Negeri (ASN) dan sejumlah pegawai di lingkup Kabupaten Tanjabbar yang kedapatan “nongkrong” di warung kopi dan sejumlah tempat lainnya pada saat jam kerja akan menjadi bahan evaluasi Bupati Tanjabbar.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjabbar, Drs. H. Anwar Sadat,M.Ag. ia menyebutkan bahwa pihaknya masih melihat dan mendapat laporan adanya ASN dan sejumlah pegawai yang berada di luar pada saat jam kerja. Termasuk dengan ASN dan pegawai yang masih “nongkrong” di sejumlah tempat.

Anwar Sadat menyebutkan bahwa saat ini pihaknya masih melihat dari kinerja ASN dan sejumlah pegawai yang ada. Karena menurut Anwar Sadat pihaknya sampai dengan saat ini masih melakukan evaluasi untuk nantinya pada September akan dilakukannya reshuffle.

” Insha allah kita sudah mengeluarkan tupoksi untuk laporan kinerja ASN. Nanti setelah kewenangan kita penuh akan kita keluarkan laporan tersebut. Kita ingin evaluasi ASN berbasis kinerja,”katanya.

Dalam kesempatan ini, Anwar Sadat juga meminta kepada masyarakat dan media untuk melaporkan kepada dirinya atau bahkan memblow up ASN ataupun pegawai yang terlihat masih berkeliaran atau “nongkrong” di warung kopi di luar jam kerja.

” Kita minta juga masyarakat dan kawan-kawan media untuk mempush atau memblow up mereka-mereka ASN atau pegawai yang ngopoli ngopi. Sehingga ada sangsi sosial bagi mereka, karena tugas dan tanggung jawab mereka kepada masyarakat atas sumpah jabatan mereka,”sebutnya.

Disisi lain, jika masih ada kedapatan “nongkrong” di warung kopi di saat jam kerja, maka ini menjadi bahan tambahan Bupati dalam evaluasi kinerja. Bahkan tidak segan-segan, tambahan hasil pegawai akan di potong.

” Kalau masih di lakukan (“nongkrong”) maka imbasnya pada TPP nya kita potong. Ini kita lakukan dalam rangka peningkatan disiplin,”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Ucapkan HUT TNI Ke-76 

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Shalat Idul Fitri 1442 H di Ponpes Al Baqiyatush Shalihat

Pemerintahan

Wakapolres Dampingi Bupati Tanjabbar Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Jalan Ketapang

Pemerintahan

Safari Subuh di Masjid Miftahul Jannah Bupati Anwar Sadat Sampaikan Ini

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Kunjungi Ekowisata Kampung Durian Kulumbi di Desa Penyabungan

Pemerintahan

Luncurkan Bantuan Pangan Beras Bulog ke KPM, Wabup Katamso Berharap Tepat Sasaran

Pemerintahan

Wabup Hairan Ikuti Prosesi Pelantikan Pj Bupati Sarolangun Secara Virtual

Pemerintahan

Terkait Hasil Job Fit Pejabat Eselon II, Begini Kata Sekda