mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 31 Juli 2021 - 11:27 WIB

Baru Satu Perusahaan di Tanjab Barat Menyelenggarakan Vaksin Gotong Royong

Tanjab Barat – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengaku baru menerima laporan satu perusahaan yang telah menyelenggarakan vaksin gotong royong.

Kepala Disnaker Tanjab Barat, Dianda Putra mengatakan hingga saat ini baru satu perusahaan yang melaksanakan vaksin gotong royong hal itu berdasarkan laporan yang masuk ke pihaknya.

“Sejauh ini baru Sinar Mas Group PT LPPPI yang melaksanakannya,” katanya,Kamis (29/07/21). Saat berada di gedung DPRD Tanjab Barat.

Sementara itu, saat ditanya terkait perusahaan minyak terbesar di Jambi yang ada di Tanjab Barat PT PetroChina Jabung Ltd. Dianda mengaku hingga saat ini belum ada laporan jika perusahaan asal negri Cina itu melakukan vaksinasi gotong royong.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Hadiri Upacara Pemberian Remisi Warga Binaan Lapas Kelas II-B Kuala Tungkal Tahun 2025

“Sampai sekarang belum ada laporan untuk PetroChina melakukan vaksin gotong royong, mungkin karena mereka terpusat ya,”ujarnya.

Dianda juga berharap kepada perusahaan untuk melaksanakan vaksinasi secara gotong royong. Namun, hal itu tergantung kemampuan perusahaan masing masing untuk melaksanakan.

“Kita dorong untuk perusahaan yang mampu melaksanakan vaksinasi,”harapnya.

Sementara itu, dia memastikan hingga  saat ini terdapat 52 warga negara asing (WNA) yang bekerja di sejumlah perusahaan yang ada di Tanjab Barat. WNA itu dipastikan tidak keluar masuk keluar negeri.

BACA JUGA  Sepekan Pasca Kebakaran Warga Masih Mencari Barang Berharga Yang Tersisa

“Mereka sudah lama disini, jadi kita pastikan tidak melakukan perjalanan luar negri perusahaan juga kita sudah minta,”ujarnya.

Terkait dengan Pemberhentian Secara Sepihak (PHK) akibat pandemi covid 19. Dianda menegaskan sejauh ini tidak ada perusahaan yang melakukan hal itu.

“Sejauh ini normal normal saja ga ada PHK,”ungkapnya.

Bukan hanya itu, secara para pencari kerja di Tanjab Barat masih dikategorikan normal. Hal itu terlihat dengan tingginya para pencari kerja di perusahaan maupun di bidang di luar perusahaan.

“Kalau pencari kerja norma normal saja seperti biasa.”pungkasnya.

Tanjab Barat – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengaku baru menerima laporan satu perusahaan yang telah menyelenggarakan vaksin gotong royong.

Kepala Disnaker Tanjab Barat, Dianda Putra mengatakan hingga saat ini baru satu perusahaan yang melaksanakan vaksin gotong royong hal itu berdasarkan laporan yang masuk ke pihaknya.

“Sejauh ini baru Sinar Mas Group PT LPPPI yang melaksanakannya,” katanya,Kamis (29/07/21). Saat berada di gedung DPRD Tanjab Barat.

Sementara itu, saat ditanya terkait perusahaan minyak terbesar di Jambi yang ada di Tanjab Barat PT PetroChina Jabung Ltd. Dianda mengaku hingga saat ini belum ada laporan jika perusahaan asal negri Cina itu melakukan vaksinasi gotong royong.

“Sampai sekarang belum ada laporan untuk PetroChina melakukan vaksin gotong royong, mungkin karena mereka terpusat ya,”ujarnya.

Dianda juga berharap kepada perusahaan untuk melaksanakan vaksinasi secara gotong royong. Namun, hal itu tergantung kemampuan perusahaan masing masing untuk melaksanakan.

“Kita dorong untuk perusahaan yang mampu melaksanakan vaksinasi,”harapnya.

Sementara itu, dia memastikan hingga  saat ini terdapat 52 warga negara asing (WNA) yang bekerja di sejumlah perusahaan yang ada di Tanjab Barat. WNA itu dipastikan tidak keluar masuk keluar negeri.

“Mereka sudah lama disini, jadi kita pastikan tidak melakukan perjalanan luar negri perusahaan juga kita sudah minta,”ujarnya.

Terkait dengan Pemberhentian Secara Sepihak (PHK) akibat pandemi covid 19. Dianda menegaskan sejauh ini tidak ada perusahaan yang melakukan hal itu.

“Sejauh ini normal normal saja ga ada PHK,”ungkapnya.

Bukan hanya itu, secara para pencari kerja di Tanjab Barat masih dikategorikan normal. Hal itu terlihat dengan tingginya para pencari kerja di perusahaan maupun di bidang di luar perusahaan.

“Kalau pencari kerja norma normal saja seperti biasa.”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Di kepemimpinan Bupati UAS, Tanjabbar Raih Predikat Kinerja Baik

Pilkada

Bersama Umy Fadillah Sadat, Emak Emak Teluk Kulbi Bersatu Suarakan Kemenangan untuk UAS Katamso

Pemerintahan

Sinergi Berantas Korupsi di Tingkat Lokal, Pemkab Tanjabbar Rakor Bersama KPK

Pemerintahan

Tutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup 2026, Wabup Katamso Berharap Pembinaan Bibit Atlet Berkelanjutan 

Pemerintahan

Tinjau Rumah Nyaris Roboh, Bupati Anwar Sadat Janjikan Bedah Rumah untuk Nenek Arbaiyah

Tanjab Barat

HUT RI ke 79, Bupati Anwar Sadat Ikuti Perlombaan Mancing Mania Kapolres Tanjabbar

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Lantik Pengurus APDESI Merah Putih Tanjabbar Masa Bakti 2025-2030

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanjabbar Ke-59