mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM Piala Dunia 2026, Bupati Anwar Sadat Sosialisasi Pemasangan Antena TVRI Jambi  Bupati Anwar Sadat Lantik Pejabat Manajerial dan Non-Manajerial Ingatkan Masa Evaluasi, Bupati Anwar Sadat Minta Penjabat Tunjukan Kinerja

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 31 Juli 2021 - 11:27 WIB

Baru Satu Perusahaan di Tanjab Barat Menyelenggarakan Vaksin Gotong Royong

Tanjab Barat – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengaku baru menerima laporan satu perusahaan yang telah menyelenggarakan vaksin gotong royong.

Kepala Disnaker Tanjab Barat, Dianda Putra mengatakan hingga saat ini baru satu perusahaan yang melaksanakan vaksin gotong royong hal itu berdasarkan laporan yang masuk ke pihaknya.

“Sejauh ini baru Sinar Mas Group PT LPPPI yang melaksanakannya,” katanya,Kamis (29/07/21). Saat berada di gedung DPRD Tanjab Barat.

Sementara itu, saat ditanya terkait perusahaan minyak terbesar di Jambi yang ada di Tanjab Barat PT PetroChina Jabung Ltd. Dianda mengaku hingga saat ini belum ada laporan jika perusahaan asal negri Cina itu melakukan vaksinasi gotong royong.

BACA JUGA  Kembangkan Destinasi Wisata Berbasis Lingkungan, Wabup Katamso Sambut Mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan UNJA

“Sampai sekarang belum ada laporan untuk PetroChina melakukan vaksin gotong royong, mungkin karena mereka terpusat ya,”ujarnya.

Dianda juga berharap kepada perusahaan untuk melaksanakan vaksinasi secara gotong royong. Namun, hal itu tergantung kemampuan perusahaan masing masing untuk melaksanakan.

“Kita dorong untuk perusahaan yang mampu melaksanakan vaksinasi,”harapnya.

Sementara itu, dia memastikan hingga  saat ini terdapat 52 warga negara asing (WNA) yang bekerja di sejumlah perusahaan yang ada di Tanjab Barat. WNA itu dipastikan tidak keluar masuk keluar negeri.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Hadiri Undangan PT Bakti Tani Nusantara

“Mereka sudah lama disini, jadi kita pastikan tidak melakukan perjalanan luar negri perusahaan juga kita sudah minta,”ujarnya.

Terkait dengan Pemberhentian Secara Sepihak (PHK) akibat pandemi covid 19. Dianda menegaskan sejauh ini tidak ada perusahaan yang melakukan hal itu.

“Sejauh ini normal normal saja ga ada PHK,”ungkapnya.

Bukan hanya itu, secara para pencari kerja di Tanjab Barat masih dikategorikan normal. Hal itu terlihat dengan tingginya para pencari kerja di perusahaan maupun di bidang di luar perusahaan.

“Kalau pencari kerja norma normal saja seperti biasa.”pungkasnya.

Tanjab Barat – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengaku baru menerima laporan satu perusahaan yang telah menyelenggarakan vaksin gotong royong.

Kepala Disnaker Tanjab Barat, Dianda Putra mengatakan hingga saat ini baru satu perusahaan yang melaksanakan vaksin gotong royong hal itu berdasarkan laporan yang masuk ke pihaknya.

“Sejauh ini baru Sinar Mas Group PT LPPPI yang melaksanakannya,” katanya,Kamis (29/07/21). Saat berada di gedung DPRD Tanjab Barat.

Sementara itu, saat ditanya terkait perusahaan minyak terbesar di Jambi yang ada di Tanjab Barat PT PetroChina Jabung Ltd. Dianda mengaku hingga saat ini belum ada laporan jika perusahaan asal negri Cina itu melakukan vaksinasi gotong royong.

“Sampai sekarang belum ada laporan untuk PetroChina melakukan vaksin gotong royong, mungkin karena mereka terpusat ya,”ujarnya.

Dianda juga berharap kepada perusahaan untuk melaksanakan vaksinasi secara gotong royong. Namun, hal itu tergantung kemampuan perusahaan masing masing untuk melaksanakan.

“Kita dorong untuk perusahaan yang mampu melaksanakan vaksinasi,”harapnya.

Sementara itu, dia memastikan hingga  saat ini terdapat 52 warga negara asing (WNA) yang bekerja di sejumlah perusahaan yang ada di Tanjab Barat. WNA itu dipastikan tidak keluar masuk keluar negeri.

“Mereka sudah lama disini, jadi kita pastikan tidak melakukan perjalanan luar negri perusahaan juga kita sudah minta,”ujarnya.

Terkait dengan Pemberhentian Secara Sepihak (PHK) akibat pandemi covid 19. Dianda menegaskan sejauh ini tidak ada perusahaan yang melakukan hal itu.

“Sejauh ini normal normal saja ga ada PHK,”ungkapnya.

Bukan hanya itu, secara para pencari kerja di Tanjab Barat masih dikategorikan normal. Hal itu terlihat dengan tingginya para pencari kerja di perusahaan maupun di bidang di luar perusahaan.

“Kalau pencari kerja norma normal saja seperti biasa.”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

DPRD

Ketua DPRD Tanjabbar Hadiri HUT Bank Jambi ke-62

Pemerintahan

Tinjau Pembersihan Drainase, Bupati Anwar Sadat Himbau Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

Pemerintahan

Bentuk Kepedulian, Bupati Anwar Sadat Kunjungi Anak Penderita Adenoid

Kejaksaan

Kejari Tanjabbar Tahan Tiga Tersangka Dugaan Kasus Korupsi PDAM Tirta Pengabuan

Tanjab Barat

Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal Tindak Tegas Kapal Angkutan Laut Langgar UU Keimigrasian

Pemerintahan

Program Makan Bergizi Gratis, Bupati Tanjabbar Tinjau Dapur SPPG Yayasan Prabu Center 08

DPRD

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pertama Penyampaian Nota Rancangan Perda APBD Tahun 2024

DPRD

DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Dalam Rangkah HUT ke- 80 Kemerdekaan RI