mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Lantik Lima Pejabat, Anwar Sadat Tekankan Kinerja Nyata dan Pelayanan Prima Katamso Dorong Sampah Jadi Sumber Ekonomi, Tanjabbar Butuh Mesin Pengolahan Sampah Tanjabbar Capai 5,5 Ton Sehari, Katamso Soroti Rendahnya Penanganan Bukan Sekadar Soal Gedung, Disdik Ungkap Dilema di Balik Nasib SDN 121 Tanjabbar Kunker ke Kuala Betara, Anwar Sadat Dorong Pendidikan Tak Sekadar Cetak Lulusan, Santri Harus Mandiri

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 31 Juli 2021 - 11:27 WIB

Baru Satu Perusahaan di Tanjab Barat Menyelenggarakan Vaksin Gotong Royong

Tanjab Barat – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengaku baru menerima laporan satu perusahaan yang telah menyelenggarakan vaksin gotong royong.

Kepala Disnaker Tanjab Barat, Dianda Putra mengatakan hingga saat ini baru satu perusahaan yang melaksanakan vaksin gotong royong hal itu berdasarkan laporan yang masuk ke pihaknya.

“Sejauh ini baru Sinar Mas Group PT LPPPI yang melaksanakannya,” katanya,Kamis (29/07/21). Saat berada di gedung DPRD Tanjab Barat.

Sementara itu, saat ditanya terkait perusahaan minyak terbesar di Jambi yang ada di Tanjab Barat PT PetroChina Jabung Ltd. Dianda mengaku hingga saat ini belum ada laporan jika perusahaan asal negri Cina itu melakukan vaksinasi gotong royong.

BACA JUGA  Refleksi Kepemimpinan 4 Tahun, Bupati Anwar Sadat Resmikan Gedung Petro Berkah Pengabuan Convention Center dan Kukuhkan Forum TJSLP

“Sampai sekarang belum ada laporan untuk PetroChina melakukan vaksin gotong royong, mungkin karena mereka terpusat ya,”ujarnya.

Dianda juga berharap kepada perusahaan untuk melaksanakan vaksinasi secara gotong royong. Namun, hal itu tergantung kemampuan perusahaan masing masing untuk melaksanakan.

“Kita dorong untuk perusahaan yang mampu melaksanakan vaksinasi,”harapnya.

Sementara itu, dia memastikan hingga  saat ini terdapat 52 warga negara asing (WNA) yang bekerja di sejumlah perusahaan yang ada di Tanjab Barat. WNA itu dipastikan tidak keluar masuk keluar negeri.

BACA JUGA  Bentuk Kepedulian dan Beri Bantuan, Kapolres Tanjabbar Sambangi Nelayan Penyandang Disabilitas

“Mereka sudah lama disini, jadi kita pastikan tidak melakukan perjalanan luar negri perusahaan juga kita sudah minta,”ujarnya.

Terkait dengan Pemberhentian Secara Sepihak (PHK) akibat pandemi covid 19. Dianda menegaskan sejauh ini tidak ada perusahaan yang melakukan hal itu.

“Sejauh ini normal normal saja ga ada PHK,”ungkapnya.

Bukan hanya itu, secara para pencari kerja di Tanjab Barat masih dikategorikan normal. Hal itu terlihat dengan tingginya para pencari kerja di perusahaan maupun di bidang di luar perusahaan.

“Kalau pencari kerja norma normal saja seperti biasa.”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pilkada

Paparkan Program UAS Katamso, Umy Fadillah Sadat Ajak Ibu Ibu Pengajian Jalan Bahagia Coblos Nomor 1

Pemerintahan

Pengendalian Inflasi, Bupati Tanjabbar Rakor Bersama Mendagri

Pilkada

UAS-Katamso Dapat Dukungan Luar Biasa dari Emak-Emak, Hj Fadhilah Sadat Terharu

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Pimpin Rapat Penyusunan RAPBD Tahun 2026

Pemerintahan

Apel Gabungan, Wabup Katamso Tekankan Kinerja dan Keteladanan ASN

DPRD

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Keempat, Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda APBD Tahun 2026

Tanjab Barat

Warga Keluhkan Kondisi Jalan Dampak Dari Pembangunan Taman Edukasi dan Layak Anak

Pemerintahan

Kolaborasi Lingkungan Bersih, Bupati Tanjabbar Ikut Gotong Royong Serentak