mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Serah Terima Jabatan Komandan Resimen Mahasiswa Satuan 010 STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Tahun 2021 Bupati Buka Muskab V Kadin Tanjab Barat Launching Aliran Listrik Kecamatan Seko, Bupati  Anwar Sadat : Alhamdulillah Impian Masyarakat Terwujudkan Bupati Berikan Nasihat Siswa SMAN 1 Tanjab Barat yang Terlibat Acara “The Class Of 21 Great Party” Acara ‘The Class Of 21 Great Party Siswa SMA N 1 Tanjabbar Berbuntut Panjang, Polisi Lakukan Pemeriksaan Terhadap EO 

Home / Tanjab Barat

Kamis, 22 Oktober 2020 - 22:38 WIB

Bawaslu : Belum Ada Pelanggaran Kampanye di Pilkada Tanjabbar

GAMBAR : Dr. Mohd. Yasin, MH, Komisioner Bidang Hukum dan Penindakan Bawaslu Tanjabbar

GAMBAR : Dr. Mohd. Yasin, MH, Komisioner Bidang Hukum dan Penindakan Bawaslu Tanjabbar

TANJAB BARAT – Hingga saat ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyebut belum ada pelanggaran pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di daerah ini.

“Hingga saat ini belum ada status resmi pelanggaran pilkada yang dilakukan oleh tim kampanye atau Paslon,” ujar Komisioner Bidang Hukum dan Penindakan Bawaslu Tanjab Barat, Dr. Mohd. Yasin, MH, Kamis (22/10/20).

Namun Yasin menyebut jika pihaknya ada merenima laporan, namun pada saat diminta untuk menunjukan alat bukti otentik, mereka tidak bisa.

“Seperi laporan dugaan kontrak politik, hanya berdasar screenshot dari medsos, sehingga mempersulit kami untuk bergerak,” kata Yasin.

Pihak Bawaslu sangat membutuhkan bukti-bukti untuk bergerak. Sedangkan yang terjadi pada saat ini, hanya secara pesan singkat di medsos saja.

Laporkan pelanggaran Pilkada harus jelas, foto, video, lokasi, tempat pelaksanaan dan pelanggaran apa saja. Selain itu juga harus siap dikonfirmasi agar apa yang akan dijalankan Bawaslu benar-benar sesuai aturan. Kemudian, memiliki bukti yang valid dan tidak terbantahkan oleh pelanggar.

BACA JUGA  Download Perda Kabupaten Tanjung Jabung Barat tentang Penegakan Protokol Kesehatan Corona Virus Disease 2019

Lebih lanjut Yasin menjelaskan, terkait laporan kasus dugaan pemberian beras yang diduga oleh Tim Paslon Nomor Urut 1 kepada salah seorang warga yang sebelumnya sempat viral di media sosial, saat ini Bawaslu sudah menghentikan satu laporan karena tidak cukup alat bukti.

“Lantaran beras tersebut sudah habis dan si penerima beras tidak mau membeberkan siapa orang yang telah memberikan beras tersebut, maka Bawaslu memutuskan kasus tersebut selesai atau tutup,” katanya.

Sementara, terkait laporan ke Bawaslu oleh salah satu tim pemenangan Nomor Urut 3 dugaan adanya kontrak politik yang dilakukan oleh Paslon Nomor Urut 2. Kemudian laporan pemberian beras oleh tim paslon nomor urut 1 di salah satu Posko tim pemenangan.

BACA JUGA  Ini Faktor CJH Tanjab Barat Lakukan Pembatalan

Dua laporan tersebut, kata Yasin, hingga kini masih dalam tahap proses pemanggilan saksi dan pengumpulan barang bukti.

“Jadi, hingga saat ini belum bisa dikatakan ada pelanggaran dalam tahapan Pilkada di Tanjab Barat, karena laporan masih berproses,” tegasnya.

Kemudian dalam menindak lanjuti laporan maupun informasi yang beredar, Bawaslu punya waktu 7 hari.

7 hari itu adalah waktu Bawaslu untuk menelusuri sejak informasi dugaan pelanggaran diketahui atau laporan diterima.

“Jika sampai waktu itu tidak ditemukan bukti-bukti konkrit, (terpenuhi syarat formil dan matrial) akan dihentikan, jika ditemukan bisa berlanjut ketahap berikutnya,” tandasnya.(#BG)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Usai Beri Bantuan Korban Kebakaran, UAS Sambangi Kerabat yang Lagi Sakit

Tanjab Barat

Reaktif Rapid Test, 142 Petugas KPPS di Tanjabbar Jalani Isolasi

Tanjab Barat

Perkuat Dukungan UAS-Hairan, Umy Dhilah Sadat Kembali Kunjungi Sungai Saren

Tanjab Barat

Gas Poll, Warga Desa Suak Labu Siap Gelontorkan Suara Menangkan UAS-Hairan

Tanjab Barat

Terpilih Menjadi BPD Bram Itam Kanan, Ini Harapan Refi Elif Candra 

Tanjab Barat

Program UAS Ingin Anak Tanjabbar Terbebas dari Buta Aksara Al-Qur’an

Tanjab Barat

Mengejutkan, Warga Dataran Pinang Sampaikan Pernyataan Siap Menangkan UAS-Hairan

Tanjab Barat

Sejumlah Tomas di Betara Ungkap Kesetiaannya Dukung Paslon Bupati Nomor 2 UAS-HA