mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
APBD 2027 Mulai Dibahas, DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Udara Sangat Tidak Sehat, Dinas Pendidikan Tanjabbar Alihkan Sekolah ke Daring Hamdani Dorong Sinergi Pajak Kendaraan, DPRD Tanjabbar Kawal Keringanan untuk Masyarakat Surya Kurniawan Raih Predikat Kompeten UKW Jenjang Madya, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Jurnalistik Safari Jumat di Dusun Mudo, Anwar Sadat Tegaskan Jalan Jadi Prioritas dan Karhutla Tak Boleh Diabaikan

Home / Pemerintahan

Rabu, 29 September 2021 - 19:52 WIB

Berdampak Buruk Pada Masyarakat, Pemkab Tanjabbar Panggil Pihak Balai dan Rekanan Jembatan Parit Gompong

Tanjab Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat, memanggil dengan mengadakan pertemuan dengan pihak balai pelaksanaan jalan Nasional Jambi satuan kerja pelaksanaan jalan Nasional wilayah I provinsi Jambi. Rabu (29/9/21).

Pertemuan ini terkait pembangunan Oprit Jembatan yang pengerjaannya belum lama ini dihentikan oleh wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Hairan SH.

Distopkan nya pekerjaan proyek yang bersumber dari dana APBN ini, sejak pembangunan jembatan berlangsung sejumlah tempat tinggal warga sudah mengalami kerusakan.

Tak cuma itu, pembangunan bagian Oprit membuat sejumlah rumah yang berada di kawasan pembangunan tertutup oprit.

BACA JUGA  Miris, H-1 Pembuknaan MTQ Ke 50 Nihil Papan Ucapan dari OPD Tuan Rumah

Pertemuan ini langsung di pimpin oleh Wakil bupati Tanjung Jabung Barat, Hairan SH, Didampingi asisten, sekretaris daerah, kepala balai dan perwakilan masyarakat yang terdampak.

Wakil Bupati menyampaikan, terkait masalah ini, pihaknya kata Hairan tidak akan menghentikan kegiatan pembangunan proyek jembatan ini, Namun pihak rekanan dalam hal ini harus dikaji ulang memperhatikan dampak yang bakal terjadi.

” Yang kita lihat sekarang ini, dampak dari pembangunan ini, sejumlah rumah warga yang berada dibibir sungai mengalami kerusakan hingga retak retak. ” Kata Wabup.

BACA JUGA  Wabup Tanjabbar Hadiri Paripurna HUT ke-26 Tanjab Timur

kata Wabup, dampak dari pemancangan pasak bumi ini, membuat rumah warga sekitar tidak mempunyai dapur.

” Warga yang terdampak tersebut sekarang ini tidak punya dapur, yang mana dapur mereka sudah longsor dan hanyut,” Ujar kepada kepala balai.

Selain itu, dampak dari Oprit ini dijelaskan Wabup, pembangunan Oprit ini juga berpotensi menutup akses jalan bagi masyarakat sekitar.

”  Yang jelas kita minta solusi, bagaimana mana kajiannya. Jangan sampai masyarakat menjadi korban dampak dari pembangunan Oprit ini,” Tegas Wabup.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Beredar Akun FB “Hairan Journey” Hairan :Hoax dan Menyesatkan

Pemerintahan

Bupati Bersama Ketua Komisi II DPRD Terima Audiensi Ikatan Pelajar Mahasiswa Tanjab Barat Yogyakarta 

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Secara Resmi Buka Lomba Seni Burung Berkicau Bupati Cup Tahun 2021

Pemerintahan

Pastikan MTQ Berjalan Lancar, September Penyekatan Ketat Masuk Kota Kuala Tungkal

Pemerintahan

Meriahkan HUT RI dan Kabupaten Tanjabbar 2025, Bupati Anwar Sadat Buka Turnamen Domino

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Tinjau Fasilitas WFC

Pemerintahan

Pemkab Tanjabbar Dukung Rencana Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Tutup Acara Two Days Cofee