mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 13 November 2021 - 19:02 WIB

BPBD Libatkan Pelajar SMK Negeri 7 Betara Jadi Pelopor Tanggap Bencana

BETARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat, Provinsi Jambi melakukan berbagai upaya dalam pencegahan terjadinya bencana alam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Bahkan dalam upaya pencegahan, BPBD melibatakan Pelajar SMK Negeri 7 Betara untuk menjadi pelopor tanggap Bencana di wilayah masing-masing.

Sebelum melangkah lebih jauh, kepada Pelajar SMK Negeri 7 Batara ini, BPBD memberikan Simulasi bencana terpusat di Kawasan Wisata Embung Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Jum’at (12/11/21).

Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Barat M Zulfikri mengatakan, simulasi bencana perlu dan sangat penting dilakukan di daerah rawan bencana.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya yang dapat berujung bencana,” ungkap Zulfikri.

BACA JUGA  Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani Hadiri Upacara Peringatan HKN ke-61

Dikatakan Zulfikri, pencegahan terhadap bencana adalah tanggungjawab bersama. Tidak hanya BNPB, BPBD, TNI, Polri. Tetapi seluruh unsur Penta Helix.

“Baik itu Pemerintah, Dunia Usaha, Akademisi, Siswa SMK, Msyarakat dan Media massa. Semua unsur harus aktif dilibatkan,” ucapnya.

Kembali kepada simulasi yang diberikan, Zulfikri berharap dapat dilakukan secara berkala diberbagai daerah rawan bencana atau daerah yang berpotensi bencana.

“Terima kasih kepada SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd yang mendukung pelaksanaan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana. Juga terhadap masyarakat yang memeberikan respon dengan cepat terhadap temuan-temuan terkait potensi bahaya atau ancaman bencana,” uncap Zulfikri memberikan apresiasi.

BACA JUGA  Usai Pensiun Dari PNS, Mantan Kepala Dinas Dukcapil Tanjab Barat Gabung Ke Partai Perindo

Selain itu Zulfikri juga memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Desa dan masyarakar serta Siswa SMK Negeri 7 Betara dalam giat Sekolah aman bencana ikut terlibat dalam simulasi penyelamatan korban bencana di Air, pemadaman Karhutla dan kebakaran pemukiman.

Dikesempatan yang sama, Kepala SMK Negeri 7 Betara, Eka Meinawati mengaku bangga atas keterlibatan Siswa-siswinya dalam upaya kesiapsiagaan menghadapu potensi bahaya yang dapat berujung bencana.

“Adanya kegiatan ini dirinya yakin pengetahuan dan Responsip peserta didiknya terhadap bencana, nantinya akan terasa dan tumbuh,” ucap Eka.

BETARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat, Provinsi Jambi melakukan berbagai upaya dalam pencegahan terjadinya bencana alam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Bahkan dalam upaya pencegahan, BPBD melibatakan Pelajar SMK Negeri 7 Betara untuk menjadi pelopor tanggap Bencana di wilayah masing-masing.

Sebelum melangkah lebih jauh, kepada Pelajar SMK Negeri 7 Batara ini, BPBD memberikan Simulasi bencana terpusat di Kawasan Wisata Embung Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Jum’at (12/11/21).

Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Barat M Zulfikri mengatakan, simulasi bencana perlu dan sangat penting dilakukan di daerah rawan bencana.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya yang dapat berujung bencana,” ungkap Zulfikri.

Dikatakan Zulfikri, pencegahan terhadap bencana adalah tanggungjawab bersama. Tidak hanya BNPB, BPBD, TNI, Polri. Tetapi seluruh unsur Penta Helix.

“Baik itu Pemerintah, Dunia Usaha, Akademisi, Siswa SMK, Msyarakat dan Media massa. Semua unsur harus aktif dilibatkan,” ucapnya.

Kembali kepada simulasi yang diberikan, Zulfikri berharap dapat dilakukan secara berkala diberbagai daerah rawan bencana atau daerah yang berpotensi bencana.

“Terima kasih kepada SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd yang mendukung pelaksanaan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana. Juga terhadap masyarakat yang memeberikan respon dengan cepat terhadap temuan-temuan terkait potensi bahaya atau ancaman bencana,” uncap Zulfikri memberikan apresiasi.

Selain itu Zulfikri juga memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Desa dan masyarakar serta Siswa SMK Negeri 7 Betara dalam giat Sekolah aman bencana ikut terlibat dalam simulasi penyelamatan korban bencana di Air, pemadaman Karhutla dan kebakaran pemukiman.

Dikesempatan yang sama, Kepala SMK Negeri 7 Betara, Eka Meinawati mengaku bangga atas keterlibatan Siswa-siswinya dalam upaya kesiapsiagaan menghadapu potensi bahaya yang dapat berujung bencana.

“Adanya kegiatan ini dirinya yakin pengetahuan dan Responsip peserta didiknya terhadap bencana, nantinya akan terasa dan tumbuh,” ucap Eka.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Jelang Ramadhan, Wabup Katamso Sidak Pasar Tradisional Kuala Tungkal 

DPRD

Reses Pertama Tahun Sidang 2025-2026, H Assek Tampung Aspirasi Masyarakat Senyerang – Pengabuan

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Terima Audiensi Kakanwil Kemenkum Jambi Bahas Program Pembentukan Pos Bantuan Hukum

Tanjab Barat

Pengurus Cabang KMJKS Tanjabbar Resmi di Kukuhkan dan di Lantik

Pemerintahan

Kadinkes Tanjabbar, Ikut Senam Bersama Wabup Katamso di HUT KORPRI ke-54

Tanjab Barat

Hj. Fadhilah Sadat Buka Pelatihan Membatik Bagi Pemula di Desa Semau

Nasional

Salurkan Bantuan Pangan ke 13 Kecamatan, Perum Bulog Kuala Tungkal Pastikan Tepat Sasaran

Tanjab Barat

LAZ OPSEZI Tanjab Barat Salurkan Qurban 5 Sapi dan 5 Kambing ke Sejumlah Titik