mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
Ritual hingga Hiburan Warnai HUT Klenteng Kuan Kong Bio Kuala Tungkal IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim Uang Rp6 Juta dan HP Hilang Saat Dirawat di RSUD Sungai Bahar, Keamanan Pasien Jadi Sorotan Hamdani Tutup Festival Hari Santri 2026 di Tungkal Ulu, Pesan Santri Jaga Akhlak dan Nilai Keislaman Dari Pesantren untuk Negeri, 2.950 Santri Peringati Hari Santri di Tanjabbar

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 13 November 2021 - 19:02 WIB

BPBD Libatkan Pelajar SMK Negeri 7 Betara Jadi Pelopor Tanggap Bencana

BETARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat, Provinsi Jambi melakukan berbagai upaya dalam pencegahan terjadinya bencana alam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Bahkan dalam upaya pencegahan, BPBD melibatakan Pelajar SMK Negeri 7 Betara untuk menjadi pelopor tanggap Bencana di wilayah masing-masing.

Sebelum melangkah lebih jauh, kepada Pelajar SMK Negeri 7 Batara ini, BPBD memberikan Simulasi bencana terpusat di Kawasan Wisata Embung Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Jum’at (12/11/21).

Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Barat M Zulfikri mengatakan, simulasi bencana perlu dan sangat penting dilakukan di daerah rawan bencana.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya yang dapat berujung bencana,” ungkap Zulfikri.

BACA JUGA  Imigrasi Kuala Tungkal, Gagalkan WNA Asal Myanmar Ajukan Paspor RI Guna Identitas WNI

Dikatakan Zulfikri, pencegahan terhadap bencana adalah tanggungjawab bersama. Tidak hanya BNPB, BPBD, TNI, Polri. Tetapi seluruh unsur Penta Helix.

“Baik itu Pemerintah, Dunia Usaha, Akademisi, Siswa SMK, Msyarakat dan Media massa. Semua unsur harus aktif dilibatkan,” ucapnya.

Kembali kepada simulasi yang diberikan, Zulfikri berharap dapat dilakukan secara berkala diberbagai daerah rawan bencana atau daerah yang berpotensi bencana.

“Terima kasih kepada SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd yang mendukung pelaksanaan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana. Juga terhadap masyarakat yang memeberikan respon dengan cepat terhadap temuan-temuan terkait potensi bahaya atau ancaman bencana,” uncap Zulfikri memberikan apresiasi.

BACA JUGA  Bupati Tanjabbar Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri 2025 Bersama 1.650 Santri

Selain itu Zulfikri juga memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Desa dan masyarakar serta Siswa SMK Negeri 7 Betara dalam giat Sekolah aman bencana ikut terlibat dalam simulasi penyelamatan korban bencana di Air, pemadaman Karhutla dan kebakaran pemukiman.

Dikesempatan yang sama, Kepala SMK Negeri 7 Betara, Eka Meinawati mengaku bangga atas keterlibatan Siswa-siswinya dalam upaya kesiapsiagaan menghadapu potensi bahaya yang dapat berujung bencana.

“Adanya kegiatan ini dirinya yakin pengetahuan dan Responsip peserta didiknya terhadap bencana, nantinya akan terasa dan tumbuh,” ucap Eka.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wabup Tanjabbar Hadiri Haul Akbar Sulthonul Aulia Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Desa Dataran Pinang

Pilkada

Pilkada Tanjabbar, UAS Katamso Unggul di 9 Kecamatan

Tanjab Barat

Polsek Tungkal Ulu Terima Penyerahan Dua Senpira Dari Warga

Tanjab Barat

Penumpang Roro dari Batam ke Kuala Tungkal Meningkat

Pilkada

Bentuk Kepengurusan Hingga ke Tingkat Desa, Partai Koalisi UAS-Katamso Akan Kawal Suara 100 Ribu Lebih Suara Partai

Pemerintahan

HAORNAS ke-42 dan HUT KORMI ke-25 di Tanjabbar Berlangsung Meriah

Pemerintahan

Buka Rakorda MUI, Bupati Tanjabbar Sampaikan Hal Ini

Tanjab Barat

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Merlung