mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Hadiri HUT PHI ke-92 dan Haul ke-52 KH. M. Daud Arif, Anwar Sadat : PHI  lembaga Pendidikan Pencetak Insan Beriman dan Berakhlak Bupati Tanjabbar Terima Audiensi Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi, Perkuat Sinergi Pendidikan Reses II Tahun Sidang 2025–2026, Syufrayogi Syaiful Komitmen Kawal Kepentingan Rakyat Reses Masa Sidang II 2025-2026, Anggota DPRD Tanjabbar Iqbal Serap Aspirasi Masyarakat Dua Kelurahan  Serap Aspirasi Masyarakat, Dudi Purwadi Reses ke Kecamatan Merlung 

Home / Berita

Senin, 12 Juli 2021 - 14:26 WIB

Buaya Sering Muncul,Polsek Tungkal Ilir Pasang Baleho Himbauan

Tanjab Barat – Polsek Tungkal Ilir menghimbau warga Sungai Saren, Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat untuk tidak mandi di bantaran Sungai Bram Itam.

Hal itu guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan menyusul munculnya buaya liar di wilayah itu.

Haimbauan tersebut juga disampaikan Polsek Tungkal Ilir melalui spanduk dan papan himbauan.

Kapolsek Tungkal Ilir, IPTU Agung Heru Wibowo, SH, MH saat dikonfirmasi mengatakan hal ini dilakukan karena mendapatkan laporan dari warga Sungai Saren sering melihat buaya berkeliaran di Sungai Bram Itam.

“Dengan adanya laporan dari masyarakat pihak Kapolsek Tungkal Ilir bersama Koramil memberikan himbauan kepada masyarakat seputaran bantaran Sungai Bram Itam untuk tidak melakukan aktivitas berenang dan bermain di seputaran bantaran Sungai Bram Itam,” jelasnya, Minggu (11/07/21).

BACA JUGA  Terkait Tapal Batas, Bupati Tanjab Barat Kunker Ke Ditjen Bina Adwil Kemendagri 

Dikatakan Agung, beberapa hari ini warga Desa Sungai Saren dihebohkan dengan kemunculan buaya yang masuk di bawah kolong rumah warga.

“Melihat itu di Sungai Bram Itam dimungkinkan terdapat habitat buaya yang saat ini banyak berkeliaran dan membahayakan warga,” sebutnya.

“Makanya pihak dari TNI dan Polri  memberikan himbauan kepada masyarakat supaya terhindar dari ancaman binatang buas seperti buaya tersebut,”tambahnya.

BACA JUGA  Sosok Guru Pesantren As'ad Jambi Rintis Usaha Jual Benih Ikan Gurame Soang

Agung menyebutkan, saat ini pihaknya belum mengetahui apakah habitatnya terganggu atau dalam posisi air surut dan para Buaya ini mencari makanan sehingga buaya sampai berada di bawah kolong rumah warga.

“Kita sudah memasang baleho larangan untuk masyarakat supaya tidak berenang dan bermain di sungai Bram Itam,”ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak KSDA Provinsi Jambi untuk menurunkan personil.

“Sudah kita hubungi KSDA provinsi Jambi untuk membantu mengamankan buaya yang meresahkan warga desa sungai saren,”pungkasnya.

Tanjab Barat – Polsek Tungkal Ilir menghimbau warga Sungai Saren, Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat untuk tidak mandi di bantaran Sungai Bram Itam.

Hal itu guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan menyusul munculnya buaya liar di wilayah itu.

Haimbauan tersebut juga disampaikan Polsek Tungkal Ilir melalui spanduk dan papan himbauan.

Kapolsek Tungkal Ilir, IPTU Agung Heru Wibowo, SH, MH saat dikonfirmasi mengatakan hal ini dilakukan karena mendapatkan laporan dari warga Sungai Saren sering melihat buaya berkeliaran di Sungai Bram Itam.

“Dengan adanya laporan dari masyarakat pihak Kapolsek Tungkal Ilir bersama Koramil memberikan himbauan kepada masyarakat seputaran bantaran Sungai Bram Itam untuk tidak melakukan aktivitas berenang dan bermain di seputaran bantaran Sungai Bram Itam,” jelasnya, Minggu (11/07/21).

Dikatakan Agung, beberapa hari ini warga Desa Sungai Saren dihebohkan dengan kemunculan buaya yang masuk di bawah kolong rumah warga.

“Melihat itu di Sungai Bram Itam dimungkinkan terdapat habitat buaya yang saat ini banyak berkeliaran dan membahayakan warga,” sebutnya.

“Makanya pihak dari TNI dan Polri  memberikan himbauan kepada masyarakat supaya terhindar dari ancaman binatang buas seperti buaya tersebut,”tambahnya.

Agung menyebutkan, saat ini pihaknya belum mengetahui apakah habitatnya terganggu atau dalam posisi air surut dan para Buaya ini mencari makanan sehingga buaya sampai berada di bawah kolong rumah warga.

“Kita sudah memasang baleho larangan untuk masyarakat supaya tidak berenang dan bermain di sungai Bram Itam,”ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak KSDA Provinsi Jambi untuk menurunkan personil.

“Sudah kita hubungi KSDA provinsi Jambi untuk membantu mengamankan buaya yang meresahkan warga desa sungai saren,”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Mudahkan Investasi Asing Masuk Indonesia, Kemenkumham Buka Layanan e-VoA.

Berita

GOW Tanjab Barat Adakan Kegiatan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Anak Cacat

Berita

Tim Kompas Anwar Sadat- Hairan Bagikan Ratusan Paket Takjil dan Masker

Berita

Mempercepat Penyaluran, Kemenag Tanjab Barat Himbau Masyarakat Segera Membayaran Zakat Fitrah

Berita

Ketua TP PKK Provinsi Jambi dan Tanjab Barat Pimpin Penanaman Pohon di Arena MTQ

Berita

Sidak Pasar Dampingi PJ Gubernur, Kasiter Korem 042 Imbau Pedagang dan Pembeli Patuhi Prokes

Berita

Ketua TP PKK Tanjab Barat Berikan Santunan Kepada 43 Anak Yatim

Berita

Syarat Pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal Masa Berlaku 10 Tahun