mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Wabup Katamso Buka Training Center Kafilah MTQ Tanjab Barat, Targetkan Prestasi Terbaik di MTQ Provinsi Jambi Disdik Tanjabbar Verifikasi Data Anak Putus Sekolah, Program JAMBUL Jemput Kembali Anak ke Bangku Pendidikan Pelimpahan Informasi Persyaratan BPHTB Tuai Penolakan, Bapenda Tegaskan Harga Pasar Bukan Syarat Mutlak Program Seragam Sekolah Gratis Segera Bergulir, Disdik Tanjabbar Jamin Tepat Sasaran Pelimpahan Informasi Persyaratan BPHTB ke Kecamatan Tuai Penolakan, Aparat Desa dan Kelurahan Merasa Dibebani

Home / Berita

Senin, 12 Juli 2021 - 14:26 WIB

Buaya Sering Muncul,Polsek Tungkal Ilir Pasang Baleho Himbauan

Tanjab Barat – Polsek Tungkal Ilir menghimbau warga Sungai Saren, Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat untuk tidak mandi di bantaran Sungai Bram Itam.

Hal itu guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan menyusul munculnya buaya liar di wilayah itu.

Haimbauan tersebut juga disampaikan Polsek Tungkal Ilir melalui spanduk dan papan himbauan.

Kapolsek Tungkal Ilir, IPTU Agung Heru Wibowo, SH, MH saat dikonfirmasi mengatakan hal ini dilakukan karena mendapatkan laporan dari warga Sungai Saren sering melihat buaya berkeliaran di Sungai Bram Itam.

“Dengan adanya laporan dari masyarakat pihak Kapolsek Tungkal Ilir bersama Koramil memberikan himbauan kepada masyarakat seputaran bantaran Sungai Bram Itam untuk tidak melakukan aktivitas berenang dan bermain di seputaran bantaran Sungai Bram Itam,” jelasnya, Minggu (11/07/21).

BACA JUGA  PJU Polres Tanjab Barat Peringati Hari Donor Darah Se-dunia di Makodim 0419/Tanjab

Dikatakan Agung, beberapa hari ini warga Desa Sungai Saren dihebohkan dengan kemunculan buaya yang masuk di bawah kolong rumah warga.

“Melihat itu di Sungai Bram Itam dimungkinkan terdapat habitat buaya yang saat ini banyak berkeliaran dan membahayakan warga,” sebutnya.

“Makanya pihak dari TNI dan Polri  memberikan himbauan kepada masyarakat supaya terhindar dari ancaman binatang buas seperti buaya tersebut,”tambahnya.

BACA JUGA  Polres Tanjab Barat Menggelar Kegiatan Yustisi dan Himbauan Prokes Secara Serentak

Agung menyebutkan, saat ini pihaknya belum mengetahui apakah habitatnya terganggu atau dalam posisi air surut dan para Buaya ini mencari makanan sehingga buaya sampai berada di bawah kolong rumah warga.

“Kita sudah memasang baleho larangan untuk masyarakat supaya tidak berenang dan bermain di sungai Bram Itam,”ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak KSDA Provinsi Jambi untuk menurunkan personil.

“Sudah kita hubungi KSDA provinsi Jambi untuk membantu mengamankan buaya yang meresahkan warga desa sungai saren,”pungkasnya.

Tanjab Barat – Polsek Tungkal Ilir menghimbau warga Sungai Saren, Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat untuk tidak mandi di bantaran Sungai Bram Itam.

Hal itu guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan menyusul munculnya buaya liar di wilayah itu.

Haimbauan tersebut juga disampaikan Polsek Tungkal Ilir melalui spanduk dan papan himbauan.

Kapolsek Tungkal Ilir, IPTU Agung Heru Wibowo, SH, MH saat dikonfirmasi mengatakan hal ini dilakukan karena mendapatkan laporan dari warga Sungai Saren sering melihat buaya berkeliaran di Sungai Bram Itam.

“Dengan adanya laporan dari masyarakat pihak Kapolsek Tungkal Ilir bersama Koramil memberikan himbauan kepada masyarakat seputaran bantaran Sungai Bram Itam untuk tidak melakukan aktivitas berenang dan bermain di seputaran bantaran Sungai Bram Itam,” jelasnya, Minggu (11/07/21).

Dikatakan Agung, beberapa hari ini warga Desa Sungai Saren dihebohkan dengan kemunculan buaya yang masuk di bawah kolong rumah warga.

“Melihat itu di Sungai Bram Itam dimungkinkan terdapat habitat buaya yang saat ini banyak berkeliaran dan membahayakan warga,” sebutnya.

“Makanya pihak dari TNI dan Polri  memberikan himbauan kepada masyarakat supaya terhindar dari ancaman binatang buas seperti buaya tersebut,”tambahnya.

Agung menyebutkan, saat ini pihaknya belum mengetahui apakah habitatnya terganggu atau dalam posisi air surut dan para Buaya ini mencari makanan sehingga buaya sampai berada di bawah kolong rumah warga.

“Kita sudah memasang baleho larangan untuk masyarakat supaya tidak berenang dan bermain di sungai Bram Itam,”ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak KSDA Provinsi Jambi untuk menurunkan personil.

“Sudah kita hubungi KSDA provinsi Jambi untuk membantu mengamankan buaya yang meresahkan warga desa sungai saren,”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Satgas Covid-19 Rencakan Rapid Antigen Petugas di Pelabuhan LLSADP Kuala Tungkal

Berita

Taufik Qurrohaman Terpilih Sebagai Direktur APHI Jambi

Berita

Kampung Ini Dari Zaman Penjajahan Belum Pernah Sembelih Hewan Qur’ban, Kapolres Antar Seekor Sapi

Berita

Keberangkatan Kembali di Tunda, CJH Tanjab Barat Tarik Setoran

Berita

Pelimpahan Informasi Persyaratan BPHTB ke Kecamatan Tuai Penolakan, Aparat Desa dan Kelurahan Merasa Dibebani

Berita

Pemegang Paspor RI yang Hendak Bepergian ke Jerman dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi

Berita

Jelang Idul Fitri, PT LPPPI Bagikan Ribuan Paket Sembako Untuk Masyarakat Tebing Tinggi dan Santunan Anak Yatim

Berita

Bidik Pebisnis Eropa, Imigrasi Kukuhkan PARQ sebagai Duta Layanan Keimigrasian