mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Dukung UMKM Ecoprint Kuala Dasal, Potensi Lokal Resam Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati Wabup Katamso Perkuat Sinergi dengan Balai Bahasa Jambi, Dorong Literasi dan Pelestarian Bahasa Daerah

Home / Berita

Senin, 12 Juli 2021 - 14:26 WIB

Buaya Sering Muncul,Polsek Tungkal Ilir Pasang Baleho Himbauan

Tanjab Barat – Polsek Tungkal Ilir menghimbau warga Sungai Saren, Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat untuk tidak mandi di bantaran Sungai Bram Itam.

Hal itu guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan menyusul munculnya buaya liar di wilayah itu.

Haimbauan tersebut juga disampaikan Polsek Tungkal Ilir melalui spanduk dan papan himbauan.

Kapolsek Tungkal Ilir, IPTU Agung Heru Wibowo, SH, MH saat dikonfirmasi mengatakan hal ini dilakukan karena mendapatkan laporan dari warga Sungai Saren sering melihat buaya berkeliaran di Sungai Bram Itam.

“Dengan adanya laporan dari masyarakat pihak Kapolsek Tungkal Ilir bersama Koramil memberikan himbauan kepada masyarakat seputaran bantaran Sungai Bram Itam untuk tidak melakukan aktivitas berenang dan bermain di seputaran bantaran Sungai Bram Itam,” jelasnya, Minggu (11/07/21).

BACA JUGA  HBA Jadi Ketua LAM Provinsi Jambi Periode 2021-2026

Dikatakan Agung, beberapa hari ini warga Desa Sungai Saren dihebohkan dengan kemunculan buaya yang masuk di bawah kolong rumah warga.

“Melihat itu di Sungai Bram Itam dimungkinkan terdapat habitat buaya yang saat ini banyak berkeliaran dan membahayakan warga,” sebutnya.

“Makanya pihak dari TNI dan Polri  memberikan himbauan kepada masyarakat supaya terhindar dari ancaman binatang buas seperti buaya tersebut,”tambahnya.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa RSUD K.H. Daud Arif

Agung menyebutkan, saat ini pihaknya belum mengetahui apakah habitatnya terganggu atau dalam posisi air surut dan para Buaya ini mencari makanan sehingga buaya sampai berada di bawah kolong rumah warga.

“Kita sudah memasang baleho larangan untuk masyarakat supaya tidak berenang dan bermain di sungai Bram Itam,”ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak KSDA Provinsi Jambi untuk menurunkan personil.

“Sudah kita hubungi KSDA provinsi Jambi untuk membantu mengamankan buaya yang meresahkan warga desa sungai saren,”pungkasnya.

Tanjab Barat – Polsek Tungkal Ilir menghimbau warga Sungai Saren, Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat untuk tidak mandi di bantaran Sungai Bram Itam.

Hal itu guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan menyusul munculnya buaya liar di wilayah itu.

Haimbauan tersebut juga disampaikan Polsek Tungkal Ilir melalui spanduk dan papan himbauan.

Kapolsek Tungkal Ilir, IPTU Agung Heru Wibowo, SH, MH saat dikonfirmasi mengatakan hal ini dilakukan karena mendapatkan laporan dari warga Sungai Saren sering melihat buaya berkeliaran di Sungai Bram Itam.

“Dengan adanya laporan dari masyarakat pihak Kapolsek Tungkal Ilir bersama Koramil memberikan himbauan kepada masyarakat seputaran bantaran Sungai Bram Itam untuk tidak melakukan aktivitas berenang dan bermain di seputaran bantaran Sungai Bram Itam,” jelasnya, Minggu (11/07/21).

Dikatakan Agung, beberapa hari ini warga Desa Sungai Saren dihebohkan dengan kemunculan buaya yang masuk di bawah kolong rumah warga.

“Melihat itu di Sungai Bram Itam dimungkinkan terdapat habitat buaya yang saat ini banyak berkeliaran dan membahayakan warga,” sebutnya.

“Makanya pihak dari TNI dan Polri  memberikan himbauan kepada masyarakat supaya terhindar dari ancaman binatang buas seperti buaya tersebut,”tambahnya.

Agung menyebutkan, saat ini pihaknya belum mengetahui apakah habitatnya terganggu atau dalam posisi air surut dan para Buaya ini mencari makanan sehingga buaya sampai berada di bawah kolong rumah warga.

“Kita sudah memasang baleho larangan untuk masyarakat supaya tidak berenang dan bermain di sungai Bram Itam,”ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak KSDA Provinsi Jambi untuk menurunkan personil.

“Sudah kita hubungi KSDA provinsi Jambi untuk membantu mengamankan buaya yang meresahkan warga desa sungai saren,”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Sosok Guru Pesantren As’ad Jambi Rintis Usaha Jual Benih Ikan Gurame Soang

Berita

Ketua TP PKK Provinsi Jambi dan Tanjab Barat Pimpin Penanaman Pohon di Arena MTQ

Berita

Sidak Pasar Dampingi PJ Gubernur, Kasiter Korem 042 Imbau Pedagang dan Pembeli Patuhi Prokes

Berita

Ruang Isolasi Pasien Positif covid-19 Tanpa Gejala di Balai Adat Penuh

Berita

Kelenteng Leng San Keng Bakal Gelar Pertunjukan Ekstrim di Cap Go Meh mendatang

Berita

Sebaran Penyembelihan Hewa Kurban Idul Adha 1442 H di Kuala Tungkal

Berita

Kaur Desa Kelagian Hilang Secara Misterius

Berita

Terkonfirmasi Covid-19, Polres Tanjab Barat Lakukan Tracking dan Kedisiplinan Prokes Warga Desa Jati Mas