mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
BPK Soroti Pengelolaan Belanja Daerah Tanjabbar, Katamso Siapkan Langkah Pembenahan 716 TKM Jadi Perhatian dalam Pemeriksaan BPK, Katamso Cari Solusi Tanpa Langgar Aturan PI 7 Persen WK Jabung Jadi Sorotan, Katamso Desak Kemendagri Segera Tuntaskan Batas Wilayah Tanjab Barat–Tanjab Timur Pemkab Tanjabbar Dorong Penyelesaian Konflik Lahan Teluk Nilau Bidik PAD Lebih Besar, Pemkab Tanjabbar Gandeng ASDP Benahi Retribusi Pelabuhan Kuala Tungkal

Home / Berita

Senin, 12 Juli 2021 - 14:26 WIB

Buaya Sering Muncul,Polsek Tungkal Ilir Pasang Baleho Himbauan

Tanjab Barat – Polsek Tungkal Ilir menghimbau warga Sungai Saren, Bram Itam, Kabupaten Tanjab Barat untuk tidak mandi di bantaran Sungai Bram Itam.

Hal itu guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan menyusul munculnya buaya liar di wilayah itu.

Haimbauan tersebut juga disampaikan Polsek Tungkal Ilir melalui spanduk dan papan himbauan.

Kapolsek Tungkal Ilir, IPTU Agung Heru Wibowo, SH, MH saat dikonfirmasi mengatakan hal ini dilakukan karena mendapatkan laporan dari warga Sungai Saren sering melihat buaya berkeliaran di Sungai Bram Itam.

“Dengan adanya laporan dari masyarakat pihak Kapolsek Tungkal Ilir bersama Koramil memberikan himbauan kepada masyarakat seputaran bantaran Sungai Bram Itam untuk tidak melakukan aktivitas berenang dan bermain di seputaran bantaran Sungai Bram Itam,” jelasnya, Minggu (11/07/21).

BACA JUGA  Polres Tanjab Barat Menggelar Kegiatan Yustisi dan Himbauan Prokes Secara Serentak

Dikatakan Agung, beberapa hari ini warga Desa Sungai Saren dihebohkan dengan kemunculan buaya yang masuk di bawah kolong rumah warga.

“Melihat itu di Sungai Bram Itam dimungkinkan terdapat habitat buaya yang saat ini banyak berkeliaran dan membahayakan warga,” sebutnya.

“Makanya pihak dari TNI dan Polri  memberikan himbauan kepada masyarakat supaya terhindar dari ancaman binatang buas seperti buaya tersebut,”tambahnya.

BACA JUGA  DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna, Penyampaian Nota Pengantar Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026.

Agung menyebutkan, saat ini pihaknya belum mengetahui apakah habitatnya terganggu atau dalam posisi air surut dan para Buaya ini mencari makanan sehingga buaya sampai berada di bawah kolong rumah warga.

“Kita sudah memasang baleho larangan untuk masyarakat supaya tidak berenang dan bermain di sungai Bram Itam,”ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak KSDA Provinsi Jambi untuk menurunkan personil.

“Sudah kita hubungi KSDA provinsi Jambi untuk membantu mengamankan buaya yang meresahkan warga desa sungai saren,”pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Tanjabbar Soroti Penggunaan Helm: Sosialisasi Berlanjut ke Peneguran dan Penindakan

Berita

Semifinal OPD Cup 2026: Satpol-PP Tantang Setda-Diskan, Firdaus Tegaskan Siap Tempur

Berita

Terkonfirmasi Covid-19, Polres Tanjab Barat Lakukan Tracking dan Kedisiplinan Prokes Warga Desa Jati Mas

Berita

Keberangkatan Kembali di Tunda, CJH Tanjab Barat Tarik Setoran

Berita

Menkumham RI Berikan Apresiasi dan Penghargaan Kepada Bupati Muaro Jambi

Berita

SMC Tanjabbar Tegas Tolak Geng Motor dan Balap Liar: Komunitas Motor Harus Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Berita

Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Gelar Pengajian  Rutin  dan Doa Bersama di Masjid At Taubah

Berita

Kawal Infrastruktur Dapil III, Dudi Purwadi Pantau Rehab Jembatan Tanjung Benanak–Tanjung Makmur