mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Wakil Ketua DPD Partai Perindo Tanjab Barat Gencar Sosialisasi Nomor Urut Partai Hingga Visi Misi Kantor Imigrasi Kuala Tungkal Lakukan Pengawasan Orang Asing Yang Masuk Dari Laut dan Darat Di Hari Jadi Ke 73 Kantor Imigrasi Kuala Tungkal Berharap Bisa Memberikan Pelayanan Yang Terbaik Imigrasi Kuala Tungkal Canangkan Pembangunan Zona Integritas 2023 Redam Gejolak Harga,Perum Bulog Kancab Kuala Tungkal Siapkan 600 Ton Beras

Home / Kesehatan

Sabtu, 12 Juni 2021 - 17:00 WIB

Bupati Tanjab Barat Buka Acara Pelatihan Tracker Covid 19 Aplikasi Silacak

Tanjab Barat – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag menghadiri sekaligus membuka acara pelatihan Tracker Covid 19 aplikasi Silacak bagi petugas puskesmas, Babinsa dan Babinkamtibmas di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Jum’at (11/06/21).

Hal ini dilakukan dalam rangka untuk memperkuat Tim Tracer Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2021.Dengan narasumber pelatihan Tracker terdiri dari narasumber pusat dan provinsi.

Bupati Tanjab Barat, Drs H Anwar Sadat,M.Ag dalam sambutan mengatakan, bahwa situasi covid 19 di tngkat Global maupun Nasional masih sangat tinggi, bahkan kata Bupati, di Kabupaten Tanjab Barat pernah berada di zona merah.

“Alhamdulillah pada saat ini sudah memasuki zona Orange,” ucapnya.

Bupati Anwar Sadat menyebutkan, diperlukan langkah- langkah strategis untuk mempercepat pencegahan dan pengendalian Covid- 19 dengan mempercepat dan meningkatkan kapasitas pemerikasaan, pelacakan, karantina, dan isolasi kasus.

“Proses pemeriksaan, pelacakan, karantina, dan isolasi merupakan satu rangkaian kegiatan  yang akan berhasil dilakukan jika dilakukan dengan cepat dan disiplin,”ujarnya.

BACA JUGA  Perdana, Imigrasi Kuala Tungkal, Terbitkan Paspor Masa Berlaku 10 Tahun 

Sedangkan tracking menurutnya, dilakukan untuk deteksi dini covid 19 sebagai upaya memutus mata rantai penularan.

“Pencegahan dan pengendalian melalui penguatan pemeriksaan, pelacakan, karantina dan isolasi kasus covid 19.”sebutnya.

Bupati juga menjelaskan pelatihan tracer aplikasi silacak ini sangat penting dan diperlukan untuk melakukan pelaporan online agar upaya tracing dapat dimonitor dan dievaluasi sehingga data tracing harus selalu dilaporkan secara lengkap dan tepat waktu.

“Kita tetap berusaha semaksimal mungkin dan selalu berdoa kepada Allah Swt agar kita selalu diberikan kesehatan dan perlindungan oleh-Nya.”harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjab Barat, Hj. Andi Pada, M.Kes dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa situasi terkini Covid 19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dimana suspek sebanyak 165 orang.

“165 suspek, terkonfirmasi sebanyak 844 orang, sembuh 564 orang dan meninggal dunia sebanyak 20 orang.” jelasnya.

BACA JUGA  Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Vaksin di Kantor Kecamatan Betara.

Hasil dari pencapaian pelaksanaan vaksinasi pada lansia yang ada di Tanjab Barat,kata Kadinkes sebanyak 3.212 orang.

“Para lansia umur 50 tahun keatas sebanyak 1.914 orang,”tuturnya.

Andi Pada menuturkan bahwa Pelacak adalah upaya 3T,  melengkapi Testing dan Treatment pelacakan yg dilakukan oleh petugas pelacak (Tracer) yaitu petugas kesehatan maupun masyarakat seperti Babinsa dan Babinkamtibmas, kader, Karang Taruna,PKK dan relawan lain yang mendapatkan pelatihan.

“Peserta pelatihan ini sebanyak 74 orang yang terdiri dari Babinsa,Babinkamtibmas, petugas Surveilens puskesmas dan bidan desa di kabupaten Tanjung Jabung Barat,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Tanjab Barat , Dandim 0419/Tanjab,Sekda, Asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Kepala Dinas Kesehatan, kepala BPBD,  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas PMD, narasumber pelatihan Tracker Aplikasi Silacak, beserta tamu undangan lainnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Pemkab Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Untuk Ibu Hamil

Kesehatan

Kasus DBD Menurun Dratis,Dinkes Tanjab Barat Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan

Kesehatan

Banyak Kasus DBD, Kadinkes Tanjab Barat Anjurkan PSN

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Menerima Vaksin Kedua Sebanyak 3000 Dosis

Kesehatan

RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Akan Buka Pelayanan Radiologi

Kesehatan

RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Perhari

Kesehatan

Saka Bakti Husada HKN Ke-58 Sukses Dilaksanakan

Kesehatan

Memasuki Pertengahan 2022 Kasus DBD Cenderung Meningkat