mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Tutup,Ini Kata Jubir Covid 19 Tanjab Barat Pengembalian Hasil Temuan BPK Tahun 2020 di Tanjab Barat Baru Mencapai Ratusan Juta Proses Sterilisasi dan Tracking IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Membutuhkan 50 Tabung Oksigen Perhari Kapolres Tanjab barat AKBP Guntur Saputro di Mutasi

Home / Pemerintahan

Rabu, 14 April 2021 - 20:18 WIB

Bupati Tanjab Barat hadiri Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting Tahun 2021

Tanjab Barat – Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat hadiri Rembuk Stunting Tahun 2021 dalam rangka Aksi Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting di Kabupaten Tanjab Barat, Rabu (14/04/21).

Bertempat di Lantai III Aula Kantor Bapedda turut hadir Unsur Forkopimda,Plt Ketua DPRD, Sekda, Asisten,Staf Ahli, Kepala OPD , Para Camat, Seluruh Kepala Puskesmas se Kabupaten Tanjab Barat, Ketua TP PKK ,Ketua GOW, Ketua Dharmawanita,Ketua Bhayangkari, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, serta tamu undangan lainya.

Kadis kesehatan Dr. Hj. Andi Pada. M. Kes mengatakan pencegahan Stunting ini sudah dilaksanakan mulai tahun 2020 dan sudah menetapkan 10 desa Lokus Stunting dan 15 Desa di tahun 2021.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Lauching Peluncuran Beras Petani Lokal

” ini kerja sama lintas sektor, kegiatan ini tidak akan bisa selesai jika hanya dinas kesehatan saja karena stunting penyebabnya Lintas Sektor , tentu harapan kita Integrasi kegiatan program di seluruh sektor bisa menjadi hal yang sangat penting dalam rangka pencegahan stunting”. ucapnya.

Sementara itu Bupati Tanjab Barat KH. Anwar Sadat M. Ag mengatakan salah satu ciri bangsa maju adalah bangsa yang memiliki tingkat kesehatan, kecerdasan dan Produktivitas Kerja yang tinggi. Sebagaimana yang menjadi visi Berkah Kabupaten Tanjab Barat.

Berdasarkan data riset kesehatan dasar ( Riskesdas ) Kabupaten Tanjab Barat angka kejadian masalah Gizi masih tinggi dan cendrung meningkat.

” Upaya intervensi yang dilakukan oleh seluruh sektor diharapkan berpengaruh terhadap penurunan prevalensi  Stunting seperti akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan ( Fasyankes) , Ketersediaan sanitasi dan air bersih, pendidikan anak usia dini dan parenting, Ketersediaan pangan, Perlindungan sosial serta keluarga berencana” kata Bupati.

BACA JUGA  ASN dan Pegawai Tanjab Barat Sering Nongkrong di Warung Saat Jam Kerja, Ini Kata Bupati

Ia juga mengatakan, Rembuk Stunting ini adalah upaya strategis yang kita lakukan terutama pada kantong- kantong stunting yang cukup tinggi di kabupaten Tanjab Barat.

“Mudahan seluruh stakeholder dapat bersinergi untuk dapat melakukan upaya yang sangat serius dalam rangka menuntaskan Stunting yang ada di Kabupaten Tanjab Barat,” harapnya.

Kegiatan ini diakhiri penandatanganan komitmen dalam rangka percepatan dan pencegahan stunting di Kabupaten Tanjab Barat dan foto bersama.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Larang ASN Berpergian ke Luar Daerah

Pemerintahan

Wabup Hairan Beri Support Kepeserta Vaksinasi

Pemerintahan

150 ASN Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun

Pemerintahan

Kehabisan Stok Oksigen,Bupati Tanjab Barat Sidak Ke RSUD KH Daud Arif

Pemerintahan

Jelang Pelantikan Anwar Sadat-Hairan, Ucapan Selamat Menghiasi Kantor dan Rumah Dinas Bupati

Pemerintahan

Bupati Tanjab barat Bersama Kapolres dan Dandim Tinjau Pos Penyekatan Larangan Mudik

Pemerintahan

Wabup beserta Istri Hadiri Isra’ Mi’raj di Masjid Nurul Iman

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Terima Silaturrahmi Perawat Honorer Tanjab Barat