mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Lantik 30 Pejabat, Bupati Anwar Sadat Tekankan Integritas, Kerja Tim dan Pelayanan Publik yang Responsif Tinjau Madrasah di Adi Purwa, Anwar Sadat Soroti Kondisi Bangunan yang Masih Memprihatinkan Anwar Sadat Tinjau Peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung, Minta Warga Jaga Infrastruktur yang Dibangun Anwar Sadat Instruksikan Camat dan Kades Jemput Anak Putus Sekolah Kembali ke Bangku Pendidikan Bupati Anwar Sadat Minta Camat dan Kades Bergerak Cepat Tangani Sampah, Banjir, dan Anak Putus Sekolah

Home / Organisasi

Rabu, 31 Agustus 2022 - 20:37 WIB

Demo Tolak Kenaikan BBM,HMI Tanjab Barat Juga Soroti Kenaikan Tarif PDAM 

Tanjab Barat – Demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) juga menyoroti sejumlah kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah dan DPRD salah satunya kenaikan tarif PDAM Tirta Pengabuan.

“Kenaikan tarif PDAM menjadi satu yang harus dipertanyakan. Karena Pelayanan  tidak seusai dengan yang ada,” kata Ketua HMI Tanjab Barat, Luqman.

BACA JUGA  Polres Tanjab Barat Rakor Kesiapan Pelaksanaan Malam Takbiran Sholat Ied dan Penyembeliahan Hewan Kurban

Luqman juga meminta kepada pemerintah daerah dan DPRD untuk membuat aturan harga komoditas asli Tanjab Barat.

“Kita juga mendesak ada perda terkait harga tertinggi dan terendah untuk pinang dan kelapa dalam,” ujarnya.

BACA JUGA  Hanya Bisa Mengkritik Pemerintah, Agus Dan Ewin Sebut Ketum HMI Tanjab Barat Yang Baru Minim Gagasan dan Kegiatan Positif

Mereka juga mendesak agar DPRD juga mendengar aspirasi masyarakat yang ada di Tanjab Barat terutama  para petani dan nelayan.

“DPRD juga harus melihat kondisi masyarakat kita.” Tutupnya (*#)

Tanjab Barat – Demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) juga menyoroti sejumlah kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah dan DPRD salah satunya kenaikan tarif PDAM Tirta Pengabuan.

“Kenaikan tarif PDAM menjadi satu yang harus dipertanyakan. Karena Pelayanan  tidak seusai dengan yang ada,” kata Ketua HMI Tanjab Barat, Luqman.

Luqman juga meminta kepada pemerintah daerah dan DPRD untuk membuat aturan harga komoditas asli Tanjab Barat.

“Kita juga mendesak ada perda terkait harga tertinggi dan terendah untuk pinang dan kelapa dalam,” ujarnya.

Mereka juga mendesak agar DPRD juga mendengar aspirasi masyarakat yang ada di Tanjab Barat terutama  para petani dan nelayan.

“DPRD juga harus melihat kondisi masyarakat kita.” Tutupnya (*#)

Share :

Baca Juga

Organisasi

Hanya Bisa Mengkritik Pemerintah, Agus Dan Ewin Sebut Ketum HMI Tanjab Barat Yang Baru Minim Gagasan dan Kegiatan Positif

Organisasi

Tolak Kenaikan BBM, HMI Tanjab Barat Geruduk Gudung DPRD

Organisasi

MD Kahmi dan Forhati Tanjab Barat Hadiri Pembukaan Munas Ke-XI KAHMI di Palu

Organisasi

Peduli Kesehatan Masyarakat, HMI Komisariat Syariah Gelar Sosialisasi Bahaya TBC, HIV dan AIDS

Organisasi

PD IWO Tanjab Barat Silaturahmi ke PN Kuala Tungkal

Organisasi

Silaturahmi ke Kediaman Ketua PODSI Jambi, Ketua Organisasi Pecinta Dayung Tradisional Jambi Bicarakan Event Besar

Organisasi

Peringati Hari Santri Tahun 2025, KORMi Tanjabbar Goes To Pesantren

Organisasi

Ahmad Jahfar Kembali Nahkodai KAHMI Tanjab Barat