mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Resmi Gulirkan OPD Cup 2026, Jadikan Sepak Bola Perekat Soliditas ASN Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Tegaskan Larangan Bakar Lahan, Pelaku Karhutla Terancam Tindakan Tegas Asap Pembakaran Tempurung Kelapa Kian Meresahkan, Bupati Anwar Sadat Dorong Pengusaha Gunakan Drum Inovasi Ramah Lingkungan Bupati Anwar Sadat Luncurkan Program “Gas Kan Saja”, Sunat Gratis untuk Anak Tanjabbar Sepanjang Tahun Kabar Baik untuk Daerah, DPR RI dan Pemerintah Longgarkan Batas Belanja Pegawai di Atas 30 Persen pada 2027

Home / Organisasi

Rabu, 31 Agustus 2022 - 20:37 WIB

Demo Tolak Kenaikan BBM,HMI Tanjab Barat Juga Soroti Kenaikan Tarif PDAM 

Tanjab Barat – Demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) juga menyoroti sejumlah kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah dan DPRD salah satunya kenaikan tarif PDAM Tirta Pengabuan.

“Kenaikan tarif PDAM menjadi satu yang harus dipertanyakan. Karena Pelayanan  tidak seusai dengan yang ada,” kata Ketua HMI Tanjab Barat, Luqman.

BACA JUGA  Pjs Bupati Tanjabbar Hadiri Simulasi Pemungutan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Bupati Tahun 2024

Luqman juga meminta kepada pemerintah daerah dan DPRD untuk membuat aturan harga komoditas asli Tanjab Barat.

“Kita juga mendesak ada perda terkait harga tertinggi dan terendah untuk pinang dan kelapa dalam,” ujarnya.

BACA JUGA  Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tanjab Barat Doa Bersama di Makam Bung Karno

Mereka juga mendesak agar DPRD juga mendengar aspirasi masyarakat yang ada di Tanjab Barat terutama  para petani dan nelayan.

“DPRD juga harus melihat kondisi masyarakat kita.” Tutupnya (*#)

Tanjab Barat – Demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) juga menyoroti sejumlah kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah dan DPRD salah satunya kenaikan tarif PDAM Tirta Pengabuan.

“Kenaikan tarif PDAM menjadi satu yang harus dipertanyakan. Karena Pelayanan  tidak seusai dengan yang ada,” kata Ketua HMI Tanjab Barat, Luqman.

Luqman juga meminta kepada pemerintah daerah dan DPRD untuk membuat aturan harga komoditas asli Tanjab Barat.

“Kita juga mendesak ada perda terkait harga tertinggi dan terendah untuk pinang dan kelapa dalam,” ujarnya.

Mereka juga mendesak agar DPRD juga mendengar aspirasi masyarakat yang ada di Tanjab Barat terutama  para petani dan nelayan.

“DPRD juga harus melihat kondisi masyarakat kita.” Tutupnya (*#)

Share :

Baca Juga

Organisasi

MD Kahmi dan Forhati Tanjab Barat Hadiri Pembukaan Munas Ke-XI KAHMI di Palu

Organisasi

Dihadiri Bupati,SMSI Tanjab Barat Masa Bhakti 2023-2025 Resmi Dikukuhkan

Organisasi

Eko Setyo Saputra Terpilih Menjadi Ketua IWO Tanjab Barat

Organisasi

Jumat Berkah, IWO Tanjabbar Eratkan Silaturahmi Melalui Aksi Sosial di Ponpes As Syaatibi

Organisasi

Tolak Kenaikan BBM, HMI Tanjab Barat Geruduk Gudung DPRD

Organisasi

Hanya Bisa Mengkritik Pemerintah, Agus Dan Ewin Sebut Ketum HMI Tanjab Barat Yang Baru Minim Gagasan dan Kegiatan Positif

Organisasi

Ahmad Jahfar Kembali Nahkodai KAHMI Tanjab Barat

Organisasi

Peringati Hari Santri Tahun 2025, KORMi Tanjabbar Goes To Pesantren