mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Korps HMI Wati Tanjab Barat Gelar Seminar Keperempuan Mayat Terikat Tali Terungkap, Pelaku Ayah dan Adik Korban Sendiri Tidak Butuh Waktu Lama,Satreskrim Polres Bungo Berhasil Ungkap Kasus Misteri Mayat Terikat Tali Rugikan Negara Hingga Ratusan Juta, 500 Ribu Batang Rokok Ilegal Diamankan Tahun 2022, Pemkab Tanjab Barat Fokus Pembangunan Infrastruktur

Home / Berita

Minggu, 28 Februari 2021 - 10:43 WIB

Dinas Perikanan dan Kelautan Tanjab Barat Harapkan Nelayan Punya Asuransi

TANJAB BARAT  – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Perikanan akan terapkan sistem jemput Bola terhadap Nelayan yang belum masuk Asuransi. Terutama Nelayan yang berdomisili di Pelosok – Pelosok dan belum memiliki Asuransi Nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Tanjab Barat Ir Netty Martini, M. Sc saat dikonfirmasi mengatakan, rugi bagi Nelayan jika tidak masuk asuransi sebagai jaminan mereka baik di Laut maupun di Darat.

“Selama ini mereka yang memiliki Kartu Asuransi Nelayan, semua dijamin sama asuransi. Mulai dari keselamatan, kerusakan hingga bantuan Sembako bagi Nelayan,” ungkap Netty.

Netty menuturkan, saat ini kurang lebih ada 3.000 Nelayan masuk asuransi. Jumlah ini menurutnya masih kurang. Sebab masih ada Nelayan yang belum masuk Asuransi yang merupakan Program Kementerian Kelautan dan Perikanan.

BACA JUGA  Razia Lapas Kuala Tungkal Jelang Ramadhan Warga Binaan Kedapatan Simpan Hp dan Sajam

“Rugi kalau mereka tidak masuk. Dan masih ada sekitar 15 persen yang belum tergabung dalam Asuransi,” bebenya.

Untuk itulah kata Netty, pihaknya akan mendatangi Nelayan yang berdomisili di Pelosok – Pelosok yang belum mendapatkan informasi perihal Asuransi tersebut.

“Kita harap seluruh Nelayan di Tanjab Barat masuk Asuransi. Sebab, kalau tidak masuk asuransi, banyak bantuan yang tidak sampai ke mereka,” katanya.

Menurut Netty lagi, memiliki Asuransi banyak manfaat yang didapatkan para Nelayan. Bukan hanya dilaut, tetapi juga di Darat. Mulai dari melindungi keselamatan juga kerusakan.

BACA JUGA  Luthfi : Tungkal Ilir Masih Milik Paslon 02

“Melindungi keselamatan baik di Laut maupun di Darat, Nelayan bisa mengajukan klaim,” sebutnya.

Netty juga mengatakan, bagi Nelayan yang berani melaut di Cuaca Ekstrim seperti saat ini, mereka dibatasi dulu untuk tidak ke daerah jarak 4 (empat) mil Laut.

“Jadi mereka tidak disarankan jauh dari jarak yang dibatasi itu. Karena masih ekstrim  hingga bulan februari saat ini,” sebutnya.

Sehubungan dengan kelengkapan melaut Netty menjelaskan, mereka Nelayan menyediakan sendiri.”Kalau pun tertimpa Musibah kecelakaan dan semoga itu tidak terjadi, apapun itu mereka dijamin asuransi,” jelasnya.

“Maka sayang sekali jika ada Nelayan tidak masuk asuransi. Nanti kita dorong agar semua Nelayan masuk asuransi yang dimaksud,” tukasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Perkuat Imunitas Tubuh Di Masa Pandemi, Prajurit Korem 042/Gapu Binsik Lari Jalan

Berita

Polisi Tangkap Seorang DPO Kasus Penyeludupan Baby Lobster di Kuala Indah

Berita

Kecewa Layanan Indihome, Pelanggan Lapor Ke YLKI Tanjab Barat

Berita

Imigrasi Kuala Tungkal ZI Menuju WBBM Tahun 2021

Berita

Besaran Zakat Fitrah di Tanjab Barat Tahun 2021

Berita

Jelang Akhir Masa Liburan Tahun Baru, Titian Orang Kayo Di padati pengunjung

Berita

PJ Gubernur Jambi di Anugerahi Penghargaan Pembina K3 Tahun 2021

Berita

Satgas Covid-19 Rencakan Rapid Antigen Petugas di Pelabuhan LLSADP Kuala Tungkal
error: Content is protected !!