mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Polres Tanjab Barat Luncurkan Program Pelampung Polri Untuk Masyarakat di Pelosok Wabup Hairan Hadiri Peresmian Peluncuran Kapal Vaksinasi Program Pelampung Polri Percepat Penanganan Covid 19,Ketua Komisi II DPRD Dorong Pemkab Tanjab Barat Beli Mesin PCR Gunakan Trail, Dandim Tanjab Takluklan Bukit Tiga Puluh Pantau Wilayah Rawan Karhutla Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri

Home / Berita

Minggu, 28 Februari 2021 - 10:43 WIB

Dinas Perikanan dan Kelautan Tanjab Barat Harapkan Nelayan Punya Asuransi

TANJAB BARAT  – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Perikanan akan terapkan sistem jemput Bola terhadap Nelayan yang belum masuk Asuransi. Terutama Nelayan yang berdomisili di Pelosok – Pelosok dan belum memiliki Asuransi Nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Tanjab Barat Ir Netty Martini, M. Sc saat dikonfirmasi mengatakan, rugi bagi Nelayan jika tidak masuk asuransi sebagai jaminan mereka baik di Laut maupun di Darat.

“Selama ini mereka yang memiliki Kartu Asuransi Nelayan, semua dijamin sama asuransi. Mulai dari keselamatan, kerusakan hingga bantuan Sembako bagi Nelayan,” ungkap Netty.

Netty menuturkan, saat ini kurang lebih ada 3.000 Nelayan masuk asuransi. Jumlah ini menurutnya masih kurang. Sebab masih ada Nelayan yang belum masuk Asuransi yang merupakan Program Kementerian Kelautan dan Perikanan.

BACA JUGA  Danrem 042/Gapu Sapa Pasien Covid-19 di Sejumlah Tempat Isolasi

“Rugi kalau mereka tidak masuk. Dan masih ada sekitar 15 persen yang belum tergabung dalam Asuransi,” bebenya.

Untuk itulah kata Netty, pihaknya akan mendatangi Nelayan yang berdomisili di Pelosok – Pelosok yang belum mendapatkan informasi perihal Asuransi tersebut.

“Kita harap seluruh Nelayan di Tanjab Barat masuk Asuransi. Sebab, kalau tidak masuk asuransi, banyak bantuan yang tidak sampai ke mereka,” katanya.

Menurut Netty lagi, memiliki Asuransi banyak manfaat yang didapatkan para Nelayan. Bukan hanya dilaut, tetapi juga di Darat. Mulai dari melindungi keselamatan juga kerusakan.

BACA JUGA  Terjebak Banjir Rob, Puluhan Sepeda Motor Mogok

“Melindungi keselamatan baik di Laut maupun di Darat, Nelayan bisa mengajukan klaim,” sebutnya.

Netty juga mengatakan, bagi Nelayan yang berani melaut di Cuaca Ekstrim seperti saat ini, mereka dibatasi dulu untuk tidak ke daerah jarak 4 (empat) mil Laut.

“Jadi mereka tidak disarankan jauh dari jarak yang dibatasi itu. Karena masih ekstrim  hingga bulan februari saat ini,” sebutnya.

Sehubungan dengan kelengkapan melaut Netty menjelaskan, mereka Nelayan menyediakan sendiri.”Kalau pun tertimpa Musibah kecelakaan dan semoga itu tidak terjadi, apapun itu mereka dijamin asuransi,” jelasnya.

“Maka sayang sekali jika ada Nelayan tidak masuk asuransi. Nanti kita dorong agar semua Nelayan masuk asuransi yang dimaksud,” tukasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Kastel Kejari Kutai Timur, Isi Jabatan Kasi Pidum Kejari Tanjab Barat

Berita

Tak Patuhi Prokes, Empat Minimarket Diberikan Surat Teguran Tertulis.

Berita

Sejumlah Pelayanan Publik Umat Beragama Tanjab Barat di Vaksin

Berita

Penumpang Mulai Berdatangan Melalui Pelabuhan RoRo Kuala Tungkal, Petugas Cek Surat Bebas Covid-19

Berita

NonJob Kabag ULP Bikin Kisru Hingga Jadi Persoalan Dewan, Sekjen KNPI :Luar Biasa Kabag ULP ini

Berita

Dinsos Tanjabbar Sebut Tidak Pernah Terima Bantuan Dari ihsan Yunus

Berita

Pernyataan Pers Gubernur Jambi Terhadap Penghitungan Suara Pilkada di Provinsi Jambi

Berita

Panen Jagung Poktan Makmur Memuaskan, Serda Saharudin:Semoga ini Menjadi Motivasi Bagi Petani