mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Terduga Pelaku Aborsi di Kuala Tungkal Ternyata Seorang Siswi Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Jenguk Sekda Breaking News!! Melahirkan Di Kamar Hotel Kuala Tungkal Ibu dan Bayi Meninggal Dunia 30 Tahun Mengabdi Menjadi Guru MAN Kuala Tungkal,Haknya Sebagai Pensiunan PNS Tak Dibayarkan Wakil Ketua DPD Partai Perindo Tanjab Barat Gencar Sosialisasi Nomor Urut Partai Hingga Visi Misi

Home / Berita

Minggu, 28 Februari 2021 - 10:43 WIB

Dinas Perikanan dan Kelautan Tanjab Barat Harapkan Nelayan Punya Asuransi

TANJAB BARAT  – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Perikanan akan terapkan sistem jemput Bola terhadap Nelayan yang belum masuk Asuransi. Terutama Nelayan yang berdomisili di Pelosok – Pelosok dan belum memiliki Asuransi Nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Tanjab Barat Ir Netty Martini, M. Sc saat dikonfirmasi mengatakan, rugi bagi Nelayan jika tidak masuk asuransi sebagai jaminan mereka baik di Laut maupun di Darat.

“Selama ini mereka yang memiliki Kartu Asuransi Nelayan, semua dijamin sama asuransi. Mulai dari keselamatan, kerusakan hingga bantuan Sembako bagi Nelayan,” ungkap Netty.

Netty menuturkan, saat ini kurang lebih ada 3.000 Nelayan masuk asuransi. Jumlah ini menurutnya masih kurang. Sebab masih ada Nelayan yang belum masuk Asuransi yang merupakan Program Kementerian Kelautan dan Perikanan.

BACA JUGA  Camat Bram Itam Lantik Muhammad Haris Sebagai Pjs Kades Jati Emas

“Rugi kalau mereka tidak masuk. Dan masih ada sekitar 15 persen yang belum tergabung dalam Asuransi,” bebenya.

Untuk itulah kata Netty, pihaknya akan mendatangi Nelayan yang berdomisili di Pelosok – Pelosok yang belum mendapatkan informasi perihal Asuransi tersebut.

“Kita harap seluruh Nelayan di Tanjab Barat masuk Asuransi. Sebab, kalau tidak masuk asuransi, banyak bantuan yang tidak sampai ke mereka,” katanya.

Menurut Netty lagi, memiliki Asuransi banyak manfaat yang didapatkan para Nelayan. Bukan hanya dilaut, tetapi juga di Darat. Mulai dari melindungi keselamatan juga kerusakan.

BACA JUGA  Masuk Musim Kemarau, Kapolsek Tebing Tinggi Cek Peralatan Karhutla

“Melindungi keselamatan baik di Laut maupun di Darat, Nelayan bisa mengajukan klaim,” sebutnya.

Netty juga mengatakan, bagi Nelayan yang berani melaut di Cuaca Ekstrim seperti saat ini, mereka dibatasi dulu untuk tidak ke daerah jarak 4 (empat) mil Laut.

“Jadi mereka tidak disarankan jauh dari jarak yang dibatasi itu. Karena masih ekstrim  hingga bulan februari saat ini,” sebutnya.

Sehubungan dengan kelengkapan melaut Netty menjelaskan, mereka Nelayan menyediakan sendiri.”Kalau pun tertimpa Musibah kecelakaan dan semoga itu tidak terjadi, apapun itu mereka dijamin asuransi,” jelasnya.

“Maka sayang sekali jika ada Nelayan tidak masuk asuransi. Nanti kita dorong agar semua Nelayan masuk asuransi yang dimaksud,” tukasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Dibalik Safari Jum’at Anwar Sadat

Berita

Ketua PWI Tanjab Barat Ucapkan Terimakasih Pada Bupati

Berita

Ratusan Pedagang Tradisional di Pasar Bakal di Vaksinasi

Berita

Masyarakat Mulai Lemah Terapkan Prokes Polres Tanjab Barat Aktifkan Operasi Yustisi

Berita

Satlantas Polres Tanjab Barat dan Dinkes Lakukan Rapid Antigen di Terminal Pembengis

Berita

Pemegang Paspor RI yang Hendak Bepergian ke Jerman dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi

Berita

Dikarenakan Pandemi,PLN Targetkan GI Parit 4 Sungai Saren Beroperasi Tahun 2022

Berita

Aduh!! Harimau Muncul,Warga Buluh Telang Merlung Cemas