mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Serah Terima Jabatan Komandan Resimen Mahasiswa Satuan 010 STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Tahun 2021 Bupati Buka Muskab V Kadin Tanjab Barat Launching Aliran Listrik Kecamatan Seko, Bupati  Anwar Sadat : Alhamdulillah Impian Masyarakat Terwujudkan Bupati Berikan Nasihat Siswa SMAN 1 Tanjab Barat yang Terlibat Acara “The Class Of 21 Great Party” Acara ‘The Class Of 21 Great Party Siswa SMA N 1 Tanjabbar Berbuntut Panjang, Polisi Lakukan Pemeriksaan Terhadap EO 

Home / Berita

Minggu, 28 Februari 2021 - 10:43 WIB

Dinas Perikanan dan Kelautan Tanjab Barat Harapkan Nelayan Punya Asuransi

TANJAB BARAT  – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Perikanan akan terapkan sistem jemput Bola terhadap Nelayan yang belum masuk Asuransi. Terutama Nelayan yang berdomisili di Pelosok – Pelosok dan belum memiliki Asuransi Nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Tanjab Barat Ir Netty Martini, M. Sc saat dikonfirmasi mengatakan, rugi bagi Nelayan jika tidak masuk asuransi sebagai jaminan mereka baik di Laut maupun di Darat.

“Selama ini mereka yang memiliki Kartu Asuransi Nelayan, semua dijamin sama asuransi. Mulai dari keselamatan, kerusakan hingga bantuan Sembako bagi Nelayan,” ungkap Netty.

Netty menuturkan, saat ini kurang lebih ada 3.000 Nelayan masuk asuransi. Jumlah ini menurutnya masih kurang. Sebab masih ada Nelayan yang belum masuk Asuransi yang merupakan Program Kementerian Kelautan dan Perikanan.

BACA JUGA  Danrem 042/Gapu Mengikuti Rapat Pimpinan TNI AD Secara Virtual

“Rugi kalau mereka tidak masuk. Dan masih ada sekitar 15 persen yang belum tergabung dalam Asuransi,” bebenya.

Untuk itulah kata Netty, pihaknya akan mendatangi Nelayan yang berdomisili di Pelosok – Pelosok yang belum mendapatkan informasi perihal Asuransi tersebut.

“Kita harap seluruh Nelayan di Tanjab Barat masuk Asuransi. Sebab, kalau tidak masuk asuransi, banyak bantuan yang tidak sampai ke mereka,” katanya.

Menurut Netty lagi, memiliki Asuransi banyak manfaat yang didapatkan para Nelayan. Bukan hanya dilaut, tetapi juga di Darat. Mulai dari melindungi keselamatan juga kerusakan.

BACA JUGA  Ini Sepuluh Nama yang di Vaksinasi Sinovac Pagi Ini

“Melindungi keselamatan baik di Laut maupun di Darat, Nelayan bisa mengajukan klaim,” sebutnya.

Netty juga mengatakan, bagi Nelayan yang berani melaut di Cuaca Ekstrim seperti saat ini, mereka dibatasi dulu untuk tidak ke daerah jarak 4 (empat) mil Laut.

“Jadi mereka tidak disarankan jauh dari jarak yang dibatasi itu. Karena masih ekstrim  hingga bulan februari saat ini,” sebutnya.

Sehubungan dengan kelengkapan melaut Netty menjelaskan, mereka Nelayan menyediakan sendiri.”Kalau pun tertimpa Musibah kecelakaan dan semoga itu tidak terjadi, apapun itu mereka dijamin asuransi,” jelasnya.

“Maka sayang sekali jika ada Nelayan tidak masuk asuransi. Nanti kita dorong agar semua Nelayan masuk asuransi yang dimaksud,” tukasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

KNPI Tanjab Barat Tolak Dana Hiba Disparpora

Berita

Heboh di Medsos, Masyarakat di Tanjab Barat Bawa Jenazah Pasien Reaktif

Berita

Sejumlah Pelayanan Publik Umat Beragama Tanjab Barat di Vaksin

Berita

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tagih Janji Politik Bupati dan DPRD

Berita

Bupati Tanjab Barat Bersama Kapolda Jambi Berikan Penghargaan kepada Relawan KMPA dan Bantuan Sosial

Berita

Di Akhir Masa Jabatan Bupati Safrial Resmikan Puluhan Proyek Fisik Priode 2016-2020

Berita

Tim TRC BPBD Raih Juara II Dalam Lomba Simulasi Evakuasi Korban Karhutla

Berita

Siap Siap, Besok Sabtu Ada Pemadaman Listrik Ini Titik Lokasinya