mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Himbau Kegiatan Keagamaan Pengajian Boleh Dilaksanakan Asal Mengedapankan Protokol Kesehatan H- 1 Sampai hari Ke 3 Ramadhan Tidak Ada Lonjakan Penumpang Wabup Tanjab Barat Bersama Dandim 0419/Tanjab Tetap Tinjau Lokasi TMMD di Tengah Derasnya Hujan Amankan 16 Paket Narkotika, Mantan Napi di Tangkap Polisi Penjual Petasan Diamankan Satgas Tindak dan Satgas Preventif Ops Pekat I Siginjai 2021

Home / Politik

Senin, 16 November 2020 - 22:25 WIB

Disindir Minim Pendukung, Pengamat : Justru UAS-Hairan Paling Ditakuti Rival

GAMBAR : UAS Disambut Masyarakat denfan Kalung Bunga Sebagai Kehormatan Seorang Calon Bupati

GAMBAR : UAS Disambut Masyarakat denfan Kalung Bunga Sebagai Kehormatan Seorang Calon Bupati

TANJAB BARAT – Tensi politik di Tanjab Barat terus menghangat dengan semakin dekatnya pemungutan suara Pilkada 9 Desember mendatang.

Hal itu diungkapkan Pengamat Perpolitikan di Pilkada Tanjab Barat 2020, Luthfi di Kuala Tungkal, Senin (16/11).

Mengamati dinamika perkembangan, kata Luthfi Paslon Nomor Urut 2 Anwar Sadat-Hairan disebut-sebut kandidat pada posisi terakhir dalam memperoleh dukungan.

“Sebaliknya 2 Paslon rival diidentikan berada pada level bersaing,” ujarnya.

Namun berbagai manuver dalam bentuk media sosial tersebut kata Lutfhi justru berbanding terbalik dengan fakta di lapangan.

Dalam masa-masa kampanye ini justru Anwar Sadat-Hairan kian hangat diperbincangkan bahkan menjadi pasangan yang ditakuti pesaing atau rival politiknya.

Luthfi berasumsi jika intrik politik seperti serangan di medsos hanya manuver untuk mendownkan simpatisan paslon 02 dan itu biasa dikala Pilkada.

BACA JUGA  Wabup Harap Pengurus HIPMI Tanjab Barat Periode 2021-2024

“Bila kita mau jujur UAS-Hairan ini adalah pasangan paling ditakuti rival,” sebutnya.

Dia berujar Elektabilitas Anwar Sadat (UAS) tinggi bukan hanya cerita warung kopi atau kabar burung semata.

“Tapi memang UAS memiliki militan yang sangat kuat tersebar di seluruh wilayah Dapil, sukar memang mempengaruhi militan,” tambahnya.

Pergerakan UAS-Hairan juga terbilang paling kompak, mulai paslon sendiri (UAS-Hairan) partai pengusung, Tim dan Relawan. Ditambah lagi gerakan istri UAS Hj. Fadhillah yang setiap saat bersosialisai ke masyarakat khusunya perempuan.

“Masyarakat mengakui itu, hanya dia istri calon Bupati yang paling aktif turun ke masyarakat khusunya kalangan kaum perempuan,” katanya.

Sebenarnya, lanjut Pria yang pernah berprofesi wartawan ini masyarakat sudah cerdas bahwa isu yang digiring lawan adalah propaganda yang tidak obyektif, dan sudah bisa dibaca figur siapa yang merasa ketakutan dengan majunya UAS bergandeng Hairan perwakilan milenial.

BACA JUGA  Ke Pasar Selat Batanghari, Al Haris Ajak Warga Patuhai Prokes COVID-19 dan Bagikan Masker

“Masyarakat di era teknologi hari ini, sangat tidak mudah dengan adanya propaganga politik. Cara tersebut tidak akan mampu menggeser pilihan politik rakyat yang sudah memutuskan untuk mendukung UAS,” tegasnya.

Nah, buktinya UAS sendiri bahkan Tim Pemenangannya soal serangan-serangan di media sosial seperti itu meresponnya dengan santai.

Mereka tidak terlalu mempersoalkan manuver pihak lain, tentu UAS berpikir menghabiskan energi jika merespon hal-hal yang tak ada manfaatnya.

“Mereka tetap fokus saja pada upaya pemenangan. Karena menerurut saya UAS-Hairan yakin masyarakat juga tidak goyah dengan isu-isu begituan,” pungkasnya.(#MA/BG)

Share :

Baca Juga

Politik

Solidkan Barisan, UAS-Hairan Kukuhkan Tim Pemenangan Kecamatan Renah Mendalu

Politik

Pelantikan Anwar Sadat-Hairan di Rumah Dinas Gubernur

Politik

Ibu-Ibu Parit Palembang Siap Menangkan UAS-Hairan di Pilkada Tjb                                

Politik

H. Assek; ANSHAR Bukan Minim Gagasan Tapi Sesuaikan Kebutuhan dan Terjangkau

Politik

Silaturrahmi dengan Sesepuh Masyarakat, UAS Juga Temui Pedagang di Pasar Senin

Politik

Dor To Door Sosialisasi, Hairan: Alhamdulillah Visi Misi Kita Disambut Baik

Politik

Dihadapan Ratusan Warga UAS Dipercayakan Beri Nashat Perkawinan di Seberang Kota

Politik

Al Haris Bersama H. Bakri Naik Ketek ke Rantau Rasau II