mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna ke Dua, Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Tentang Ranperda RTRW Wabup Hairan Membuka Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Tanjab Barat DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Ketiga, Penyampaian Tanggapan Bupati dan Penetapan Pansus Ranperda RTRW Tahun 2023-2043 Terkait Penetapan Perda RTRW,Waka I DPRD Tanjab Barat Dorong Pemkab Ambil Langkah Hukum Waka I DPRD Sebut Penetapan Perda RTRW Rugikan Pemerintah Tanjab Barat

Home / Peristiwa

Minggu, 17 Oktober 2021 - 15:02 WIB

Ditinggal Istri Bekerja,Suami Meninggal Gantung Diri

Tanjab Barat – Warga Dsusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjab Barat digegerkan dengan kabar laki-laki meninggal gantung diri, Sabtu (16/10/21).

Informasi berhasil dihimpun korban diketahui bernama DM (36) warga Jalan Damai KM 01 Desa Teluk Pemgkah, Kecamatan Tebing Tinggi.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Muharman Arta, SIK dikonformasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar ada, jasad korban pertama kali ditemukan oleh istri dan anak korban posisi tergantung dengan tali rapia,” ungkap Kapolres, Minggu (17/10/21).

BACA JUGA  Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tagih Janji Politik Bupati dan DPRD

Korban ditemukan oleh istri dan anaknya sekira pukul 10.00 WIB di Pondok Kebun Sawit  Jl. Lintas Timur KM 82 Desa Dusun Mudo  RT.004/002 Kecamatan Muara Papalik.

Jada korban langsung dibawa oleh Anggota Polsek Merlung dilakukan pemeriksaan di RSUD Suryah Khairuddin Merlung.

Berdasarkan pemeriksaan dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun keracunan, melainkan lecet dileher akibat jeratan tali rafia.

“Jasad korban langsung dibawa ke rumah orang tuannya di Desa Sungai Guntung, Rengat, Riau,” sebut Kapolres.

BACA JUGA  Dilanda Banjir, Akses Jalan di Desa Tanjung Paku Lumpuh Total

Sebelum ditemukan meninggal, istri korban berangkat kerja mencuci pakaian di tempat orang, sepulang mencuci mendapai suaminya telah gantung diri.

Menurut keterangan saksi pemilik pondok, menyebut bahwa korban bersama istrinya pada September datang kerumahnya meminta izin untuk tinggal di pondok miliknya itu hanya untuk tinggal sementara.

Selama tinggal di pondok korban tidak  sebagai penjaga atau bekerja di kebun sawit si pemilik pondok.(*#)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kebakaran di Gang Antara Warga Pertanyaan Hydrant Tidak Difungsikan

Peristiwa

Kebakaran di Kuala Tungkal, 14 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Peristiwa

Uang dan Rumah Hangus Terbakar

Peristiwa

Mobil Vaksin Milik Dinkes Tanjab Barat Terguling di Desa Terjun Gajah

Peristiwa

Sempat di Angkat Pelaku, Seorang Siswi Lolos Dari Dugaan Penculikan Begini Kronologinya

Peristiwa

Sebuah Ruko Semi Permanen di Pasar KM 2,5 Tebing Tinggi Terbakar

Peristiwa

Basarnas Temukan Nelayan Tenggelam di Perairan Kuala Kerang

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah Warga di Kuala Betara