mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Berita

Minggu, 9 Mei 2021 - 15:30 WIB

Festival Bedug Gema Membumi Polres Tanjab Barat, 10 Peserta Masuk Grand Final

Tanjab Barat – Arakan sahur merupakan salah satu tradisi budaya turun temurun yang ada Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang digelar setiap menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Namun, akibat merebaknya virus Corona membuat tradisi arakan sahur, selama dua tahun ini mulai di tiadakan.

Untuk tetap menjaga kearifan lokal tetap terlaksana dan menghindari kerumunan dimasa Pandemi Covid-19 serta tetap disiplin prokes. Polres Tanjab Barat punya cara tersendiri dalam mengemas arakan sahur di masa pandemi. Yaitu dengan menggelar festival bedug Gema Membumi (Gerakan Menyemarakkan Ramadhan Membangunkan Sahur dan Bersilaturahmi) secara virtual dibulan Ramadhan 1442 H / 2021 M.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro S.IK MH, bahwa digelarnya festival arakan sahur ini. Polres Tanjab Barat ingin mewadahi aspirasi dan menjaga tradisi budaya Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang pada pergelaran bulan ramadhan di luar pandemi menggelar festival arakan sahur.

“Karena ini pandemi tidak secara terbuka, secara offline juga kita gelar online. Mudah-mudahan ini terwadahi aspirasinya dan juga kreatifitasnya tetap terjaga dan yang paling penting tradisinya juga tetap terjaga,”ucap Kapolres. Sabtu (08/05/21) malam di gedung aula Kantor Bupati Tanjab Barat.

BACA JUGA  Puluhan Pjs Kades di Tanjab Barat Kembalikan Uang ke Kas Desa 

Tapi yang paling utama dan penting lagi kata Kapolres, menemukan sikap dan semangat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Berlomba menebarkan kebaikan di bulan suci ramadhan ini,itu yang terpenting, “ujarnya.

Selain itu Kapolres AKBP Guntur Saputro mengatakan yang mengikuti lomba festival bedug sahur virtual sebanyak 42 peserta.

“34 peserta dari kelompok RT mikro dan 8 dari Instasi yang ada di Kabupaten Tanjab Barat,”jelas Kapolres.

Dari 42 peserta festival bedug Gema Membumi, kata Kapolres yang lolos memasuki grand final ada 10 peserta.

“Masuk babak grand final lomba festival bedug ada 10 peserta,” sebutnya.

Iapun berharap kepada seluruh peserta dengan festival bedug ini sebagai tanda kekompakan dalam melestarikan budaya dan kompak dalam mencegah virus covid 19 di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

BACA JUGA  Terbuat Dari Kayu,Warga Berharap Dapat Bantuan Dari Pemerintah Daerah Tiang Listrik Baru

“Festival bedug sahur pertanda semangat kebangkitan dan kebersamaan Warga Tanjab Barat melawan dan mencegah virus Corona serta pukulan bedug menjadi tanda kemenangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat jelang hari raya Idhul Fitri,” tukasnya.

Adapun 10 peserta yang lolos masuk Grand Final Festival Bedug Polres Tanjab Barat diantaranya :

  • Remaja Masjid Agung.
  • Remaja Masjid Al Falah.
  • Remaja Masjid Al- Insan.
  • Remaja Masjid Darusallam.
  • Remaja Masjid Nurul Iman.
  • Remaja Masjid Ar Rahmah.
  • RT 02 Pemuda Kalimantan.
  • RT 13 Dan RT 15 Kel.Patunas.
  • RT 06 Barito Kel. Sungai Nibung.
  • RT 17 Kel. Tungkal II.

Acara grand final festival bedug Gema Membumi Polres Tanjab Barat secara virtual dihadiri oleh Bupati Tanjab Barat Drs H Anwar Sadat, M. Ag, Ketua DPRD Tanjab Barat H Abdullah, SE, Dandim 0419/ Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, Kapolres Tanjab Barat, Waka Polres Tanjab Barat,  Wakil Ketua Pengadilan Agama dan Dewan Juri Festival Bedug serta tamu undangan lainnya.

Tanjab Barat – Arakan sahur merupakan salah satu tradisi budaya turun temurun yang ada Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang digelar setiap menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Namun, akibat merebaknya virus Corona membuat tradisi arakan sahur, selama dua tahun ini mulai di tiadakan.

Untuk tetap menjaga kearifan lokal tetap terlaksana dan menghindari kerumunan dimasa Pandemi Covid-19 serta tetap disiplin prokes. Polres Tanjab Barat punya cara tersendiri dalam mengemas arakan sahur di masa pandemi. Yaitu dengan menggelar festival bedug Gema Membumi (Gerakan Menyemarakkan Ramadhan Membangunkan Sahur dan Bersilaturahmi) secara virtual dibulan Ramadhan 1442 H / 2021 M.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro S.IK MH, bahwa digelarnya festival arakan sahur ini. Polres Tanjab Barat ingin mewadahi aspirasi dan menjaga tradisi budaya Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang pada pergelaran bulan ramadhan di luar pandemi menggelar festival arakan sahur.

“Karena ini pandemi tidak secara terbuka, secara offline juga kita gelar online. Mudah-mudahan ini terwadahi aspirasinya dan juga kreatifitasnya tetap terjaga dan yang paling penting tradisinya juga tetap terjaga,”ucap Kapolres. Sabtu (08/05/21) malam di gedung aula Kantor Bupati Tanjab Barat.

Tapi yang paling utama dan penting lagi kata Kapolres, menemukan sikap dan semangat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Berlomba menebarkan kebaikan di bulan suci ramadhan ini,itu yang terpenting, “ujarnya.

Selain itu Kapolres AKBP Guntur Saputro mengatakan yang mengikuti lomba festival bedug sahur virtual sebanyak 42 peserta.

“34 peserta dari kelompok RT mikro dan 8 dari Instasi yang ada di Kabupaten Tanjab Barat,”jelas Kapolres.

Dari 42 peserta festival bedug Gema Membumi, kata Kapolres yang lolos memasuki grand final ada 10 peserta.

“Masuk babak grand final lomba festival bedug ada 10 peserta,” sebutnya.

Iapun berharap kepada seluruh peserta dengan festival bedug ini sebagai tanda kekompakan dalam melestarikan budaya dan kompak dalam mencegah virus covid 19 di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Festival bedug sahur pertanda semangat kebangkitan dan kebersamaan Warga Tanjab Barat melawan dan mencegah virus Corona serta pukulan bedug menjadi tanda kemenangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat jelang hari raya Idhul Fitri,” tukasnya.

Adapun 10 peserta yang lolos masuk Grand Final Festival Bedug Polres Tanjab Barat diantaranya :

  • Remaja Masjid Agung.
  • Remaja Masjid Al Falah.
  • Remaja Masjid Al- Insan.
  • Remaja Masjid Darusallam.
  • Remaja Masjid Nurul Iman.
  • Remaja Masjid Ar Rahmah.
  • RT 02 Pemuda Kalimantan.
  • RT 13 Dan RT 15 Kel.Patunas.
  • RT 06 Barito Kel. Sungai Nibung.
  • RT 17 Kel. Tungkal II.

Acara grand final festival bedug Gema Membumi Polres Tanjab Barat secara virtual dihadiri oleh Bupati Tanjab Barat Drs H Anwar Sadat, M. Ag, Ketua DPRD Tanjab Barat H Abdullah, SE, Dandim 0419/ Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, Kapolres Tanjab Barat, Waka Polres Tanjab Barat,  Wakil Ketua Pengadilan Agama dan Dewan Juri Festival Bedug serta tamu undangan lainnya.

Share :

Baca Juga

Berita

PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Selenggarakan Vaksinasi Gotong Royong Untuk 1200 Karyawan

Berita

Jelang MTQ Ke-50,Spanduk Pengetatan Masuk Kota Kuala Tungkal Terpasang

Berita

Bidik Pebisnis Eropa, Imigrasi Kukuhkan PARQ sebagai Duta Layanan Keimigrasian

Berita

Jumat Keliling Kapolres Tanjab Barat Himbau Jama’ah Patuhi Prokes

Berita

Menkumham RI Berikan Apresiasi dan Penghargaan Kepada Bupati Muaro Jambi

Berita

Kapolda Jadi Pemateri LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Jambi

Berita

Penumpang Mulai Berdatangan Melalui Pelabuhan RoRo Kuala Tungkal, Petugas Cek Surat Bebas Covid-19

Berita

Tim Kompas Anwar Sadat- Hairan Bagikan Ratusan Paket Takjil dan Masker