mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Saksikan Grand Final Arakan Sahur Online, Bupati:Arakan Sahur Secara Virtual Menjaga Tradisi turun temurun Festival Bedug Gema Membumi Polres Tanjab Barat, 10 Peserta Masuk Grand Final Sidak Pasar Angso Duo,Pj Gubernur Jambi: Jelang Idul Fitri Kesediaan Pangan Status Aman Sidak Pasar Dampingi PJ Gubernur, Kasiter Korem 042 Imbau Pedagang dan Pembeli Patuhi Prokes Semarakkan Bulan Ramadhan 1442H, Polres Tanjab Barat Gelar Festival Da’i Cilik

Home / Berita

Rabu, 28 April 2021 - 12:18 WIB

Hindari Larangan Mudik Lebaran, Pemudik Pulang Lebih Awal

TANJAB BARAT — Pemerintah telah membuat kebijakan dengan membuat larangan bagi siapa saja untuk tidak mudik lebaran.

Dengan diadakannya pengetatan peniadaan mudik 1442 hijriah yang belaku dari 22 April hingga 5 Mei ini, ternyata di manfaatkan oleh sejumlah masyarakat untuk melakukan mudik lebih awal.

Sejumlah masyarakat yang pulang kampung lebih awal ini, mengunakan jalur laut, yakni kapal KMP Satria Pratama yang tiba di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal.

Berdasarkan pantauan sejumlah penumpang yang datang kebanyakan adalah perkeluarga. Adapun barang bawaan yang di bawa juga cukup banyak. rata rata mereka datang dari Batam dengan tujuan untuk berkumpul dengan keluarga hingga lebaran nanti.

BACA JUGA  Ketua PKK Tanjab Barat Kunjungi Anak Kekurangan Gizi di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Salah seorang penumpang Fitrian menyebutkan bahwa, dirinya melakukan perjalan dari Batam ingin pulang kekampung halaman dan bertemu dengan keluarga yang ada di Pulau Kijang.

Ia menyebutkan bahwa, perjalanan pulangnya ini juga di lakukan untuk memanfaatkan masa pengetatan peniadaan mudik.

” Iya kita ini mau pulang ke Pulau Kijang, mau kumpul sama keluarga pas lebaran. Ini lebih awal kita balik, karena kalau tidak di awal nanti kan tanggal 6 Mei sudah di larang untuk mudik,” Ungkapnya.

hal senada juga diungkapkan oleh Melasari, penumpang dari Kapal KMP Satria Pratama dengan tujuan ke Pangkal Duri. Melasari menyebutkan bahwa tujuan pulang ini di lakukan karena ada anggota keluarga yang sakit.

BACA JUGA  GOW Tanjab Barat Adakan Kegiatan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Anak Cacat

Ia menuturkan sebetulnya merasa keberatan terkait dengan aturan larangan mudik. Karena menurutnya dengan aturan yang di keluarkan akan menyulitkan untuk bertemu dengan keluarga. Ia sendiri mengaku akan di Pangkalan Duri sampai dengan selesai lebaran.

” Iya ini kita harus rapid antigen dengan biaya Rp250 ribu. Ya keberatan sebetulnya dengan aturan yang ada, tapi mau gimana lagi. Ini balik karena ada keluarga yang sakit, sekalian juga kumpul keluarga pas lebaran. Balik nanti habis lebaran lah,” Pungkasnya

Share :

Baca Juga

Berita

Evaluasi Satgas Covid 19, Kapolres: Masker Terbukti Berguna Meminimalisir Masuknya Virus

Berita

Amir Sakib Dampingi Dirjend Perhubungan Darat Serahkan Bus Sekolah di Ponpes Baqiatush Shalihat

Berita

Penerimaan CPNS 2021 Belum Pasti, Pemkab Tanjabbar Kekurangan Tenaga Kesehatan dan Guru

Berita

Perkuat Imunitas Tubuh Di Masa Pandemi, Prajurit Korem 042/Gapu Binsik Lari Jalan

Berita

Organik Seskoad Gelar Screening Donor Plasma Konvalesen

Berita

Pemilihan RT Berlangsung Seru,Nur Hilmi Terpilih Sebagai Ketua RT 020 Patunas

Berita

Kodam Xlll/Merdeka Dirikan Dapur Umum Bantu Korban Banjir

Berita

Bupati Tanjab Barat dan Danrem 042 Gapu dan Resmikan Kantor Koramil 419-03/Tungkal Ilir