mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Polres Tanjab Barat Luncurkan Program Pelampung Polri Untuk Masyarakat di Pelosok Wabup Hairan Hadiri Peresmian Peluncuran Kapal Vaksinasi Program Pelampung Polri Percepat Penanganan Covid 19,Ketua Komisi II DPRD Dorong Pemkab Tanjab Barat Beli Mesin PCR Gunakan Trail, Dandim Tanjab Takluklan Bukit Tiga Puluh Pantau Wilayah Rawan Karhutla Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri

Home / Berita

Kamis, 14 Januari 2021 - 19:16 WIB

Ini Alasan Polres Tanjab Barat Hentikan Penyelidikan Meninggalnya NF Remaja Perempuan di Kuala Tungkal

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat menghentikan proses penyidikan terhadap kasus meninggalnya remaja perempuan secara mendadak dengan kondisi muntah darah yang terjadi pada Rabu malam (13/1).Adapun penghentian kasus ini atas keinginan dari pihak keluarga. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro saat di konfirmasi, Kamis (14/01/21).

Ia menyebutkan bahwa awalnya pihak keluarga menginginkan untuk di lakukan autopsi, namun akhirnya pihak keluarga meminta untuk tidak dilakukan autopsi.

“Awalnya pihak keluarga mau dilakukan autopsi, namun pagi tadi pihak keluarga meminta kepada kita untuk tidak di lakukan autopsi dengan alasan pihak keluarga sudah mengikhlaskan kejadian tersebut. Jadi atas permintaan keluarga,” ujar Kapolres.

Sebelumnya diberitakan bahwa warga RT 16 Kelurahan Tungkal II Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat di gegerkan dengan kabar seorang perempuan muda berusia sekitar 16 yang meninggal dunia secara mendadak. Korban di ketahui meninggal dunia pada Rabu sore (13/01/21) sekira pukul 16.00 WIB.

BACA JUGA  Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal Meningkat

Informasi yang di terima dari Ketua RT 16, Tunani diketahui korban berinisial NF. Korban diketahui pada sore hari dijemput oleh seorang laki-laki yang diketahui merupakan pacar korban.

Namun, tidak berselang lama, pacar korban memberikan kabar kepada keluarga korban bahwa korban sudah meninggal dunia.

Selanjutnya, dari hasil penyelidikan pihak kepolisian dengan meminta sejumlah keterangan, baik dari pihak keluarga maupun teman dekat korban. Termasuk dengan hasil olah TKP dan visum dari rumah sakit, secara pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan.

“Jadi dugaan tindakan kekerasan berdasarkan visum luar yang dilakukan tidak di temukan kekerasan fisik. Untuk darah yang muncul berdasarkan keterangan dokter itu berasal dari dalam tubuh,” jelasnya.

“Sementara untuk hasil penyelidikan dari awal korban pergi bersama teman dekatnya kemudian makan bubur ayam, kemudian juga sampai di Gudang, keterangan teman dekatnya sinkron, artinya belum di temukan indikasi yang mengarah pada dugaan tindak pidana,” tambah Guntur.

BACA JUGA  Polisi Amankan Seorang Warga Pembakar Lahan Seluas 2 Hektar

Disisi lain, kata Kapolres terkait dengan penyebab kematian dari korban belum diketemukan. Berdasarkan keterangan dari dokter Visum, untuk mengetahui penyebab kematian harus di lakukan autopsi.

“Sementara pihak keluarga tidak ingin di lakukan autopsi. Penyidik bisa lakukan autopsi tanpa persetujuan pihak keluarga, jika memang di penyelidikan awal di temukan adanya indikasi yang mengarah pada tindak pidana,” ucapnya.

“Namun, dari penyidikan awal juga belum ditemukan adanya indikasi tindak pidana. Korban juga berdasarkan keterangan saksi (teman dekat korban), korban ditemukan di kamar mandi dan dalam kondisi masih sadar, pada saat sadar korban hanya meminta untuk diambilkan HP nya yang jatuh, yang kemudian korban langsung dibawa ke rumah sakit,”pungkasnya

Share :

Baca Juga

Berita

Organik Seskoad Gelar Screening Donor Plasma Konvalesen

Berita

Pelaksanaan Ibadah Haji, Kemenag Tanjabbar Tunggu Petunjuk Kemenag RI

Berita

Serah Terima Jabatan Komandan Resimen Mahasiswa Satuan 010 STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Tahun 2021

Berita

Hindari Larangan Mudik Lebaran, Pemudik Pulang Lebih Awal

Berita

Kinerja Disperkim Tanjab Barat di Pertanyakan, Warga Protes di Duga Pembangunan Jalan Tidak Sesuai DPA

Berita

PT LPPPI Salurkan Oksigen Medis Untuk Rumah Sakit di Provinsi Jambi

Berita

Kodam Xlll/Merdeka Dirikan Dapur Umum Bantu Korban Banjir

Berita

Kompak Tri Pilar Blusukan di Desa Pembengis Bagikan Sembako dan Hewan Peliharaan Ternak