mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tingkatkan Pelayanan Publik, Dishub Tanjabbar Hadirkan Inovasi Layanan Berbasis Digital  Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal

Home / Pendidikan

Rabu, 24 Agustus 2022 - 21:31 WIB

Kondisi SDN 13 Dusun Kebun Rusak, Ini Kata Disdikbud Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Beberapa waktu lalu, anggota DPRD Tanjab Barat Hamdani melakukan peninjauan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Dusun Kebun, Kecamatan Batang Asam,yang kondisinya rusak parah.

Dalam tinjauan tersebut, ia meminta agar pemerintah dan instansi terkait segera memperbaiki sekolah dasar itu agar kedepan para murid dan guru dapat melakukan proses belajar mengajar dengan nyaman tanpa adanya kekhawatiran.

Terkait hal itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanjab Barat, Dahlan saat dikonfirmasi, ia menjelaskan bahwa pihaknya hingga saat ini telah melakukan inventarisir setiap sekolah terutama SD dan SMP Negeri yang mengalami kerusakan yang cukup parah.

Hanya saja kata Dahlan, ada sejumlah pihak sekolah tidak memasuk kan data kerusakan sekolah kedalam Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

BACA JUGA  46 Kasus Lakalantas, AKP Devita Himbau Pengendara Patuhi Lalin

“Kita selalu inventarisir semua laporan kerusakan sekolah untuk dilakukan perbaikan, makanya dilihat dulu sejauh mana kerusakan nya baru bisa dianggarkan. Sebenarnya saya selalu bilang kepada Kepala Sekolah dan Operator bahwa data Dapodik itu dibenahi kerusakan sekolah harus sesuai dengan poto.” Jelasnya.

“Nah kebanyakan sekolah ini memasukkan kerusakan ke data dapodik tanpa poto contohnya kerusakan sekolah 90 persen, tetapi pas dimasukkan nya ke dapodik potonya sekolahan nya masih bagus, nah itu tidak paskan kadang tidak lengkap.” Tambahnya.

Ia menuturkan, jika sekolah yang bersangkutan telah mengunggah ke Dapodik pihaknya baru akan menginventarisir dari kerusakan tersebut, untuk selanjutnya akan dilakukan perbaikan sesuai dengan tingkat kerusakan sekolah dan menganggarkan dengan dana APBD Perubahan atau DAK (Dana Alokasi Khusus) maupun Dana Balai.

BACA JUGA  Kemenkumham Salurkan Bansos 46.615 Paket Sembako dan Dansos 700 Juta Untuk Masyarakat Terdampak Pandemi.

“Kalau lah masih sanggup ya kita perbaiki sendiri, tapi kalau dana DAK kerusakan nya 60 persen kebawah tetapi untuk sekolah yang rusak parah diatas 60 persen menggunakan dana Balai PU Pusat jadi sekolah itu dirobohkan nya semua bangun yang baru itu mereka lah yang atur semua bukan di kita lagi.” Tuturnya.

“Saat ini kita sudah menganggarkan juga untuk kursi di anggaran Perubahan walaupun tidak semua sekolah kita anggarkan, secara global saja sesuai kebutuhan dan kekuatan anggaran daerah kita sendiri.” Pungkasnya.(*#)

TANJAB BARAT – Beberapa waktu lalu, anggota DPRD Tanjab Barat Hamdani melakukan peninjauan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 Dusun Kebun, Kecamatan Batang Asam,yang kondisinya rusak parah.

Dalam tinjauan tersebut, ia meminta agar pemerintah dan instansi terkait segera memperbaiki sekolah dasar itu agar kedepan para murid dan guru dapat melakukan proses belajar mengajar dengan nyaman tanpa adanya kekhawatiran.

Terkait hal itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanjab Barat, Dahlan saat dikonfirmasi, ia menjelaskan bahwa pihaknya hingga saat ini telah melakukan inventarisir setiap sekolah terutama SD dan SMP Negeri yang mengalami kerusakan yang cukup parah.

Hanya saja kata Dahlan, ada sejumlah pihak sekolah tidak memasuk kan data kerusakan sekolah kedalam Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

“Kita selalu inventarisir semua laporan kerusakan sekolah untuk dilakukan perbaikan, makanya dilihat dulu sejauh mana kerusakan nya baru bisa dianggarkan. Sebenarnya saya selalu bilang kepada Kepala Sekolah dan Operator bahwa data Dapodik itu dibenahi kerusakan sekolah harus sesuai dengan poto.” Jelasnya.

“Nah kebanyakan sekolah ini memasukkan kerusakan ke data dapodik tanpa poto contohnya kerusakan sekolah 90 persen, tetapi pas dimasukkan nya ke dapodik potonya sekolahan nya masih bagus, nah itu tidak paskan kadang tidak lengkap.” Tambahnya.

Ia menuturkan, jika sekolah yang bersangkutan telah mengunggah ke Dapodik pihaknya baru akan menginventarisir dari kerusakan tersebut, untuk selanjutnya akan dilakukan perbaikan sesuai dengan tingkat kerusakan sekolah dan menganggarkan dengan dana APBD Perubahan atau DAK (Dana Alokasi Khusus) maupun Dana Balai.

“Kalau lah masih sanggup ya kita perbaiki sendiri, tapi kalau dana DAK kerusakan nya 60 persen kebawah tetapi untuk sekolah yang rusak parah diatas 60 persen menggunakan dana Balai PU Pusat jadi sekolah itu dirobohkan nya semua bangun yang baru itu mereka lah yang atur semua bukan di kita lagi.” Tuturnya.

“Saat ini kita sudah menganggarkan juga untuk kursi di anggaran Perubahan walaupun tidak semua sekolah kita anggarkan, secara global saja sesuai kebutuhan dan kekuatan anggaran daerah kita sendiri.” Pungkasnya.(*#)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Prodi HTN STAI AN-Nadwah Kuala Tungkal Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru

Pendidikan

Ke Provinsi Jambi Kemendikbudristek Akan Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Pelajar

Pendidikan

Puluhan Tahun Tidak Tersentuh Pembangunan, Bupati Tanjabbar Resmikan Gedung Baru SDN 29 Pasar Senin

Pendidikan

Terdata Puluhan Fasilitas Sarana SD dan SMP di Tanjab Barat Mengalami Rusak

Pendidikan

Kasi Kelembagaan dan Sapras Dinas Pendidikan Provins Jambi Optimis Pembangunan Gedung SMAN 2 Tanjab Barat Akan Rampung

Pendidikan

Sistem Pendaftaran PPDB Online SMAN 1 Kuala Tungkal Terkendala Pemahaman Titik Koordinat

DPRD

Tinjau Sekolah Rusak,Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat Minta Instansi Terkait Mengecek Langsung

Pendidikan

Diduga Pembangunan SDN 83 Desa Mekar Tanjung Terbengkalai,Kades Kecewa