mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Himbau Kegiatan Keagamaan Pengajian Boleh Dilaksanakan Asal Mengedapankan Protokol Kesehatan H- 1 Sampai hari Ke 3 Ramadhan Tidak Ada Lonjakan Penumpang Wabup Tanjab Barat Bersama Dandim 0419/Tanjab Tetap Tinjau Lokasi TMMD di Tengah Derasnya Hujan Amankan 16 Paket Narkotika, Mantan Napi di Tangkap Polisi Penjual Petasan Diamankan Satgas Tindak dan Satgas Preventif Ops Pekat I Siginjai 2021

Home / Daerah

Jumat, 18 September 2020 - 18:30 WIB

Lihat Keadaan Jumadil Bocah Gizi Buruk, Tim Kartini UAS Teteskan Air Mata

GAMBAR : Hj. Fadhilah istri Drs. H.Anwar Sadat, M.Ag bersama Tim Kartini Ketika Jenguk Muhammad Jumadil Ardiansyah menderita gizi buruk.

GAMBAR : Hj. Fadhilah istri Drs. H.Anwar Sadat, M.Ag bersama Tim Kartini Ketika Jenguk Muhammad Jumadil Ardiansyah menderita gizi buruk.

TANJAB BARAT – Seperti tak mengenal lelah, Hj. Fadhilah istri dari Bakal Calon Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H.Anwar Sadat, M.Ag setiap hari selalu dibanjiri undangan pengajian dari masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Tidak jarang usai pengajian Hj. Fadhilah selalu diajak ibu-ibu pengajian untuk menyambangi warga yang sedang mendapatkan kesusahan atau musibah.

Seperti Jumat (18/09) ini istri Anwar Sadat ini menyambangi seorang anak berusia 10 tahun bermana Muhammad Jumadil Ardiansyah di RT 18 Gang Delima, Kelurahan Tungkal Harapan yang menderita gizi buruk dengan kondisi memprihatinkan.

Muhammad Jumadil Ardiansyah diketahui sudah selama 9 tahun menderita sakit akibat gizi buruk dan hanya terbaring lemah ditempat tidur.

BACA JUGA  WFC Kuala Tungkal Ganti Nama ‘Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam’

Menurut penuturan Mega Sari Astuti, ibu Jumadil menyebutkan bahwa anaknya ini sejak umur 11 bulan menderita gizi buruk.

“Sejak umur 11 bulan, anak saya ini awalnya panas tinggi dan terus menderita sakit sampai umurnya 10 tahun saat ini,” ujar Mega.

Ia menceritakan sejak mengalami sakit anaknya sudah sering melakukan perobatan baik itu puskemas maupun berobat kampung.

“Sejak dua tahun terakhir ini tidak ada perobatan dikarenakan tidak punya biaya,” ucap mega sambil mengelus kepala anaknya.

Melihat kondisi itu, Hj. Fadhilah tak hanya merasa prihatin dan sedih ia pun meneteskan ari matanya bersama ibu bocah sambil memegang susu botol.

Ia juga membacakan do’a untuk kesembuhan Jumadil serta juga mengajarkan bacaan do’a kepada ibu sang bocah agar diberikan ketenangan hati.

BACA JUGA  Kodam Xlll/Merdeka Dirikan Dapur Umum Bantu Korban Banjir

“Semoga kedua orang tua Jumadil diberikan ketabahan hati dan kesabaran sama Allah SWT, saya hanya bisa membantu mendoakan kesembuhan pada anak ini,” ucap Hj. Fadhilah yang akrab di panggil Ummi ini.

Beberapa kali Hj. Fadhilah berserta Tim Kartini ini mengusap air mata lantaran prihatin melihat kondisi Jumadil. Tubuh bocah 10 tahun ini melengkung, tak bisa duduk apalagi berdiri.

Salah seorang Tim Kartini UAS dan juga seorang ibu mengatakan, dirinya merasa sedih melihat keadaan Jumadil, yang hanya bisa terbaring tanpa bisa menggerakkan badannya, cuma bisa mengerakan kedua bola matanya.(#TJ)

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Bila Terpilih, Al Haris Siap Majukan Sungai Gelam dengan Sport Center

Tanjab Barat

Ali Imron: Alhamdulillah Data C1 Media Center Anshar Persis Sama Hasil Rekapitulasi Data KPU

Tanjab Barat

Bundaran Air Mancur WFC Kotor, TNI-Polri dan Mahasiswa Turun Tangan

Tanjab Barat

Bawaslu : Belum Ada Pelanggaran Kampanye di Pilkada Tanjabbar

Tanjab Barat

Bupati Ingatkan PNS Jaga Netralitas di Pilkada

Tanjab Barat

Sebanyak 11. 435 KPM di Tanjab Barat Terima BSB Program PKH

Tanjab Barat

Dilantik Kapolres, Dua Polwan Ini Jabat Kasat Lantas dan Narkoba di Polres Tanjabbar

Tanjab Barat

Kepada 305 Wisudawan STAI An-Nadwah, Bupati Safrial Pesan Begini