mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara, Perkuat Pelayanan Dasar Terpadu untuk Masyarakat Bupati Anwar Sadat Tinjau Dermaga Apung Rusak di Tanjung Senjulang, Perbaikan Segera Dimulai Disertasi Doktor di UI Angkat Tanjabbar sebagai Model Sawit Berkelanjutan, Bupati Anwar Sadat Dorong Hilirisasi Berbasis Riset Asap Pembakaran Tempurung Dikeluhkan Warga, Camat Bram Itam Tegaskan Pelaku Usaha Wajib Patuhi Surat Edaran Bupati Asap Pembakaran Tempurung Kelapa Diduga Cemari Permukiman, Warga Desa Kemuning Keluhkan Sesak Napas

Home / DPRD

Rabu, 18 Mei 2022 - 16:33 WIB

Limbah PDAM Tirta Pengabuan Resahkan Masyarakat,Komisi II DPRD Tanjab Barat Panggil Pihak Terkait

TANJAB BARAT – Limbah endapan berupa lumpur dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Pengabuan yang mengalir diwilayah kilometer 06, Desa Talangmakmur, Kecamatan Tebingtinggi, Tanjab Barat meresahkan masyarakat sekitar.

Pasalnya, pembuangan endapan air ini mengalir keperkebunan masyarakat yang mengakibatkan sejumlah kebun masyarakat di Desa Talangmakmur terendam banjir, dan tak sedikit pula tanaman sawit milik warga menjadi rusak.

Kepala Desa Talangmakmur, Aminah mengatakan luapan limbah PDAM Tirta Pengabuan ini sudah terjadi sejak bulan Juli 2021 lalu sehingga banyak kebun warga yang mengalami banjir dan rusak akibat pembuangan limbah tersebut.

“Masyarakat merasa rugi akibat dampak limbah PDAM banyak perkebunan warga rusak, belum lagi disaat hari hujan sehingga merendam perkebunan warga.” Kata Kades saat melaksanakan rapat dengar pendapat bersama anggota Komisi II DPRD Tanjab Barat. Selasa, (17/05/22).

BACA JUGA  Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Pra Musrenbang Kecamatan Kuala Betara

Ia meminta kepada pihak terkait agar masalah ini segera dituntaskan dan mencari solusi agar dampak yang ditimbulkan tidak terjadi lebih meluas merusak mata pencaharian warganya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Tanjab Barat, Tubagus Satria Ryan Hermawan mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil rapat komisi ini pihaknya dalam waktu dekat bersama dinas terkait akan turun kelokasi melakukan peninjauan terhadap dampak kerusakan dari limbah PDAM tersebut.

BACA JUGA  Momentum Hari Lahir Pancasila, DPRD Tanjabbar Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Gotong Royong

“Kami nanti dari komisi II akan mengadakan turun kelapangan untuk mengecek langsung kondisi limbah PDAM dan kondisi kebun masyarakat yang terdampak, kami akan mengundang OPD terkait untuk meninjau dilapangan.” Ungkapnya.

Mengenai langkah yang akan diambil, Politisi PDI-Perjuangan ini menambahkan bahwa pihaknya akan berkoodinasi terlebih dahulu bersama OPD terkait mencari solusi.

“Terkait hal ini kita akan berkoodinasi dulu dengan pihak PU, tidak bisa secara instan, apakah limbah endapan itu diolah kembali atau kita buatkan saluran pembaungan nya. Yang pasti kita akan kawal permasalahan ini untuk kesejahteraan masyarakat.” Tandasnya.(*#)

TANJAB BARAT – Limbah endapan berupa lumpur dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Pengabuan yang mengalir diwilayah kilometer 06, Desa Talangmakmur, Kecamatan Tebingtinggi, Tanjab Barat meresahkan masyarakat sekitar.

Pasalnya, pembuangan endapan air ini mengalir keperkebunan masyarakat yang mengakibatkan sejumlah kebun masyarakat di Desa Talangmakmur terendam banjir, dan tak sedikit pula tanaman sawit milik warga menjadi rusak.

Kepala Desa Talangmakmur, Aminah mengatakan luapan limbah PDAM Tirta Pengabuan ini sudah terjadi sejak bulan Juli 2021 lalu sehingga banyak kebun warga yang mengalami banjir dan rusak akibat pembuangan limbah tersebut.

“Masyarakat merasa rugi akibat dampak limbah PDAM banyak perkebunan warga rusak, belum lagi disaat hari hujan sehingga merendam perkebunan warga.” Kata Kades saat melaksanakan rapat dengar pendapat bersama anggota Komisi II DPRD Tanjab Barat. Selasa, (17/05/22).

Ia meminta kepada pihak terkait agar masalah ini segera dituntaskan dan mencari solusi agar dampak yang ditimbulkan tidak terjadi lebih meluas merusak mata pencaharian warganya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Tanjab Barat, Tubagus Satria Ryan Hermawan mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil rapat komisi ini pihaknya dalam waktu dekat bersama dinas terkait akan turun kelokasi melakukan peninjauan terhadap dampak kerusakan dari limbah PDAM tersebut.

“Kami nanti dari komisi II akan mengadakan turun kelapangan untuk mengecek langsung kondisi limbah PDAM dan kondisi kebun masyarakat yang terdampak, kami akan mengundang OPD terkait untuk meninjau dilapangan.” Ungkapnya.

Mengenai langkah yang akan diambil, Politisi PDI-Perjuangan ini menambahkan bahwa pihaknya akan berkoodinasi terlebih dahulu bersama OPD terkait mencari solusi.

“Terkait hal ini kita akan berkoodinasi dulu dengan pihak PU, tidak bisa secara instan, apakah limbah endapan itu diolah kembali atau kita buatkan saluran pembaungan nya. Yang pasti kita akan kawal permasalahan ini untuk kesejahteraan masyarakat.” Tandasnya.(*#)

Share :

Baca Juga

DPRD

Bupati Tanjab Barat Hadiri Rapat Paripurna DPRD Dengan Agenda Laporan Panitia Khusus 

DPRD

DPRD dan Pemkab Tanjab Barat Tandataganin Nota Raperda RTRW dan RPJPD Tahun 2025- 2045

DPRD

Hadiri Penyambutan Anwar Sadat – Katamso, Ketua DPRD Tanjabbar Nyatakan Dukung Penuh Kepemimpinan Baru

DPRD

Ketua DPRD Tanjabbar bersama Tim Banggar dan TAPD Tinjau Tanah Keterpakaian di RSUD Suryah Khairuddin

DPRD

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna, Laporan Badan Anggaran dan Penandatanganan Nota Rancangan KUA dan PPAS Tahun 2024

DPRD

PAW Anggota DPRD Tanjabbar Masa Jabatan 2024-2029 di Ambil Sumpah Janji di Paripurna

DPRD

Ketua DPRD Pinta Pemkab Segera Usulkan Terkait Pengembangan Ekowisata Hutan mangrove

DPRD

Paripurna Pertama, DPRD Tanjabbar Dengarkan Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun 2024