mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Kebutuhan BBM Jenis Solar Terpenuhi, Nelayan Kuala Tungkal Mulai Melaut Jual Beli Jabatan,Kabag Prokopim Setda Tanjabbar:Masyarakat Jangan Terpancing Berbagai Isu Pemkab Tanjab Barat Kembangkan Batik Bermotif Lokal Bupati Tanjab Barat Terima Piagam Opini WTP Dari Kepala Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi Majelis Raudatul Jannah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Perdana

Home / Berita

Selasa, 26 Januari 2021 - 12:20 WIB

Ombak Berpotensi 2,5 Meter,HNSI Tanjab Barat Minta Instansi Terkait Beri Solusi Kepada Nelayan

TANJAB BARAT – Gelombang tinggi di wilayah Pesisir Timur Provinsi Jambi di prediksi masih akan terus berlangsung hingga Februari 2021.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabbar, Zulfikri, saat di konfirmasi.

Ia menyebutkan bahwa hingga Februari potensi gelombang tinggi masih terjadi. Hal ini juga diimbangi dengan curah hujan yang masih sering terjadi dan disertai angin.

Ia menyebut bahwa gelombang tinggi berpotensi terjadi dengan ketinggian 1 sampai 2,5 meter.

“Saat ini masih ancaman tinggi gelombang patut di waspadai bagi para nelayan yang sedang melaut serta peluang hujan sampai februari masih berpotensi dari sedang sampai lebat sementara untuk peluang tinggi gelombang ini ya sepanjang nelayan beraktivitas di pesisir timur ini tinggi gelombang harus di waspadai antara satu sampai dua setengah meter. Jadi nelayan memang harus waspada,” katanya.

BACA JUGA  Pemilihan RT Berlangsung Seru,Nur Hilmi Terpilih Sebagai Ketua RT 020 Patunas

Terkait hal tersebut ketua HNSI kabupaten Tanjung Jabung barat, Syufrayogi Syaiful meminta kepada instansi terkait agar segera memberi solusi kepada para nelayan yang ingin melaut akan tetapi gelombang di laut sangat tinggi.

“Masalah cuaca ini ya kita minta kepada dinas terkait bisa memberikan solusinya artinya meminta kepada nelayan jangan melaut dulu, dan kasih solusi terkait ketika mereka tidak melaut” ujar yogi.

BACA JUGA  Pemkab Tanjab Barat Terima Penghargaan KLA Pratama dari Kementrian PPPA

Yogi menyebut kalau cuaca saat ini berubah berubah, paling tidak kita menjaga keselamatan terlebih dahulu, dan tunggu agar cuaca bagus.

“Faktor alam ini sungguh berubah-berubah yang terpenting keselamatan itu yang harus kita jaga”ungkapnya.

Lebih lanjut ketua HNSI akan segera berkordinasi dengan dinas terkait masalah cuaca di laut yang membuat para nelayan enggan melaut.

“Kita akan kolaborasi sama-sama dan kita cari jalannya,semoga ini cepat terselesaikan,”tandasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Polisi Tangkap Seorang DPO Kasus Penyeludupan Baby Lobster di Kuala Indah

Berita

GOW Tanjab Barat Adakan Kegiatan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Anak Cacat

Berita

Pelantikan Dua Srikandi Akan Dilaksanakan di DPRD Tanjab Barat

Berita

Hilang Selama Dua Hari Nenek Berusia 82 di Temukan 1 Kilometer Dari Rumahnya

Berita

Diskoperindag Tanjab Barat Luncurkan Program Pemerataan Alokasi Gas LPG 3 Kilogram

Berita

PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Selenggarakan Vaksinasi Gotong Royong Untuk 1200 Karyawan

Berita

Ketua PKK Tanjab Barat Kunjungi Anak Kekurangan Gizi di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Berita

Bupati Tanjab Barat Bersama Kapolda Jambi Berikan Penghargaan kepada Relawan KMPA dan Bantuan Sosial
error: Content is protected !!