mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Serah Terima Jabatan Komandan Resimen Mahasiswa Satuan 010 STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Tahun 2021 Bupati Buka Muskab V Kadin Tanjab Barat Launching Aliran Listrik Kecamatan Seko, Bupati  Anwar Sadat : Alhamdulillah Impian Masyarakat Terwujudkan Bupati Berikan Nasihat Siswa SMAN 1 Tanjab Barat yang Terlibat Acara “The Class Of 21 Great Party” Acara ‘The Class Of 21 Great Party Siswa SMA N 1 Tanjabbar Berbuntut Panjang, Polisi Lakukan Pemeriksaan Terhadap EO 

Home / Pemerintahan

Selasa, 16 Februari 2021 - 15:25 WIB

Pelantikan Kepala Daerah Februari 2021 Secara Virtual

TANJAB BARAT – Pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2020 lalu kembali ditunda dari sebelumnya akan dilantik pada 17 Februari.

Mengingat tanggal tersebut adalah akhir masa jabatan kepala daerah yang dilantik pada 2016 lalu. Termasuk di dalamnya Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat.

Informasi terbaru tanggal perkiraan pelaksanaannya, sekitar 25 atau 26 Februari 2021. Pelantikan akan dilakukan secara virtual ini tidak termasuk daerah yang hasil pilkadanya masih berproses di Mahkamah Konstitusi.

Keputusan mengenai penundaan itu, disampaikan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik, Senin (15/02/21) siang.

Dirjen Otda menyampaikan itu dalam rapat video conference bersama perwakilan dari seluruh pemerintah daerah pelaksana Pilkada.

BACA JUGA  Al Haris Kirim Ramuan Daun Sungkai untuk Kesembuhan Bupati Masnah

“Jadi prinsipnya pelantikan tidak tanggal 17, tapi mundur kira-kira akhir bulan. Tanggalnya menyusul. Alasannya, menunggu putusan sela MK tanggal 15-17 Februari ini,” ujar Akmal.

Akmal Malik mengungkapkan, kepala daerah yang habis masa jabatannya pada Bulan Februari 2021 ini ada sebanyak 207 daerah. Untuk kepala daerah terpilih, selain yang berproses di MK, akan dilantik pada tanggal 25-26 Februari 2021.

Untuk pelantikan bupati/wakil bupati, atau walikota dan wakil walikota akan dilakukan oleh Gubernur.  Pejabat gubernur jika masih kosong, maka akan dilantik oleh Mendagri.

Lebih jauh Dirjen Otda jelaskan, kepala daerah yang sengketa pilkadanya disetop Mahkamah Konstitusi, pelantikannya akan dilakukan bersamaan.

BACA JUGA  Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal Meningkat

“Kalau sengketanya dilanjutkan oleh MK, maka nanti akan dilantik belakangan,” katanya.

Akmal Malik menambahkan, untuk kepala daerah yang habis masa jabatannya pada Februari dan masih berproses di MK, maka pelantikannya akan diserentakkan pada bulan April bersamaan dengan kepala daerah yang habis masa tugasnya bulan Maret dan April.

“Kepala Daerah yang habis masa tugasnya bulan Maret ada 13 daerah, sedang yang habis pada bulan April ada 17 daerah. Sedang untuk kepala daerah yang habis masa tugasnya pada bulan Mei (11 daerah), Juni (17 daerah), Juli (satu daerah) dan September (dua daerah), waktunya akan ditentuan kemudian,” tandasnya.(#4R)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Serta Ketua PKK Sambangi Nenek Hidup Sebatangkara Berikan Sembako dan Kartu Berobat Gratis

Pemerintahan

Anwar Sadat – Hairan Akan di Lantik Akhir Februari

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Acara Hari Air Dunia Ke 29 di Kecamatan Batang Asam

Pemerintahan

Jelang Pelantikan Anwar Sadat-Hairan, Ucapan Selamat Menghiasi Kantor dan Rumah Dinas Bupati

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Minta Tim Gugus Tugas Covid-19 Tindak Tegas Pelanggar Prokes

Pemerintahan

Buka TC MTQ Tahap I, Bupati Targetkan Tanjab Barat Juara Umum

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Cek Kondisi Jalan dan Jembatan Dalam Kota yang Rusak Parah

Pemerintahan

Bupati Serahkan 146 SK Pengangkatan PNS Pemkab Tanjab Barat