mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tingkatkan Pelayanan Publik, Dishub Tanjabbar Hadirkan Inovasi Layanan Berbasis Digital  Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal

Home / Pembangunan

Selasa, 10 Mei 2022 - 20:49 WIB

Pembangunan Kantor UPTD Samsat Tanjab Barat Belum di Fungsikan Sudah Mengalami Kerusakan

TANJAB BARAT – Pembangunan pengerjaan proyek yang dilaksanakan oleh dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemerintah Provinsi Jambi dengan nama proyek lanjutan pembangunan gedung kantor UPTB PPD Tanjung Jabung Barat tahun 2021 diduga dikerjakan dengan asal-asalan.

Hal tersebut terlihat dari pantauan di lapangan, pada Selasa (10/05/22) kemarin banyak kerusakan hingga keretakan keretakan yang terlihat jelas di sekeliling bangunan.

Padahal bangunan yang didanai negara tersebut jumlah kontraknya sangat fantastis mencapai 6,1 miliar dan sama sekali belum difungsikan sejak selesai dikerjakan,Itu diduga dikarenakan pihak pengerja dengan nama CV linas konstruksi dan konsultan supervisi CV Bosco consultant mengerjakannya tidak maksimal.

BACA JUGA  MK Putuskan Sistem Pemilu Tetap Terbuka, AHY: Wujud Keadilan yang Memihak Kedewasaan Demokrasi

Menanggapi hal tersebut, kepala unit Samsat Tanjung Jabung Barat, Teddy Pribadi menyebut jika pihaknya tidak mempunyai kapasitas terkait pembangunan nya.

” Kita tidak punya kapasitas, kita cuma unit. Itu provinsi yang ngatur.” Ujarnya.

Diakuinya, memang sampai saat ini sejak selesai dibangun pihaknya belum menempati bangunan tersebut.

” Belum kita tempati, karena belum ada perintah. Karena kita menunggu perintah dari Jambi, ” Katanya.

BACA JUGA  Malam Resepsi Kenegaraan, Bupati Tanjabbar Serukan Kebangkitan Nasional

Ia mengatakan, bangunan yang telah menghabiskan anggaran milyaran rupiah tersebut dianggap nya masih banyak kekurangan.

” Yang pasti kita belum siap untuk menepati karena agak ngeri, Cuma kalau disuruh nempati, siap tidak siap harus di tempati,” Ungkapnya.

Disinggung dengan ada retak retak dibagian bangunannya, Teddy tidak berani berkomentar lebih jauh. Menurutnya itu pihak Provinsi lah nantinya berkordinasi dengan dinas PUPR Provinsi Jambi.

“Kita mengaku kecewa lah, karena pembangunan nya belum difungsikan kondisi nya sudah banyak yang  retak retak.” Pungkasnya.(*#)

TANJAB BARAT – Pembangunan pengerjaan proyek yang dilaksanakan oleh dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemerintah Provinsi Jambi dengan nama proyek lanjutan pembangunan gedung kantor UPTB PPD Tanjung Jabung Barat tahun 2021 diduga dikerjakan dengan asal-asalan.

Hal tersebut terlihat dari pantauan di lapangan, pada Selasa (10/05/22) kemarin banyak kerusakan hingga keretakan keretakan yang terlihat jelas di sekeliling bangunan.

Padahal bangunan yang didanai negara tersebut jumlah kontraknya sangat fantastis mencapai 6,1 miliar dan sama sekali belum difungsikan sejak selesai dikerjakan,Itu diduga dikarenakan pihak pengerja dengan nama CV linas konstruksi dan konsultan supervisi CV Bosco consultant mengerjakannya tidak maksimal.

Menanggapi hal tersebut, kepala unit Samsat Tanjung Jabung Barat, Teddy Pribadi menyebut jika pihaknya tidak mempunyai kapasitas terkait pembangunan nya.

” Kita tidak punya kapasitas, kita cuma unit. Itu provinsi yang ngatur.” Ujarnya.

Diakuinya, memang sampai saat ini sejak selesai dibangun pihaknya belum menempati bangunan tersebut.

” Belum kita tempati, karena belum ada perintah. Karena kita menunggu perintah dari Jambi, ” Katanya.

Ia mengatakan, bangunan yang telah menghabiskan anggaran milyaran rupiah tersebut dianggap nya masih banyak kekurangan.

” Yang pasti kita belum siap untuk menepati karena agak ngeri, Cuma kalau disuruh nempati, siap tidak siap harus di tempati,” Ungkapnya.

Disinggung dengan ada retak retak dibagian bangunannya, Teddy tidak berani berkomentar lebih jauh. Menurutnya itu pihak Provinsi lah nantinya berkordinasi dengan dinas PUPR Provinsi Jambi.

“Kita mengaku kecewa lah, karena pembangunan nya belum difungsikan kondisi nya sudah banyak yang  retak retak.” Pungkasnya.(*#)

Share :

Baca Juga

Pembangunan

Awal Pekerjaan Jalan Setapak Beton Asal Asalan, Dewan Minta Kontraktor Bertanggungjawab

Pembangunan

Lakukan Pemadaman,PLN ULP Kuala Tungkal Akan Evakuasi Beban dari GI Sabak ke GI Kuala Tungkal

Pembangunan

Merasa Terzolimi, Rekanan CV Mitra Pengabuan Meradang Bakal Pidanakan Pokja Tanjab Barat

Pembangunan

Pembangunan Pekerjaan Proyek Setapak Beton Dinas Perkim Diduga di Kerjakan Asal Jadi

Pembangunan

Dana Alokasi Umum Kelurahan Tungkal Harapan Diduga Hilang

Pembangunan

UPTD Samsat Tanjab Barat Minta Masyarakat Manfaatkan Moment Pemutihan PKB Untuk Bayar Pajak

Pembangunan

Tidak Sesuai Harapan Masyarakat, Pekerjaan Peningkatan Jalan CV Lily Jadi Sorotan Anggota DPDR Tanjab Barat

Pembangunan

Bupati UAS Tinjau Pembangunan Infrastruktur Jalan di Sejumlah Titik