mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim Uang Rp6 Juta dan HP Hilang Saat Dirawat di RSUD Sungai Bahar, Keamanan Pasien Jadi Sorotan Hamdani Tutup Festival Hari Santri 2026 di Tungkal Ulu, Pesan Santri Jaga Akhlak dan Nilai Keislaman Dari Pesantren untuk Negeri, 2.950 Santri Peringati Hari Santri di Tanjabbar Pemkab Tanjabbar Fasilitasi Kesepakatan Plasma TML, Enam Desa Dapat Alokasi 690 Hektare

Home / Pemerintahan

Senin, 27 September 2021 - 15:12 WIB

Pembangunan Oprit Jembatan Parit Gompong di Keluhkan Warga, Wabup: Kita Hentikan Dulu Pembangunannya

Tanjab Barat – Pembangunan penggantian Jembatan Parit Gompong yang merupakan proyek nasional di Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menuai kecaman dari masyarakat setempat.

Pasalnya, pembangunan bagian oprit jembatan tersebut, sangat berdampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Hal tersebut disampaikan oleh wakil bupati Tanjung Jabung Barat, Hairan SH saat turun langsung meninjau keluhan atas laporan dari  masyarakat setempat.

Wabup menyebutkan bahwa, dampak dari pembangunan oprit jembatan sepanjang 100 meter membuat sejumlah rumah yang berada di kawasan pembangunan tertutup oprit.

” Kita hentikan dulu pembuatan opritnya, kalau jembatannya tidak apa apa ,”katanya, Senin (27/9/21) saat turun ke lokasi.

Ia dengan tegas menyatakan, pihaknya tidak melarang adanya pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,

BACA JUGA  Pemkab Tanjab Barat Lantik 26 Pejabat Fungsional

Namun, kata Wabup pihak kontraktor harus memikirkan dampak dan akibat bagi masyarakat.

“Dampak ekonomi akibat pembangunan ini cukup berdampak, ketinggian oprit membuat rumah tertutup dan toko toko,” Sebutnya.

Hairan menyebutkan, atas pembangunan proyek milyaran tersebut, sejumlah rumah masyarakat juga mengalami kemiringan.

” Kita cek tadi, rumah masyarakat ada yang sampai miring disini.” Ungkapnya.

Terkait hal ini, kata Wabup pihaknya akan memanggil dan mengundang pihak balai dan juga pihak rekanan, mempertanyakan bagaimana teknis  pembangunan nya.

” Kita secepatnya akan panggil, Mempertanyakan bagaimana membangun jembatan ini, yang tanpa kajian teknis dan lingkungannya.” Tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh warga sekitar, Darmin Pasaribu. Ia menyebutkan bahwa proyek yang bersumber dari APBN 2021 senilai Rp18 miliar lebih ini telah menyebabkan sejumlah rumah mengalami kemiringan

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat dan Gubernur Jambi Kunjungi Korban Kebakaran di Sungai Dualap, Salurkan Bantuan dan Sampaikan Belasungkawa

“Disekitar lingkungan saya ada sekitar 7 rumah yang terdampak dari pembangunan Oprit, lorong keluar rumah juga tertutup. Kami gimana mau keluar lorong, ” kata Darmin.

Dia berharap agar ada solusi dari persoalan ini. Dia juga meminta Wabup Hairan yang telah turun kelokasi juga diminta untuk memberikan solusi.

Menurutnya, kemiringan rumah diduga akibat pemasangan pasak bumi jembatan.

“Kemiringan lumayan, ada yang buka pintu tidak bisa karena kemiringan rumah ini.”sebutnya.

Diketahui pergantian jembatan parit gompong ini di Bangunan oleh kontraktor pelaksana PT Jambi Energi Cemerlang dan konsultan pengawas PT Progresia Aditya Pratama KSO, PT Berlian  Jaya Mandiri Konsultan dengan nilai Rp18.062.748.000,- yang bersumber dari APBDN 2021.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H di Masjid Nurul Jami

Pemerintahan

Wabup Hairan Membuka Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Resmikan Sentra Industri Pengolahan Kelapa Terpadu

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Terima Silaturrahmi Perawat Honorer Tanjab Barat 

Pemerintahan

Datang ke Tanjab Barat, KPK Sentil Masalah Korupsi

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Safari Jumat di Masjid Nurul Huda Desa Suka Damai

Pemerintahan

Bupati Sampaikan Poin-Poin Expose, Terkait Persiapan Tuan Rumah MTQ Provinsi Jambi ke-50 di Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Ikuti Rapat Vaksinasi Secara Virtual Dengan Kapolri