mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Program Kegiatan TPS3R Diduga ada Intervensi Oknum  DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kabupaten ke 57 Janji Politik Bupati Anwar Sadat Sejahterahkan Para Da’i Benarkah Terlaksana Atau Isapan Jempol Belaka Menjadi Tradisi,Warga BTN Selempang Merah Bergotong Royong Buat Bubur Asyura Momentum 10 Muharram 1444 H, KOSERBU Kembali Salurkan Donasi ke Majelis Sirojutholibin

Home / Pemerintahan

Rabu, 8 September 2021 - 09:18 WIB

Pemkab Tanjab Barat Dapat Berdayakan Beras Petani Lokal Buat Bansos

Tanjab Barat – Dalam rangka untuk penyerapan produksi beras petani Tanjab Barat yang selama ini belum dilakukan secara maksimal. Pemkab Tanjung Jabung Barat akan memanfaatkan beras bantuan pangan non tunai yang diberikan oleh Kemensos.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat M. Ag saat melakukan Rapat Koordinasi terkait pemanfaatan Beras Lokal untuk Batuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan e-warung yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati Kabupaten Tanjabbar, Selasa (07/09/21).

Anwar Sadat menyampaikan bahwa, Rapat Koordinasi ini merupakan lanjutan pertemuan Bupati dan Gubernur Provinsi Jambi dalam rangka pengendalian inflasi daerah yang langsung dipimpin oleh Presiden beberapa waktu lalu.

Menurutnya, apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah sangat tepat dalam rangka memastikan intervensi yang dilakukan oleh tim pengendalian inflasi daerah.

BACA JUGA  Bawaslu Kunjungi dan Silaturahmi Ke Kantor DPC PDI Perjuangan Tanjab Barat

” Di Tanjung Jabung Barat ini memiliki lahan pertanian lebih kurang 8.000 Hektar dengan produksi padi hampir 30. 000 Ton/Tahun. ” Katanya.

Bupati menuturkan, kondisi ini harus ada upaya yang dilakukan dalam rangka untuk penyerapan produksi beras petani  yang selama ini belum dilakukan secara maksimal.

” Oleh karena itu pada hari ini kami mengundang e-Warung guna menyalurkan bantuan pangan non tunai yang diberikan oleh Kemensos,  dalam rangka ketahanan pangan masyarakat kita yang lebih kurang hampir 15.232 penerima manfaat, dan kita juga akan mendorong Bank yang ada di Tanjung Jabung Barat, mohon bantuan nya dalam rangka untuk menekan inflasi,” Ungkapnya.

Demikian bupati berharap, beras yang diberikan bagi masyarakat penerima manfaat merupakan beras yang berasal dari petani di Tanjabbar, sehingga setidaknya ada sekitar 153 Ton beras petani Tanjabbar yang bisa diserap setiap bulannya.

BACA JUGA  Breaking News! Penemuan Mayat Mengambang di Sungai Gegerkan Warga

” Ini insyaallah menjadi harapan kita kedepan agar petani kita ekonominya bisa lebih baik, potensi kita bisa terelaborasi dengan baik, dan saya kira ini solusi yang paling tepat ditengah pandemi ini untuk meningkatkan ekonomi rakyat kita yang ekonominya masih banyak berada di sektor pertanian.” Sebutnya.

Bupati yang di sapa UAS ini berharap program tersebut dapat segera terealisasikan dalam waktu dekat. Serta  meminta seluruh stakeholder dari Pemerintah, Dinas terkait,  bahkan Camat untuk melakukan pengawasan, agar beras yang disalurkan itu beras yang diproduksi oleh petani di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II, Kepala OPD, Kabag terkait, Kepala cabang Bank mandiri, Kepala Bulog Tanjab Barat, Camat, serta pelaku usaha e-warung di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.(#Mr)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pastikan MTQ Berjalan Lancar, September Penyekatan Ketat Masuk Kota Kuala Tungkal

Pemerintahan

Bupati Siap Bersinergi Dengan HMI Untuk Kemajuan Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Pembuatan Batik Kegiatan PK2UKM

Pemerintahan

Wakil Bupati Tanjab Barat hadiri Acara Puncak Festival Candi Muara Jambi

Pemerintahan

BPBD Tanjab Barat Minta Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrim

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Faizal Riza Sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Mengisi Khutbah Jumat di Masjid Nurul ikhlas Kecamatan Pengabuan

Pemerintahan

Jabat Kabag Prokopim Setda Tanjab Barat,Agus Sumantri: Tetap Fokus Pada Layanan Keprotokolan dan Kehumasan
error: Content is protected !!