mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Dandim 0419/Tanjab Pantau Vaksinasi Massal Dosis Kedua di Aula Makodim Berikut 16 Titik Sebaran Vaksinasi TNI Tahap II dan I Kodim 0419/Tanjab Pertemuan Dengan PT Sena, Bupati Tanjab Barat Berharap Tungkal Ilir Teraliri Gas Ramah Lingkungan Terpilih Menjadi Ketua PBSI, H.Abdullah:Siap Memajukan Perbulutangkisan di Tanjab Barat Sambut Kunker Gubernur Jambi, Bupati Sampaikan Laporan Perkembangan Covid-19 di Tanjab Barat

Home / Tanjab Barat

Selasa, 24 November 2020 - 19:59 WIB

Reaktif Rapid Test, 142 Petugas KPPS di Tanjabbar Jalani Isolasi

GAMBAR : M. Ilyas, Kordiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Tanjab Barat

GAMBAR : M. Ilyas, Kordiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Sebanyak 142 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus menjalankan isolasi mandiri.

Siolasi dilakukan lantaran dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid tes COVID-19 yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjab Barat.

Penyelenggara Pilkada di Tanjab Barat yang di-rapid test mulai dari PPK dan sekretariat, PPS dan KPPS hingga PAM TPS keseluruhan mencapai 6.030 orang.

“Ya, rapid test hasilnya ada 142 orang yang reaktif rapid test,” terang Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat, dr. Hj. Andi Pada, M.Kes, Selasa (24/11).

BACA JUGA  Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat Pematang Tembesu Nyatakan Sikap Dukung UAS-Hairan

Sesuai dengan protokol kesehatan,  kata dia semua petugas yang reaktif rafid test harus menjalankan isolasi mandiri dan di Swab Tes/PCR untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan sebagi upaya pemutusan rantai pandemi Covid-19.

“Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri sampai menunggu hasil swab test keluar, untuk memastikan apakah postif terpapar Covid-19,” jelas Andi Pada.

Sementara Ketua KPU Tanjab Barat, Hairuddin melalui Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, M. Ilyas, mengatakan bahwa pihaknya menyikapi ada ratusan petugas KPPS yang dari hasil rapid test reaktif, KPU akan bertindak sesuai aturan.

BACA JUGA  Pemkab Tanjabbar Sukses Jalankan Program Pemerintah Pusat, Antusias Masyarakat Tinggi Ikuti Vaksinasi C-19

“Sesuai dengan regulasi kami, jika hasil rapid tes reaktif maka mereka memang harus menjalankan isolasi mandiri. Dan yang bersangkutan juga tidak boleh diberhentikan. Apabila sudah sembuh nanti bisa tetap melanjutkan tugasnya sebagai KPPS,” kata Ilyas.

“Tapi apabila di swab positif dan merasa dirinya sakit, tidak bisa menjalankan tugas dan mengundurkan diri, maka kita akan melakukan penggantian,” sebutnya. (#BG)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Emak-Emak Pendukung Paslon Nomor Urut 02 : Kami Siap Gerilya

Tanjab Barat

Ini Dua Pesan Khusus KH Saman Awang untuk H. Anwar Sadat Calon Bupati Tanjabbar

Tanjab Barat

Baru Selesai Dibangun Jembatan Parit 20 Tungkal V Miring dan Lentur

Tanjab Barat

Wadansatgas Covid-19 Tanjab Barat Lakukan Vaksinasi Massal Pada Lansia dan Pra Lansia

Tanjab Barat

Tergantung Rekom Pemkab, Sekolah di Tanjab Barat Siap Belajar Tatap Muka

Tanjab Barat

Rapatkan Barisan, Kartini Bentukan Umy Dhilah Siap Menangkan UAS-Hairan

Tanjab Barat

Jalani Reses Kedua, Hamdani : Masyarakat Minta Pembangunan Lanjutan

Tanjab Barat

Bawaslu Telusuri Kades Foto Bersama Paslon Bupati