mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
IPK 3,92 dan Segudang Prestasi, Recha Oktaviani Safitri Wakili Wisudawan Universitas Baiturrahim Uang Rp6 Juta dan HP Hilang Saat Dirawat di RSUD Sungai Bahar, Keamanan Pasien Jadi Sorotan Hamdani Tutup Festival Hari Santri 2026 di Tungkal Ulu, Pesan Santri Jaga Akhlak dan Nilai Keislaman Dari Pesantren untuk Negeri, 2.950 Santri Peringati Hari Santri di Tanjabbar Pemkab Tanjabbar Fasilitasi Kesepakatan Plasma TML, Enam Desa Dapat Alokasi 690 Hektare

Home / Pemerintahan

Minggu, 25 Juli 2021 - 10:25 WIB

RSUD KH Daud Arif Minim Dokter Spesialis, Begini Kata Gubernur Jambi

Tanjab Barat – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Daud Arif Tanjab Barat, hingga saat ini masih kekurangan tenaga medis dokter spesialis.

Padahal saat ini RSUD KH Daud Arif satu-satunya RSUD tipe C milik pemerintah se Provinsi Jambi terakreditasi Tertinggi Paripurna ‘Bintang Lima’ dari KARS.

Hal itu disampaikan Bupati H. Anwar Sadat ketika mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris meninjau RSUD KH. Daud Arif usai Rapat Tindaklanjut Penanggulangan Covid-19, Kamis (22/07/21).

Kunjungan orang nomor satu di Provinsi Jambi ini guna melihat langsung pelayanan dan prasaran alkes serta ketersediaan tempat isolasi dan perawatan pasien Covid-19.

BACA JUGA  Bawa Narkoba di Upah 2 Juta,Dua Pemuda Asal Pekan Baru di Tangkap Polisi

Anwar Sadat juga menyampaikan bahwa RSUD KH. M. Daud Arif saat ini sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Sehingga baik dalam aspek manajemen, standar pelayanan maupun sarana dan prasarana telah mengacu pada standar BLUD pada umumnya,” kata Anwar Sadat.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur RSUD KH Daud Arif, dr. H. Elfry Syahril juga memaparkan persoalan yang dihadapi. Diantaranya, persoalan air bersih dan kekurangan dokter spesialis.

Akibat kurangnya dokter spesialis, kata dia beberapa pelayanan kesehatan yang harus dilayani dokter spesialis harus dirujuk ke Jambi.

Dampak kurangnya dokter spesialis itu, lanjutnya beberapa poli di rawat jalan tidak bisa melayani pasien tiap hari.

BACA JUGA  Wabup Hairan Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Kelurahan Tungkal Harapan

Sementara, Gubernur Al Haris setelah melihat secara langsung juga mengakui kalau standar pelayanan maupun fasilitas yang dimiliki RSUD KH Daud Arif sudah cukup bagus.

Terkait minimnya tenaga dokter Spesialis, Al Haris akan mencoba mendatangkan dokter spesialis yang ada di provinsi Jambi.

“Di jambi ada sekitar 150 orang dokter spesialis. Mungkin bisa kita kirim ke Tanjab Barat sesuai kebutuhan,” kata Al Haris.

Namun demikian lanjut Gubernur, meski dikaji dulu seperti apa prosedur dan mekanismenya.

“Kita kaji dulu prosedur dan mekanismenya, yang jelas akan kita upayakan,” sebutnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bahas Hulu-Hilirisasi Kelapa, Wabup Katamso Audiensi Bersama Aachen University dan RoeKl

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanjabbar Ke-59

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tandatangani MoU Kerjasama Dengan Gubernur Riau

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar di Tahun Baru Islam 1446 H, Ajak Masyarakat Bermuhasabah

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Laksanakan Safari Subuh di Masjid Jihadus Sholihin Kelurahan Tungkal II

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Hadiri Apel Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-61 Tahun 2022

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Resmikan Sentra Industri Pengolahan Kelapa Terpadu

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Hadiri Pelepasan Siswa/i Kelas XII dan Wisuda Tahfizul Qur’an Juz 30 SMAN 8 Tanjab Barat