mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Sosok Guru Pesantren As’ad Jambi Rintis Usaha Jual Benih Ikan Gurame Soang Jum’at Bersih,Wabup Tanjab Barat Pimpin Kegiatan Gotong Royong Kapolda Bersama Gubernur Jambi Sambut Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri Ketua TP PKK Provinsi Jambi dan Tanjab Barat Pimpin Penanaman Pohon di Arena MTQ Pengetatan Jelang MTQ Seluruh Penumpang di Pelabuhan Roro Diperiksa

Home / Pemerintahan

Minggu, 25 Juli 2021 - 10:25 WIB

RSUD KH Daud Arif Minim Dokter Spesialis, Begini Kata Gubernur Jambi

Tanjab Barat – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Daud Arif Tanjab Barat, hingga saat ini masih kekurangan tenaga medis dokter spesialis.

Padahal saat ini RSUD KH Daud Arif satu-satunya RSUD tipe C milik pemerintah se Provinsi Jambi terakreditasi Tertinggi Paripurna ‘Bintang Lima’ dari KARS.

Hal itu disampaikan Bupati H. Anwar Sadat ketika mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris meninjau RSUD KH. Daud Arif usai Rapat Tindaklanjut Penanggulangan Covid-19, Kamis (22/07/21).

Kunjungan orang nomor satu di Provinsi Jambi ini guna melihat langsung pelayanan dan prasaran alkes serta ketersediaan tempat isolasi dan perawatan pasien Covid-19.

BACA JUGA  Download Perda Kabupaten Tanjung Jabung Barat tentang Penegakan Protokol Kesehatan Corona Virus Disease 2019

Anwar Sadat juga menyampaikan bahwa RSUD KH. M. Daud Arif saat ini sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Sehingga baik dalam aspek manajemen, standar pelayanan maupun sarana dan prasarana telah mengacu pada standar BLUD pada umumnya,” kata Anwar Sadat.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur RSUD KH Daud Arif, dr. H. Elfry Syahril juga memaparkan persoalan yang dihadapi. Diantaranya, persoalan air bersih dan kekurangan dokter spesialis.

Akibat kurangnya dokter spesialis, kata dia beberapa pelayanan kesehatan yang harus dilayani dokter spesialis harus dirujuk ke Jambi.

Dampak kurangnya dokter spesialis itu, lanjutnya beberapa poli di rawat jalan tidak bisa melayani pasien tiap hari.

BACA JUGA  Denpal II/2 Jambi Gelar Harwat Kendaraaan dan Senjata Korem Gapu

Sementara, Gubernur Al Haris setelah melihat secara langsung juga mengakui kalau standar pelayanan maupun fasilitas yang dimiliki RSUD KH Daud Arif sudah cukup bagus.

Terkait minimnya tenaga dokter Spesialis, Al Haris akan mencoba mendatangkan dokter spesialis yang ada di provinsi Jambi.

“Di jambi ada sekitar 150 orang dokter spesialis. Mungkin bisa kita kirim ke Tanjab Barat sesuai kebutuhan,” kata Al Haris.

Namun demikian lanjut Gubernur, meski dikaji dulu seperti apa prosedur dan mekanismenya.

“Kita kaji dulu prosedur dan mekanismenya, yang jelas akan kita upayakan,” sebutnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Terima Silaturrahmi Perawat Honorer Tanjab Barat 

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Panen Raya Jahe Merah di Desa Sungai Muluk

Pemerintahan

Beberapa Hari di Tinjau Bupati, Jembatan Parit III Langsung di Perbaiki

Pemerintahan

Bupati Buka Muskab V Kadin Tanjab Barat

Pemerintahan

Buka TC MTQ Tahap I, Bupati Targetkan Tanjab Barat Juara Umum

Pemerintahan

Safari Jum’at, Wagub Provinsi Jambi dan Bupati Tanjab Barat Resmikan Masjid Al-Muta’allimin Desa Rantau Badak 

Pemerintahan

Penanganan Kesehatan Masyarakat Pesisir Sungai, Bupati Resmikan Ambulance Air

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Safari Ramadhan di Desa Bram Itam
error: Content is protected !!