mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Tanjab Barat Dorong Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Warga melalui Safari Jumat Bupati Anwar Sadat Sambut Kepulangan 96 Jamaah Haji Asal Tanjab Barat di Alun-Alun Kuala Tungkal Lantik KOK, Ketua KONI Ajak Pengurus Majukan Olahraga untuk Tanjabbar Juara Peringati 10 Muharram 1446 H, Bupati Anwar Sadat Berikan Santunan Anak Yatim/Piatu dan Kaum Duafa  Bupati Tanjab Barat Dorong Generasi Muda untuk Aktif di Olahraga Tradisional Bersama KORMI

Home / Pemerintahan

Senin, 11 September 2023 - 06:34 WIB

Sekda Tanjab Barat Rakor Virtual Bersama Kemendagri

TANJAB BARAT – Mewakili Bupati, Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi, M. Si mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) rutin Pengendalilan Inflasi daerah Tahun 2023 yang dipimpin langsung Kemendagri Tito Karnavian secara virtual. Senin (4/9/23).

Rakor yang diikuti secara virtual dari ruang rapat Bupati tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, OPD Terkait dan Kabag Ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut Tito Karnavian mengungkapkan pada Jumat lalu Badan Pusat Statistik secara resmi merilis data mingguan inflasi yang menyatakan angka inflasi minggu kelima bulan Agustus 2023 3,27% (y-o-y), lebih tinggi dibandingkan inflasi di bulan sebelumnya yakni 3.08% (y-o-y).

BACA JUGA  Dua Penjabat Irban Inspektorat Tanjab Barat di Lantik

“ Meskipun terjadi kenaikan, namun sebenarnya kita mengalami deflasi untuk inflasi month-to-month Juli-Agustus sebesar -0,02%,” sebutnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan deflasi pada Agustus 2023 disebabkan oleh komponen harga bergejolak yang mengalami deflasi sebesar 0,51% dengan andil deflasi sebesar 0,09%.

“Komoditas harga bergejolak yang dominan memberikan andil deflasi adalah daging ayam ras, bawang merah, telur ayam ras, dan kacang panjang,” ucapnya.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Penetapan Batas Desa

Ia menambahkan, pada Agustus 2023 beras memberikan andil inflasi terbesar yaitu 0,05%, salah satunya disebabkan oleh Fenomena El Nino yang memicu kekeringan sehingga mengganggu produksi beras global hingga awal 2024.

“ Secara musiman, defisit produksi beras selalu terjadi pada periode Agustus hingga akhir tahun. Namun perlu diwaspadai kenaikan harga beras di sejumlah wilayah akibat keterbatasan pasokan.” Ungkapnya. *

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Latsar CPNS Melalui Vidcon,Bupati Sampaikan Ini

Pemerintahan

Bersinergi Dengan ACT, Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan Kursi Roda ke Azwir

Pemerintahan

Tingkatkan SAKIP Tahun 2022, Pemkab Tanjab Barat Targetkan Nilai B

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Secara Resmi Turnamen Gasing Undi Tabung 

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Kunjungi dan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Kampung Nelayan

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Ajak Kades Komitmen Gerakan Bersama Cegah Karhutla

Pemerintahan

Resmikan Klinik dan Pusat Promosi UMKM, Bupati Tanjab Barat: Ini Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 Bersama Kemendagri