mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Pemkab Tanjabbar Perkuat Basis Data Sosial, DTSEN Jadi Fondasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran Paripurna DPRD Bentuk Pansus Empat Ranperda, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Dukungan Fraksi Bupati Anwar Sadat Tegaskan Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembahasan Ranperda di Paripurna DPRD Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Mushola SMKN 1 Tanjabbar, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa

Home / DPRD

Jumat, 10 Maret 2023 - 06:55 WIB

Sering Terjadi Kebakaran,Waka DPRD Tanjab Barat Soroti Kinerja PLN

TANJAB BARAT – Seringnya terjadi kebakaran di Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya kota Kuala Tungkal, hal itu mendapat sorotan tersendiri dari Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Ahmad Jahfar.

Bagaimana tidak, diawal tahun 2023 sudah 9 kali terjadinya kebakaran di pemukiman maupun ruko milik warga yang berbeda lokasi di Kuala Tungkal dan di tahun 2022 terdapat 39 lokasi kebakaran di Tanjab Barat. Tak sedikit pula yang menjadi korban dampak dari kebakaran tersebut hingga kerugian materil milyaran rupiah. Diketahui hingga saat ini dugaan sementara masih sama akibat korsleting arus listrik.

Mengenai hal itu, Ahmad Jahfar selaku Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat menegaskan bahwa pihak PLN Rayon Kuala Tungkal harus berbenah dengan kondisi listrik ataupun jaringan aliran listrik di kota Kuala Tungkal. Menurutnya Pemkab Tanjab Barat dalam hal ini Bupati juga perlu melakukan evaluasi terhadap pihak PLN hingga ke tingkat Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Upah Tidak Sesuai UMK Ratusan Buruh PT IIS Kabupaten Tanjab Barat Mogok Kerja

“Sudah sering terjadi kebakaran di Kuala Tungkal penyebabnya selalu saja korsleting listrik, maka itu PLN harus berbenah dan mengevaluasi terhadap kejadian seperti ini. Kita minta pak Bupati harus panggil PLN kita rapat bersama membahas masalah ini.” Tegasnya. (07/03/23).

Lebih lanjut, Ketua Golkar Tanjab Barat ini menyebut kerapnya terjadi kebakaran dikarenakan jaringan instalasi listrik rumah warga sudah tidak layak untuk menampung beban arus listrik yang besar, selain itu kata dia, besarnya pemakaian listrik warga saat ini tidak sebanding dengan daya setiap rumah sehingga rentan terjadinya kebakaran.

“Kalau dulu satu rumah hanya memiliki televisi dan strika saja tapi sekarang sudah punya mesin cuci, kulkas, dispenser dan rice cooker semua serba listrik jadi wajar saja kelebihan pemakaian ini mengakibatkan kabel-kabel diinstalasi tidak sanggup menampung beban yang begitu besar.” Sebutnya.

BACA JUGA  Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Pesta Rakyat Dalam Rangka Rangkaian Peringatan HUT Bhayangkara ke 78 Tahun 

Ia juga meminta masyarakat untuk peduli dengan kondisi instalasi listrik dirumah masing-masing untuk dilakukan peremajaan atau memperbaiki jaringan aliran listrik yang dinilai sudah lama tidak diperbaiki. Hal itu agar kejadian serupa tidak terulang yakni kebakaran.

“Kita imbau masyarakat untuk melakukan instalasi ulang aliran listrik dirumah, ya itu jalan satu-satunya mengeluarkan dana sedikit tak apa dari pada rumah terbakar karena korsleting. Apalagi mayoritas di Kuala Tungkal masih banyak bangunan yang terbuat dari kayu semi permanen.” Pungkasnya.*

TANJAB BARAT – Seringnya terjadi kebakaran di Kabupaten Tanjung Jabung Barat khususnya kota Kuala Tungkal, hal itu mendapat sorotan tersendiri dari Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Ahmad Jahfar.

Bagaimana tidak, diawal tahun 2023 sudah 9 kali terjadinya kebakaran di pemukiman maupun ruko milik warga yang berbeda lokasi di Kuala Tungkal dan di tahun 2022 terdapat 39 lokasi kebakaran di Tanjab Barat. Tak sedikit pula yang menjadi korban dampak dari kebakaran tersebut hingga kerugian materil milyaran rupiah. Diketahui hingga saat ini dugaan sementara masih sama akibat korsleting arus listrik.

Mengenai hal itu, Ahmad Jahfar selaku Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat menegaskan bahwa pihak PLN Rayon Kuala Tungkal harus berbenah dengan kondisi listrik ataupun jaringan aliran listrik di kota Kuala Tungkal. Menurutnya Pemkab Tanjab Barat dalam hal ini Bupati juga perlu melakukan evaluasi terhadap pihak PLN hingga ke tingkat Provinsi Jambi.

“Sudah sering terjadi kebakaran di Kuala Tungkal penyebabnya selalu saja korsleting listrik, maka itu PLN harus berbenah dan mengevaluasi terhadap kejadian seperti ini. Kita minta pak Bupati harus panggil PLN kita rapat bersama membahas masalah ini.” Tegasnya. (07/03/23).

Lebih lanjut, Ketua Golkar Tanjab Barat ini menyebut kerapnya terjadi kebakaran dikarenakan jaringan instalasi listrik rumah warga sudah tidak layak untuk menampung beban arus listrik yang besar, selain itu kata dia, besarnya pemakaian listrik warga saat ini tidak sebanding dengan daya setiap rumah sehingga rentan terjadinya kebakaran.

“Kalau dulu satu rumah hanya memiliki televisi dan strika saja tapi sekarang sudah punya mesin cuci, kulkas, dispenser dan rice cooker semua serba listrik jadi wajar saja kelebihan pemakaian ini mengakibatkan kabel-kabel diinstalasi tidak sanggup menampung beban yang begitu besar.” Sebutnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk peduli dengan kondisi instalasi listrik dirumah masing-masing untuk dilakukan peremajaan atau memperbaiki jaringan aliran listrik yang dinilai sudah lama tidak diperbaiki. Hal itu agar kejadian serupa tidak terulang yakni kebakaran.

“Kita imbau masyarakat untuk melakukan instalasi ulang aliran listrik dirumah, ya itu jalan satu-satunya mengeluarkan dana sedikit tak apa dari pada rumah terbakar karena korsleting. Apalagi mayoritas di Kuala Tungkal masih banyak bangunan yang terbuat dari kayu semi permanen.” Pungkasnya.*

Share :

Baca Juga

DPRD

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tanjab Barat Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Batangasam

DPRD

Anggota DPRD Tanjab Barat Laksanakan Reses Masa II Tahun Sidang 2023-2024

DPRD

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penetapan Propemperda Tahun 2026

DPRD

Ketua DPRD Tanjab Barat, Hadiri Acara Penyambutan Kapolres Baru

DPRD

Waka I DPRD Sebut Penetapan Perda RTRW Rugikan Pemerintah Tanjab Barat

DPRD

Wakil Ketua I DPRD Tanjabbar Hadiri Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

DPRD

Paripurna Pertama, DPRD Tanjabbar Dengarkan Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Tahun 2024

DPRD

DPRD Tanjab Barat Akan Lakukan Pengecekan Alat USG Ke Puskesmas