mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Serah Terima Jabatan Komandan Resimen Mahasiswa Satuan 010 STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Tahun 2021 Bupati Buka Muskab V Kadin Tanjab Barat Launching Aliran Listrik Kecamatan Seko, Bupati  Anwar Sadat : Alhamdulillah Impian Masyarakat Terwujudkan Bupati Berikan Nasihat Siswa SMAN 1 Tanjab Barat yang Terlibat Acara “The Class Of 21 Great Party” Acara ‘The Class Of 21 Great Party Siswa SMA N 1 Tanjabbar Berbuntut Panjang, Polisi Lakukan Pemeriksaan Terhadap EO 

Home / Kriminal

Kamis, 11 Februari 2021 - 13:20 WIB

Tahun 2021,Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Di Tanjabbar Meningkat Hingga 70 Persen

TANJAB BARAT – Kasus kekerasan dan Seksual Terhadap Anak di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sungguh luar biasa,  pada awal tahun 2021 saja kasus ini sudah mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Hal itu sangat berbanding terbalik jika dibandingkan pada tahun sebelumnya, karena pada tahun 2021, kasus ini jika di persentasi kan mencapai 70 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dinas P2TPA Tanjabar, Agus Sumantri. Ia menyebutkan bahwa pada awal tahun 2021 ini saja pihaknya sudah menerima laporan 6 kasus seksual.

” Jika dibandingkan 2020 lalu, kasus persetubuhan terhadap anak meningkat dan jika presentase kan meningkat 70%.” Kata Agus.

BACA JUGA  Polres Tanjab Barat Ambil Alih Penangan Dugaan Sodomi Anak Didik

Ia menyebutkan bahwa sangat prihatin dengan peningkatan kasus terhadap anak dibawah umur ini, kata Agus kasus pelecehan seksual terhadap anak meningkat selama pandemi. Ia menduga penyebabnya karena anak-anak semakin banyak beraktivitas di rumah.

” Kita ketahui ada kasus-kasus menonjol yang kita tangani di saat pandemi, yakni banyaknya pencabulan terhadap anak, yang terbarukan. Ada pelatih bola dan buruh,” Ungkapnya.

Agus juga menduga, peningkatan itu terjadi karena anak-anak semakin banyak beraktivitas di rumah selama pandemi Covid-19. Diketahui, sejak awal pandemi pada Maret lalu, anak-anak tidak belajar di sekolah melainkan belajar via daring di rumah masing-masing.

BACA JUGA  Bupati dan Wabup Tanjab Barat Safari Sholat Jum'at di Dusun Mudo

” Tentunya jumlah kasus naik jika dibandingkan tahun sebelumnya. Ya mungkin karena lebih banyak aktivitas di rumah ya,” Terangnya.

Sementara itu, kata Agus pihaknya menghimbau perlunya pengawasan yang ketat untuk anak anak di rumah, meskipun terhadap anggota keluarga lain perlu tetap waspada.

” Kita minta kepada masyarakat dan orang tua untuk benar benar mengawasi anak anaknya, perlunya pengawasan yang ketat untuk anak anak di rumah.” Pungkasnya (#4R)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Pelaku Penipuan di Tangkap Polisi,Hasil Tipu Untuk Judi On Line

Kriminal

Penyeludupan 77 Box Benih Lobster di Kuala Indah Berhasil di Gagalkan Polres Tanjab Barat

Kriminal

Ternyata, Oknum Pelatih Bola di Tanjab Barat Pernah Terlibat Komitas LGBT

Kriminal

Tangkap Pengedar Narkoba, Kapolres Tanjab Barat Ingatkan, “Tidak Ada Toleransi Untuk Pemain Narkoba”

Kriminal

Penyeludupan Ratusan Ribu Benih Lobster Berhasil di Gagalkan, Kapolres Tanjab Barat Terima Penghargaan dari KKP

Kriminal

Bandar  Narkoba di Kecamatan Batang Asam Berhasil di Ringkus Satres Narkoba Tanjab Barat

Kriminal

Polres Tanjab Barat Ambil Alih Penangan Dugaan Sodomi Anak Didik

Kriminal

3 Orang Pelaku Narkoba di Tanjab Barat di Amankan Satresnarkoba Tanjab Timur