mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Dengan Kasum TNI Bahas Pencapaian Dosis Vaksinasi SMPN 2 Kuala Tungkal Lolos Sebagai Peserta KSN MTK Nasional Kaban Sebut Kabid PKS Kesbangpol Tidak Bisa Kerja Dihantam Tak Boat Dermaga di Teluk Kempas Rusak Remaja di Kuala Tungkal Ditemukan Meninggal Gantung Diri 

Home / Pemerintahan

Rabu, 6 Oktober 2021 - 17:43 WIB

Tanggapi Laporan Masyarakat,Wabup Cross Chek ke Lokasi TPA

Tanjab Barat – Menumpuknya sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di desa Lubuk Terentang Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapat sorotan dari masyarakat setempat.

Pasalnya, dilokasi pembuangan akhir tersebut sampah sudah memakan badan jalan, sehingga kondisi ini mendapat keluhan dari masyarakat diwilayah sekitar.

Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Hairan, SH melakukan peninjauan didampingi oleh Staf Ahli, Asisten II, Kadis Lingkungan Hidup, Camat Betara dan Kepala Desa Lubuk Terentang. Rabu (6/10/21).

Hairan menyebutkan bahwa, sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait banyaknya sampah yang menumpuk di TPA Lubuk Terentang.

” Kita melakukan cross chek ke lokasi. Sama-sama kita lihat di lapangan memang tidak ada sistem pengelolaan yang baik terhadap sampah, ” Katanya

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Tinjau Balai Benih Ikan di Desa Pembengis

Untuk itu, kata Wabup dalam waktu dekat terkait pengelolaan sampah ini maka pemerintah harus dapat mencarikan alat sebagai solusi, seperti eskavator, kemudian untuk kedepannya ingin pengelolaan dilakukan secara terpadu.

“ Insyaallah perusahaan terdekat akan kita panggil terkait sistem pengelolaanya agar sampah tersebut kedepannya tidak seperti ini,” Ungkapnya.

Apabila tidak segera ditanganin, terang Hairan dikhawatirkan nanti musim hujan air bisa meluap dan membawa sampah ini  ke sungai dan menjadi limbah baru sehingga lingkungkan menjadi terdampak.

”  Dalam waktu dekat kita akan mengalokasikan satu alat berat untuk dapat mengatasi ini semua, supaya dapat ditimbun ke dalam tanah,” Sebutnya.

Sementara itu, Kadis Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Suparjo menyebutkan bahwa, pihaknya kekurangan alat berat, sehingga penanganan terhadap sampah ini sulit ditanganin.

BACA JUGA  Sambut Kunker Gubernur Jambi, Bupati Sampaikan Laporan Perkembangan Covid-19 di Tanjab Barat

” Alat berat yang ada saat ini cuma satu, itu pun umurnya sudah 10 tahun ke atas. Tingkat kerusakannya pun tinggi-tinggi,” Keluhnya.

Pihaknya kata Suparjo, minimal membutuhkan 2 alat berat untuk mengurai masalah sampah yang ada di TPA saat ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan untuk meminjam alat berat.

” Tadi sudah berkoordinasi, besok satu excavator sudah akan dioperasikan untuk mengurai masalah sampah ini.” Kata Suparjo.

Disisi lain ia menyebutkan bahwa, luas  lokasi untuk TPA saat ini 50 hektar yang mana lahan nya masih milik pemerintah daerah.

” Posisi TPA ini sebenernya aman, karena jauh dari permukiman warga, di situ dilingkari pertanian milik masyarakat yang numpang di tanah Pemkab.” Pungkasnya.(*#)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

UAS – Hairan Pastikan Evaluasi Penjabat Terkait Kinerja

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Buka Acara Sosialisasi Kerja Sama Dalam Negeri

Pemerintahan

Agus Sanusi Berpeluang Jadi Plh Bupati Tanjab Barat

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Safari Ramadhan di Desa Bram Itam

Pemerintahan

Jabat Kabag Prokopim Setda Tanjab Barat,Agus Sumantri: Tetap Fokus Pada Layanan Keprotokolan dan Kehumasan

Pemerintahan

Ini Enam Inovasi Daerah Pemkab Tanjab Barat di Daftarkan ke IGA 2021

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan dan Penyerapan Anggaran

Pemerintahan

ASN dan Pegawai Tanjab Barat Sering Nongkrong di Warung Saat Jam Kerja, Ini Kata Bupati
error: Content is protected !!