mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Anwar Sadat Dorong Kemitraan Ritel untuk Perluas Pasar Produk UMKM Tanjabbar  Pemkab Tanjabbar Perkuat Daya Saing UMKM, Anwar Sadat Minta Produk Lokal Masuk Ritel Modern Pemkab Tanjabbar Perkuat Basis Data Sosial, DTSEN Jadi Fondasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran Wabup Katamso Hadiri RUPS Bank Jambi, Tegaskan Komitmen Tanjabbar Dukung Penguatan Perbankan Daerah

Home / Kesehatan

Minggu, 22 Agustus 2021 - 10:55 WIB

Tanjab Barat Tidak Memiliki Alat dan Stok Plasma Konvalesen

Tanjab Barat – Tim medis baru-baru ini menemukan cara pengobatan yang dipercayai lebih ampuh dan cepat dalam mengobati pasien covid-19, yakni dengan menggunakan metode terapi plasma konvalesen atau pemberian plasma darah dari pasien yang telah sembuh dari covid-19.

Metode terapi plasma konvalesen ini merupakan cara pasif yang dapat dilakukan dalam menangani pasien yang sedang dalam perawatan baik gejala sedang maupun berat. Namun itu tidaklah mudah, banyak tahapan maupun ketersediaan alat medis yang lengkap untuk menguji sampel tersebut serta ada kategori-kategori tertentu terhadap pasien yang sembuh dari covid-19 untuk mendonorkan plasma darahnya.

Sementara itu kata dia, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini belum memiliki alat ataupun stok pendonor plasma konvalesen. Saat ini kata dr. Nani, ketika pasien yang terpapar covid-19 dengan gejala berat pihaknya langsung merujuk ke RS rujukan covid-19 Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Sambut Perhelatan MTQ Ke-50,Pemkab Tanjab Barat Vaksinasi Anak 12 Tahun Keatas

“Kalau kita tidak punya alat itu, dan juga SDM kita masih terbatas untuk hal itu, jadi untuk pengobatan pasien covid-19 gejala berat misalnya kalau memang ada yang bersedia mendonorkan plasma darahnya kita langsung rujuk saja ke RS Raden Mattaher Jambi,”sebutnya.

Menurut dr. Nani, terkait donor plasma konvalesen tersebut susah untuk dilakukan dan hal itu merupakan kesadaran dari pasien tersebut, Disisi lain, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang telah sembuh menderita covid-19 di Kabupaten Tanjab Barat untuk dapat berpartisipasi dalam melakukan donor plasma konvalesen.

BACA JUGA  Proses Sterilisasi dan Tracking IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien

“Sebenarnyakan kembali kepribadi mereka ya untuk pendonor ini, namun kita tetap menginformasikan dan mengajak masyarakat kita untuk turut melakukan donor plasma konvalesen, walaupun ditempat kita belum bisa ya paling tidak secara kemanusiaan kita ikut berpartisipasi,”ucap dr. Nani.

“Memang tidak semudah mendonorkan darah biasa, kalau donor plasma konvalesen ini dia ketika darah diambil dari pendonor langsung dimasuk kan kedalam mesin, kemudian dikeluarkan secara terpisah dari kantongnya kan yang diambil plasmanya itu, nah kira-kira seperti begitu,”tukasnya.

Tanjab Barat – Tim medis baru-baru ini menemukan cara pengobatan yang dipercayai lebih ampuh dan cepat dalam mengobati pasien covid-19, yakni dengan menggunakan metode terapi plasma konvalesen atau pemberian plasma darah dari pasien yang telah sembuh dari covid-19.

Metode terapi plasma konvalesen ini merupakan cara pasif yang dapat dilakukan dalam menangani pasien yang sedang dalam perawatan baik gejala sedang maupun berat. Namun itu tidaklah mudah, banyak tahapan maupun ketersediaan alat medis yang lengkap untuk menguji sampel tersebut serta ada kategori-kategori tertentu terhadap pasien yang sembuh dari covid-19 untuk mendonorkan plasma darahnya.

Sementara itu kata dia, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini belum memiliki alat ataupun stok pendonor plasma konvalesen. Saat ini kata dr. Nani, ketika pasien yang terpapar covid-19 dengan gejala berat pihaknya langsung merujuk ke RS rujukan covid-19 Provinsi Jambi.

“Kalau kita tidak punya alat itu, dan juga SDM kita masih terbatas untuk hal itu, jadi untuk pengobatan pasien covid-19 gejala berat misalnya kalau memang ada yang bersedia mendonorkan plasma darahnya kita langsung rujuk saja ke RS Raden Mattaher Jambi,”sebutnya.

Menurut dr. Nani, terkait donor plasma konvalesen tersebut susah untuk dilakukan dan hal itu merupakan kesadaran dari pasien tersebut, Disisi lain, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang telah sembuh menderita covid-19 di Kabupaten Tanjab Barat untuk dapat berpartisipasi dalam melakukan donor plasma konvalesen.

“Sebenarnyakan kembali kepribadi mereka ya untuk pendonor ini, namun kita tetap menginformasikan dan mengajak masyarakat kita untuk turut melakukan donor plasma konvalesen, walaupun ditempat kita belum bisa ya paling tidak secara kemanusiaan kita ikut berpartisipasi,”ucap dr. Nani.

“Memang tidak semudah mendonorkan darah biasa, kalau donor plasma konvalesen ini dia ketika darah diambil dari pendonor langsung dimasuk kan kedalam mesin, kemudian dikeluarkan secara terpisah dari kantongnya kan yang diambil plasmanya itu, nah kira-kira seperti begitu,”tukasnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Kasus DBD di Tanjab Barat Tahun 2021 Menurun

Kesehatan

Pemkab Tanjab Barat Gelar Vaksinasi Untuk Ibu Hamil

Kesehatan

Siswa SDN 18 Kuala Tungkal Sangat Antuasias Mengikuti Vaksinasi

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Gelar Penguatan Tatalaksana Pelayanan Kesehatan PUS Catin 

Kesehatan

Sambut Perhelatan MTQ Ke-50,Pemkab Tanjab Barat Vaksinasi Anak 12 Tahun Keatas

Kesehatan

Lakukan Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting,Kadinkes Tanjab Barat Sampaikan Ini

Kesehatan

Proses Sterilisasi dan Tracking IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien

Kesehatan

Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, Pemkab Tanjabbar Luncurkan Program ILP