mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Program Kegiatan TPS3R Diduga ada Intervensi Oknum  DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Kabupaten ke 57 Janji Politik Bupati Anwar Sadat Sejahterahkan Para Da’i Benarkah Terlaksana Atau Isapan Jempol Belaka Menjadi Tradisi,Warga BTN Selempang Merah Bergotong Royong Buat Bubur Asyura Momentum 10 Muharram 1444 H, KOSERBU Kembali Salurkan Donasi ke Majelis Sirojutholibin

Home / Kesehatan

Minggu, 22 Agustus 2021 - 10:55 WIB

Tanjab Barat Tidak Memiliki Alat dan Stok Plasma Konvalesen

Tanjab Barat – Tim medis baru-baru ini menemukan cara pengobatan yang dipercayai lebih ampuh dan cepat dalam mengobati pasien covid-19, yakni dengan menggunakan metode terapi plasma konvalesen atau pemberian plasma darah dari pasien yang telah sembuh dari covid-19.

Metode terapi plasma konvalesen ini merupakan cara pasif yang dapat dilakukan dalam menangani pasien yang sedang dalam perawatan baik gejala sedang maupun berat. Namun itu tidaklah mudah, banyak tahapan maupun ketersediaan alat medis yang lengkap untuk menguji sampel tersebut serta ada kategori-kategori tertentu terhadap pasien yang sembuh dari covid-19 untuk mendonorkan plasma darahnya.

Sementara itu kata dia, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini belum memiliki alat ataupun stok pendonor plasma konvalesen. Saat ini kata dr. Nani, ketika pasien yang terpapar covid-19 dengan gejala berat pihaknya langsung merujuk ke RS rujukan covid-19 Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Kasus DBD Menurun Dratis,Dinkes Tanjab Barat Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan

“Kalau kita tidak punya alat itu, dan juga SDM kita masih terbatas untuk hal itu, jadi untuk pengobatan pasien covid-19 gejala berat misalnya kalau memang ada yang bersedia mendonorkan plasma darahnya kita langsung rujuk saja ke RS Raden Mattaher Jambi,”sebutnya.

Menurut dr. Nani, terkait donor plasma konvalesen tersebut susah untuk dilakukan dan hal itu merupakan kesadaran dari pasien tersebut, Disisi lain, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang telah sembuh menderita covid-19 di Kabupaten Tanjab Barat untuk dapat berpartisipasi dalam melakukan donor plasma konvalesen.

BACA JUGA  Memasuki Pertengahan 2022 Kasus DBD Cenderung Meningkat

“Sebenarnyakan kembali kepribadi mereka ya untuk pendonor ini, namun kita tetap menginformasikan dan mengajak masyarakat kita untuk turut melakukan donor plasma konvalesen, walaupun ditempat kita belum bisa ya paling tidak secara kemanusiaan kita ikut berpartisipasi,”ucap dr. Nani.

“Memang tidak semudah mendonorkan darah biasa, kalau donor plasma konvalesen ini dia ketika darah diambil dari pendonor langsung dimasuk kan kedalam mesin, kemudian dikeluarkan secara terpisah dari kantongnya kan yang diambil plasmanya itu, nah kira-kira seperti begitu,”tukasnya.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Dirut RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal di Ganti, Elfry :Semoga yang Baru Dapat Melaksanakan Tugas Lebih Baik

Kesehatan

Kasus DBD di Tanjab Barat Tahun 2021 Menurun

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Menerima Vaksin Kedua Sebanyak 3000 Dosis

Kesehatan

Memasuki Pertengahan 2022 Kasus DBD Cenderung Meningkat

Kesehatan

Kasus DBD Menurun Dratis,Dinkes Tanjab Barat Ingatkan Masyarakat Tetap Jaga Kebersihan

Kesehatan

Proses Sterilisasi dan Tracking IGD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal Tidak Terima Pasien

Kesehatan

Oksigen ICU RSUD KH Daud Arif Habis, Dirut: Sudah Kami Tangani

Kesehatan

Kapolri Keluarkan Maklumat Terkait Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020
error: Content is protected !!