mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Muhammad Adib Mubarok Pemuda Sederhana,Berniat Maju Caleg Sekda Lantik 26 Pejabat Administrator dan Pengawas, Ini Nama-Namanya Hadiri Musrenbang di Kecamatan Betara,Ketua DPRD Tanjab Barat Sampaikan Ini Wakil Ketua dan Anggota DPRD Tanjab Barat Kunjungan Kerja di Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat Hadiri Musrenbang Tingkat kecamatan

Home / Tanjab Barat

Minggu, 7 Februari 2021 - 15:46 WIB

Tidak Ada Biaya, Rosnah Penderita Penyakit Komplikasi Harus Pulang Dari Rumah Sakit

TANJAB BARAT – Seorang wanita lanjut usia, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, harus menanggung penyakit komplikasi yang dideritanya seorang diri.

Kondisi Rosnah (60) saat ini sungguh memprihatinkan dirinya terpaksa menahan sakit komplikasi seperti diabetes, ginjal dan jantung.Pilunya lagi, ia terpaksa harus pulang dari rumah sakit karena tidak memiliki biaya.

Rosnah sakit dengan keadaan sebatang kara di bedeng kontrakan, RT 18 Jalan Manunggal II Kelurahan Tungkal II Kecamatan Tungkal Ilir,

Sempat sakit parah dan dirawat oleh tetangganya yang prihatin melihat keadaan Rosnah, Ia dibawa oleh petugas Puskesmas Pembantu Bahari ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan lebih lanjut pada tanggal (01/02/2021) lalu.

Meskipun ia telah dibawa oleh petugas kesehatan di wilayah tersebut. Ternyata tidak membuat Rosnah mendapatkan pelayanan gratis dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Rosnah malah mendapatkan pelayanan gratis dari Rumah Sakit Daud Arief atas bantuan pribadi dari Dokter Putri.

Namun sangat disangkan sampai saat ini belum ada bantuan dari Pemkab setempat mengenai penanganan penyakit yang dideritanya.

Dari informasi yang dihimpun Rosnah tinggal tidak menetap di suatu tempat dan berpindah-pindah dari kontrakan ke kontrakan yang lain dikota kuala Tungkal. Karena hal tersebut rosnah tidak memiliki identitas jelas atas dirinya sendiri.Ketua RT 18 Samsul Bahri saat dikonfirmasi menyampaikan jika pengobatan Ibu rosnah terpaksa dihentikan di rumah sakit karena sudah disuruh pulang. Meski secara kasat mata kondisi ibu Rosnah belum pulih.

BACA JUGA  Tanjab Barat Tertinggi ke 2 Pasien Terpapar Covid-19 di Propinsi Jambi

Ia menceritakan warganya ini adalah warga baru pindahan dari Jalan Panglima dan tidak Beberapa lama pindah ke daerahnya ibu rosnah sakit.

“Belum berapa lama datang ke sini dia sakit. Jadi kami urus lah semuanya, dia tidak punya data sama sekali dan kami tolong kami urus untuk mendapatkan KK. Cuma kalau bisa minta bantuan pemerintah bagaimana caranya membantu orang yang terlantar ini, agar mendapat bantuan,” ujar Samsul Ketua RT Setempat.

Di jelaskannya, selama di Rumah sakit Ibu dokter Putri yang menanggung biayanya. Besar harapannya pemerintah ataupun masyarakat yang dermawan membantu pengobatan ibu Rosnah.

” Tapi kalau untuk selanjutnya, kalau dibawa ke rumah sakit siapa lagi yang akan membantu, kami minta tolong dengan masyarakat, pemerintah untuk membantu pengobatan ibu ini. Karena khabar dari rumah sakit, dia ini sudah komplikasi baik itu diabetes, ginjal ataupun jantung,” katanya.

Usaha untuk mendapatkan bantuan dari pemerintahpun telah dilakukan selama beberapa waktu untuk mengetuk pintu hati pemerintah daerah.

“Kami sudah ke Dinas sosial, kedinas kesehatan, mengurus KK sudah ke Capil tinggal ngurus BPJS kami ini dak ada linenya,” imbuhnya.

BACA JUGA  Apa Saja Fasilitas Ramah HAM di Lingkup Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal

Konsidi terakhir pun, diungkapkannya sangat miris dan harus cepat mendapatkan bantuan pengobatan.

“Pasien masih sakit dan masih butuh perawatan tapi sudah disuruh pulang Jadi kami bawa baliklah warga kami ini. problemnya saat ini dia dibawa balik tapi dia tidak ada keluarga, kami selaku masyarakat sini membantu itu sebisanya, kalau misalnya ada masyarakat luar yang baik hati untuk mengulurkan tangannya membantu kesehatannya, yang jelas pemerintah harus turun tangan kalau dari ibu-ibu Puskesmas di sini sangat mendukung semua,” Demikian katanya.

Sementara itu, Misdi salah satu Tetangga dari Ibu Rosnah menyampaikan jika dirinya bersama Pak RT telah mencari bantuan ke pemerintah untuk membantu pengobatan tetangganya yang selama ini sakit. Dirinya juga mencoba mencari keluarga dari Ibu rosnah namun sampai saat ini belum ketemu.

” selama sakit ini saya bersama istri membantu sebisa kami mengurus ibu ini,” ungkapnya.

Ia pun berharap kepada pemerintah dan masyarakat yang ingin mengulurkan tangannya membantu ibu rosnah dalam pengobatannya.

“Harapan kami sebagai masyarakat sini mengharapkan uluran tangan dari pihak manapun terutama pemerintah atau anggota dewan bisa membantu agar ibu ini bisa sembuh, karena masyarakat yang terlantar ini kewajiban negara, kita selaku manusia hanya bisa bantu semampunya,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pria Misterius Tanpa Busana Yang Meresahkan Warga Parit Deli Berhasil Ditangkap

Tanjab Barat

Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal Meningkat

Tanjab Barat

99 Peserta Calon Staf Baznas Mengikuti Seleksi Tertulis 

Tanjab Barat

RSUD KH Daud Arif Terima 652 Vaksin Sinovac Untuk Karyawan

Tanjab Barat

Promosi Produk Khas Daerah, Lima  BUMDes Tanjab Barat Ikuti Expo Provinsi Jambi 2021

Tanjab Barat

Arus Penumpang di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal Mulai Terjadi Lonjakan

Tanjab Barat

Cegah Aksi Borong, Indomaret di Kuala Tungkal Batasi Pembelian Minyak Goreng

Tanjab Barat

Arakan Takbir Idul Fitri 1443 H di Gelar Besok,Pemenang akan di Umumkan Saat Sholat Ied