mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Ajak Perkuat Sinergi Eksekutif-Legislatif, Komitmen Pertahankan Opini WTP BPK Bupati Anwar Sadat Apresiasi GAMAS, Sebut Peran Ayah Kunci Bentuk Generasi Berkualitas DPRD Tanjabbar Sahkan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, Bupati dan Pimpinan Dewan Teken Persetujuan Bersama Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara, Perkuat Pelayanan Dasar Terpadu untuk Masyarakat Bupati Anwar Sadat Tinjau Dermaga Apung Rusak di Tanjung Senjulang, Perbaikan Segera Dimulai

Home / Berita

Jumat, 2 September 2022 - 08:19 WIB

Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa di Jambi Demo Hingga Bakar Ban di Jalan

JAMBI – Ratusan Mahasiswa dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jambi berdemonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, Kamis (1/9/22).

Mereka mengelar aski di jalan raya Kota Jambi mengklaim diklaim dapat menyengsarakan Masyarakat.

Dalam aksi penolakan mahasiswa sambil bakar ban tepatnya Jalan raya simpang empat lampu merah, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, dalam orasi mahasiswa yang secara bergantian itu, menyuarakan aspirasi demi rakyat atas penolakan kenaikan harga BBM.

Seperti Rian Mahasiswa PMII dalam orasinya mengatakan dalam tuntutannya menolak kenaikan BBM serta menyoroti inflansi di Jambi.

“Pemerintah tidak serius menyikapi persoalan inflasi harga pangan sandang papan,” ujarnya.

BACA JUGA  Wabup Tanjabbar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Koperasi Merah Putih

Terpisah, Ketua Cabang PMII Kota Jambi, Ade mengatakan, sebagai Pengurus Cabang PMII Kota Jambi, menanggapi isu nasional dan daerah yang beredar di masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM serta tingginya Inflasi di Provinsi Jambi, menyatakan dengan tegas Bahwa menyanggupi dan harus menyetujui tuntutan PMII Kota Jambi.

“Mendesak DPRD Provinsi Jambi untuk menyuarakan Penolakan terhadap Kenaikan harga BBM Bersubsidi,” tegasnya.

Ade juga menyebutkan, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk membentuk tim satuan khusus untuk menindak lanjuti inflasi dan PMII hadir atas kepentingan rakyat.

Sayangnya dalam aksi tuntutan PMII di DPRD Provinsi Jambi dan Kantor Gubernur Jambi pihak berwenang tidak mengacukan Mahasiswa sehingga PMII kecewa atas dua Pemimpin di Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Gali Inspirasi UMKM, Bupati Tanjabbar dan Ketua Dekranasda Kunjungi Kota Samarinda

“PMII sangat kecewa terhadap Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Gubernur Jambi Karena kami hadir tidak dilayani dengan baik dan tidak diindahkan,” cetusnya.

Tidak sampai disitu, Mahasiswa juga sangat kecewa karena saat mahasiswa datang ke Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Jambi hanya dapat penghadangan dari aparat kemanan.

“Kami sampaikan Juga ketidak percayaan kami terhadap keamanan dam PMII Jambi akan dengan gelombang besar jika tuntutan kami tidak direalisasikan,” tandasnya. (Lt)

JAMBI – Ratusan Mahasiswa dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jambi berdemonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, Kamis (1/9/22).

Mereka mengelar aski di jalan raya Kota Jambi mengklaim diklaim dapat menyengsarakan Masyarakat.

Dalam aksi penolakan mahasiswa sambil bakar ban tepatnya Jalan raya simpang empat lampu merah, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, dalam orasi mahasiswa yang secara bergantian itu, menyuarakan aspirasi demi rakyat atas penolakan kenaikan harga BBM.

Seperti Rian Mahasiswa PMII dalam orasinya mengatakan dalam tuntutannya menolak kenaikan BBM serta menyoroti inflansi di Jambi.

“Pemerintah tidak serius menyikapi persoalan inflasi harga pangan sandang papan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Cabang PMII Kota Jambi, Ade mengatakan, sebagai Pengurus Cabang PMII Kota Jambi, menanggapi isu nasional dan daerah yang beredar di masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM serta tingginya Inflasi di Provinsi Jambi, menyatakan dengan tegas Bahwa menyanggupi dan harus menyetujui tuntutan PMII Kota Jambi.

“Mendesak DPRD Provinsi Jambi untuk menyuarakan Penolakan terhadap Kenaikan harga BBM Bersubsidi,” tegasnya.

Ade juga menyebutkan, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk membentuk tim satuan khusus untuk menindak lanjuti inflasi dan PMII hadir atas kepentingan rakyat.

Sayangnya dalam aksi tuntutan PMII di DPRD Provinsi Jambi dan Kantor Gubernur Jambi pihak berwenang tidak mengacukan Mahasiswa sehingga PMII kecewa atas dua Pemimpin di Provinsi Jambi.

“PMII sangat kecewa terhadap Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Gubernur Jambi Karena kami hadir tidak dilayani dengan baik dan tidak diindahkan,” cetusnya.

Tidak sampai disitu, Mahasiswa juga sangat kecewa karena saat mahasiswa datang ke Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Jambi hanya dapat penghadangan dari aparat kemanan.

“Kami sampaikan Juga ketidak percayaan kami terhadap keamanan dam PMII Jambi akan dengan gelombang besar jika tuntutan kami tidak direalisasikan,” tandasnya. (Lt)

Share :

Baca Juga

Berita

Pemegang Paspor RI yang Hendak Bepergian ke Jerman dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi

Berita

Kaur Desa Kelagian Hilang Secara Misterius

Berita

Al Haris ke Mendikbudristek, Pemprov Komitmen Jadikan Candi Muaro Jambi Mendunia

Berita

Satgas Covid-19 Rencakan Rapid Antigen Petugas di Pelabuhan LLSADP Kuala Tungkal

Berita

Jelang Idul Fitri, PT LPPPI Bagikan Ribuan Paket Sembako Untuk Masyarakat Tebing Tinggi dan Santunan Anak Yatim

Berita

Kelenteng Leng San Keng Bakal Gelar Pertunjukan Ekstrim di Cap Go Meh mendatang

Berita

Kapolres dan Dandim Sajikan Nasi Goreng Pada Lansia Yang Menjalani Vaksin

Berita

Sapajambe.com Berhasil Raih Publik Favorit Winner di Ajang IWA 2021