mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Sambut Kunker  Danrem 042/Gapu ke Tanjabbar  Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso:: Tanjabbar Komitmen  Wujudkan Pembangunan Daerah dan Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Rakor Lintas Sektoral, Bupati Tanjabbar Siap Dukung Program Nasional Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM

Home / Berita

Jumat, 2 September 2022 - 08:19 WIB

Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa di Jambi Demo Hingga Bakar Ban di Jalan

JAMBI – Ratusan Mahasiswa dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jambi berdemonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, Kamis (1/9/22).

Mereka mengelar aski di jalan raya Kota Jambi mengklaim diklaim dapat menyengsarakan Masyarakat.

Dalam aksi penolakan mahasiswa sambil bakar ban tepatnya Jalan raya simpang empat lampu merah, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, dalam orasi mahasiswa yang secara bergantian itu, menyuarakan aspirasi demi rakyat atas penolakan kenaikan harga BBM.

Seperti Rian Mahasiswa PMII dalam orasinya mengatakan dalam tuntutannya menolak kenaikan BBM serta menyoroti inflansi di Jambi.

“Pemerintah tidak serius menyikapi persoalan inflasi harga pangan sandang papan,” ujarnya.

BACA JUGA  Kartini Tanjab Barat Bergerak, Berikan Bantuan Korban Musibah Kebakaran Mendahara Tengah

Terpisah, Ketua Cabang PMII Kota Jambi, Ade mengatakan, sebagai Pengurus Cabang PMII Kota Jambi, menanggapi isu nasional dan daerah yang beredar di masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM serta tingginya Inflasi di Provinsi Jambi, menyatakan dengan tegas Bahwa menyanggupi dan harus menyetujui tuntutan PMII Kota Jambi.

“Mendesak DPRD Provinsi Jambi untuk menyuarakan Penolakan terhadap Kenaikan harga BBM Bersubsidi,” tegasnya.

Ade juga menyebutkan, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk membentuk tim satuan khusus untuk menindak lanjuti inflasi dan PMII hadir atas kepentingan rakyat.

Sayangnya dalam aksi tuntutan PMII di DPRD Provinsi Jambi dan Kantor Gubernur Jambi pihak berwenang tidak mengacukan Mahasiswa sehingga PMII kecewa atas dua Pemimpin di Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Pj Gubernur Jambi Apresiasi Pelaksanaan Vaksinasi Masal Covid-19 di Tanjab Barat

“PMII sangat kecewa terhadap Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Gubernur Jambi Karena kami hadir tidak dilayani dengan baik dan tidak diindahkan,” cetusnya.

Tidak sampai disitu, Mahasiswa juga sangat kecewa karena saat mahasiswa datang ke Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Jambi hanya dapat penghadangan dari aparat kemanan.

“Kami sampaikan Juga ketidak percayaan kami terhadap keamanan dam PMII Jambi akan dengan gelombang besar jika tuntutan kami tidak direalisasikan,” tandasnya. (Lt)

JAMBI – Ratusan Mahasiswa dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jambi berdemonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, Kamis (1/9/22).

Mereka mengelar aski di jalan raya Kota Jambi mengklaim diklaim dapat menyengsarakan Masyarakat.

Dalam aksi penolakan mahasiswa sambil bakar ban tepatnya Jalan raya simpang empat lampu merah, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, dalam orasi mahasiswa yang secara bergantian itu, menyuarakan aspirasi demi rakyat atas penolakan kenaikan harga BBM.

Seperti Rian Mahasiswa PMII dalam orasinya mengatakan dalam tuntutannya menolak kenaikan BBM serta menyoroti inflansi di Jambi.

“Pemerintah tidak serius menyikapi persoalan inflasi harga pangan sandang papan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Cabang PMII Kota Jambi, Ade mengatakan, sebagai Pengurus Cabang PMII Kota Jambi, menanggapi isu nasional dan daerah yang beredar di masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM serta tingginya Inflasi di Provinsi Jambi, menyatakan dengan tegas Bahwa menyanggupi dan harus menyetujui tuntutan PMII Kota Jambi.

“Mendesak DPRD Provinsi Jambi untuk menyuarakan Penolakan terhadap Kenaikan harga BBM Bersubsidi,” tegasnya.

Ade juga menyebutkan, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk membentuk tim satuan khusus untuk menindak lanjuti inflasi dan PMII hadir atas kepentingan rakyat.

Sayangnya dalam aksi tuntutan PMII di DPRD Provinsi Jambi dan Kantor Gubernur Jambi pihak berwenang tidak mengacukan Mahasiswa sehingga PMII kecewa atas dua Pemimpin di Provinsi Jambi.

“PMII sangat kecewa terhadap Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Gubernur Jambi Karena kami hadir tidak dilayani dengan baik dan tidak diindahkan,” cetusnya.

Tidak sampai disitu, Mahasiswa juga sangat kecewa karena saat mahasiswa datang ke Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Jambi hanya dapat penghadangan dari aparat kemanan.

“Kami sampaikan Juga ketidak percayaan kami terhadap keamanan dam PMII Jambi akan dengan gelombang besar jika tuntutan kami tidak direalisasikan,” tandasnya. (Lt)

Share :

Baca Juga

Berita

Pemegang Paspor RI yang Hendak Bepergian ke Jerman dapat Mengajukan Pengesahan endorsement Tanda Tangan di Kantor Imigrasi

Berita

Terbuat Dari Kayu,Warga Berharap Dapat Bantuan Dari Pemerintah Daerah Tiang Listrik Baru

Berita

Reza Pahlevi: Tidak Ada Intervensi Proses Lelang Terbuka Sesuai Aturan

Berita

Kampung Ini Dari Zaman Penjajahan Belum Pernah Sembelih Hewan Qur’ban, Kapolres Antar Seekor Sapi

Berita

Sebaran Penyembelihan Hewa Kurban Idul Adha 1442 H di Kuala Tungkal

Berita

Satu dari Tiga Buaya Muara Berhasil di Tangkap

Berita

Jelang MTQ Ke-50,Spanduk Pengetatan Masuk Kota Kuala Tungkal Terpasang

Berita

Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Berikan Susu Warga Binaan Untuk Jaga Imun Tubuh