mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2027 Bupati Anwar Sadat Dukung UMKM Ecoprint Kuala Dasal, Potensi Lokal Resam Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas  Bupati Anwar Sadat Optimistis Hortikultura Jadi Mesin Ekonomi Baru, Panen Melon Kuala Dasal Capai 16 Ton Panen Raya Melon Kuala Dasal Tembus Pasar Batam dan Jakarta, Bupati Dorong Jadi Model Pertanian Modern Warga Desa Kemuning Kini Bernapas Lega, Pembakaran Tempurung Kelapa Beralih ke Siang Hari Sesuai Aturan Bupati

Home / Berita

Jumat, 2 September 2022 - 08:19 WIB

Tolak Kenaikan BBM, Ratusan Mahasiswa di Jambi Demo Hingga Bakar Ban di Jalan

JAMBI – Ratusan Mahasiswa dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jambi berdemonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, Kamis (1/9/22).

Mereka mengelar aski di jalan raya Kota Jambi mengklaim diklaim dapat menyengsarakan Masyarakat.

Dalam aksi penolakan mahasiswa sambil bakar ban tepatnya Jalan raya simpang empat lampu merah, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, dalam orasi mahasiswa yang secara bergantian itu, menyuarakan aspirasi demi rakyat atas penolakan kenaikan harga BBM.

Seperti Rian Mahasiswa PMII dalam orasinya mengatakan dalam tuntutannya menolak kenaikan BBM serta menyoroti inflansi di Jambi.

“Pemerintah tidak serius menyikapi persoalan inflasi harga pangan sandang papan,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi

Terpisah, Ketua Cabang PMII Kota Jambi, Ade mengatakan, sebagai Pengurus Cabang PMII Kota Jambi, menanggapi isu nasional dan daerah yang beredar di masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM serta tingginya Inflasi di Provinsi Jambi, menyatakan dengan tegas Bahwa menyanggupi dan harus menyetujui tuntutan PMII Kota Jambi.

“Mendesak DPRD Provinsi Jambi untuk menyuarakan Penolakan terhadap Kenaikan harga BBM Bersubsidi,” tegasnya.

Ade juga menyebutkan, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk membentuk tim satuan khusus untuk menindak lanjuti inflasi dan PMII hadir atas kepentingan rakyat.

Sayangnya dalam aksi tuntutan PMII di DPRD Provinsi Jambi dan Kantor Gubernur Jambi pihak berwenang tidak mengacukan Mahasiswa sehingga PMII kecewa atas dua Pemimpin di Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Muhammad Adib Mubarok Pemuda Sederhana,Berniat Maju Caleg

“PMII sangat kecewa terhadap Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Gubernur Jambi Karena kami hadir tidak dilayani dengan baik dan tidak diindahkan,” cetusnya.

Tidak sampai disitu, Mahasiswa juga sangat kecewa karena saat mahasiswa datang ke Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Jambi hanya dapat penghadangan dari aparat kemanan.

“Kami sampaikan Juga ketidak percayaan kami terhadap keamanan dam PMII Jambi akan dengan gelombang besar jika tuntutan kami tidak direalisasikan,” tandasnya. (Lt)

JAMBI – Ratusan Mahasiswa dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jambi berdemonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak, Kamis (1/9/22).

Mereka mengelar aski di jalan raya Kota Jambi mengklaim diklaim dapat menyengsarakan Masyarakat.

Dalam aksi penolakan mahasiswa sambil bakar ban tepatnya Jalan raya simpang empat lampu merah, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, dalam orasi mahasiswa yang secara bergantian itu, menyuarakan aspirasi demi rakyat atas penolakan kenaikan harga BBM.

Seperti Rian Mahasiswa PMII dalam orasinya mengatakan dalam tuntutannya menolak kenaikan BBM serta menyoroti inflansi di Jambi.

“Pemerintah tidak serius menyikapi persoalan inflasi harga pangan sandang papan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Cabang PMII Kota Jambi, Ade mengatakan, sebagai Pengurus Cabang PMII Kota Jambi, menanggapi isu nasional dan daerah yang beredar di masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM serta tingginya Inflasi di Provinsi Jambi, menyatakan dengan tegas Bahwa menyanggupi dan harus menyetujui tuntutan PMII Kota Jambi.

“Mendesak DPRD Provinsi Jambi untuk menyuarakan Penolakan terhadap Kenaikan harga BBM Bersubsidi,” tegasnya.

Ade juga menyebutkan, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk membentuk tim satuan khusus untuk menindak lanjuti inflasi dan PMII hadir atas kepentingan rakyat.

Sayangnya dalam aksi tuntutan PMII di DPRD Provinsi Jambi dan Kantor Gubernur Jambi pihak berwenang tidak mengacukan Mahasiswa sehingga PMII kecewa atas dua Pemimpin di Provinsi Jambi.

“PMII sangat kecewa terhadap Ketua DPRD Provinsi Jambi dan Gubernur Jambi Karena kami hadir tidak dilayani dengan baik dan tidak diindahkan,” cetusnya.

Tidak sampai disitu, Mahasiswa juga sangat kecewa karena saat mahasiswa datang ke Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Jambi hanya dapat penghadangan dari aparat kemanan.

“Kami sampaikan Juga ketidak percayaan kami terhadap keamanan dam PMII Jambi akan dengan gelombang besar jika tuntutan kami tidak direalisasikan,” tandasnya. (Lt)

Share :

Baca Juga

Berita

Mudahkan Investasi Asing Masuk Indonesia, Kemenkumham Buka Layanan e-VoA.

Berita

PJU Polres Tanjab Barat Peringati Hari Donor Darah Se-dunia di Makodim 0419/Tanjab

Berita

Buaya Sering Muncul,Polsek Tungkal Ilir Pasang Baleho Himbauan

Berita

Kapolres Tanjab Barat Tegaskan Satgas Harus Tetap Bergerak Sampai Covid 19 Tidak Ada

Berita

Tim Kompas Anwar Sadat- Hairan Bagikan Ratusan Paket Takjil dan Masker

Berita

Terbuat Dari Kayu,Warga Berharap Dapat Bantuan Dari Pemerintah Daerah Tiang Listrik Baru

Berita

Upah Tidak Sesuai UMK Ratusan Buruh PT IIS Kabupaten Tanjab Barat Mogok Kerja

Berita

Bidik Pebisnis Eropa, Imigrasi Kukuhkan PARQ sebagai Duta Layanan Keimigrasian