mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Rencana Penyiapan PPKM Mikro Wabup Tanjab Barat Tegaskan Gedung Pola Tidak Lagi Untuk Umum Bupati Hadiri Rakor Bersama KPK Peduli Kesehatan Masyarakat Wabup Tanjab Barat Bagikan Masker Gratis Bupati Hadiri Rapat Paripurna Pertama di DPRD Tanjab Barat

Home / Pemerintahan

Sabtu, 27 Maret 2021 - 14:38 WIB

Wabup Hairan Minta Dishub Perketat Kendaraan Melebihi Tonase 

TANJAB BARAT –  Jalan Kabupaten, di wilayah Tanjabbar kerap kali mengalami kerusakan, hal itu akibat dari kendaraan yang melintas melebihi tonase.

Menangapi hal tersebut, Wakil Bupati Tanjabbar Hairan, SH minta Dinas Perhubungan (Dishub)Tanjabbar agar memperketat aktivitas kendaraan yang melebihi Tonase.

Hal itu disampaikan oleh Hairan disaat turun melihat langsung ke lokasi di Desa tanjung bojo, tepatnya jalan lintas lubuk bernai. Jum’at siang (26/03/21).

Ia menyebutkan bahwa, dirinya sering kali mendapatkan laporan dan keluhan dari masyarakat setempat, yang mana kendaraan bertonase besar selalu melintasi jalan Kabupaten tersebut.

BACA JUGA  Festival Arakan Sahur dan Takbiran  Tahun Ini Kembali di Tiadakan

” Saya sudah coba melakukan mediasi dan menghimbau kepada sopir truk untuk mengurangi kapasitas muatan, sesuai dengan kapasitas jalan maksimal 6 -8 Ton,” Kata Wabup.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa, kendararaan yang bertonase melebihi kapasitas jalan berpotensi merusak fasilitas jalan umum dan ini tidak boleh lagi terjadi.

” Kalau jalan ini rusak akibat kepentingan segelintir orang. Hingga mengorbankan masyarakat banyak pengguna jalan ini tentu akan menjadi beban bagi pemerintahan dalam perbaikan dan pemeliharaan jalan.” Ungkapnya.

BACA JUGA  Pemkab Tanjab Barat akan Luncurkan Kartu Berobat Gratis dan 6.000 ATM Untuk Guru Ngaji, Guru Agama, Imam dan Bilal

Untuk itu, kata Hairan ia meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan, agar  memberlakukan ketentuan bagi kendaraan tonase yang membawa barang memasuki Jalan Kabupaten, guna mengantisipasi kerusakan jalan.

“Tidak ada tawar menawar, ketentuan untuk 6- 8 ton ini harus di berlakukan kepada setiap truk yang mengangkut muatan, dari mana saja yang melintas di jalan Kabupaten,” Tegasnya.

Sementara itu, Menangapi hal tersebut Kadis perhubungan Samsul Jauhari berjanji akan menindaklanjuti hal ini.

“Jalan menuju lubuk bernai merupakan jalan Kabupaten dan kapasitas jalan maksimal 6 hingga 8 Ton.” Pungkasnya.(#4R)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ratusan Paket Proyek Berterbangan, Dugaan Panitia Cari Keuntungan

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Buka Forum Konsultasi Publik dan Rancangan Awal RPJMD

Pemerintahan

Masa Jabatan Hitungan Hari, Safrial Sampaikan Pesan Untuk ASN dan Maaf Ke Awak Media

Pemerintahan

150 ASN Tanjab Barat Masuk Masa Pensiun

Pemerintahan

Tangis Haru Mewarnai Kedatangan Siswa SMA Negeri 1 Saat Minta Maaf ke Bupati Tanjab Barat

Pemerintahan

DP3AP2KB Tanjab Barat Adakan Audiensi Dengan Wabup, Terkait Kegiatan The Class Great Party Siswa SMAN 1

Pemerintahan

Launching Aliran Listrik Kecamatan Seko, Bupati  Anwar Sadat : Alhamdulillah Impian Masyarakat Terwujudkan

Pemerintahan

Miris !! 5 Bulan Mobnas Pemkab Tanjabbar di Biarkan Tertogok di Pinggir Jalan