mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Dapatkan Program Penerangan Dari Pemkab Tanjabbar,Kades Desa Pulai Raya Ucapkan Terima Kasih Mobil Vaksin Milik Dinkes Tanjab Barat Terguling di Desa Terjun Gajah Uang Palsu Beredar di Tanjab Barat, Korban Diminta Untuk Lapor Polisi Pedagang Kuala Tungkal Resahkan Peredaran Uang Palsu Jelang Nataru Kasus Pembuangan Bayi, Polres Tanjab Barat Telusuri Sejumlah Tempat

Home / Pemerintahan

Kamis, 24 Juni 2021 - 16:52 WIB

Wabup Hairan Sampaikan Usulan Pengembangan Food Estate dan Sentra Produksi Pangan ke Menteri Pertanian

JAKARTA – Guna sinkronisasi Program dan Kegiatan Sub Bidang Pertanian-Tematik Pengembangan Food Estate dan Sentra Produksi Pangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2022. Wakil Bupati Tanjab Barat Hairan, SH lakukan Kunker ke Kementrian Pertanian.

Kunjungan Wabup yang di dampingi Tim dari Bappeda Tanjab Barat tersebut di terima langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi, Kamis (23/06/21).

Pada kesempatan tersebut Wabup menyampaikan usulan pembangunan sarana dan prasarana penunjang program food estate dan sentra produksi pangan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Hairan menyampaikan, program dan kegiatan di bidang pertanian yang diusulkan meliputi pembangunan jalan usaha tani, jalan usaha holtikultura, jalan usaha perkebunan dan perternakan, irigasi air dalam dan usulan kegiatan lainnya untuk Tahun Anggaran 2022.

“Sinkronisasi program dan kegiatan sangat penting agar arah pembangunan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah bisa sejalan dan tepat sasaran,” kata wabup.

BACA JUGA  Gubernur Jambi Ikuti Virtual Peringatan Hari Nusantara Tahun 2020

Di jelaskan Wabup, pengembangan food estate dan sentra produksi pangan sangat sejalan dan sesuai dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat di bawah kepemimpinan Anwar Sadat-Hairan yang tertuang dalam misi keempat yakni peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Salah satu upaya dan strategi yang di lakukan berkaitan dengan misi tersebut adalah mewujudkan ketahanan pangan dan pertanian perkotaan yang berkelanjutan,” terang Wabup.

“Hari ini kita usulkan kepada Kementerian Pertanian dan Insya Allah, Bapak Wakil Menteri akan berkunjung ke daerah kita pada akhir bulan juli nanti,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Holtikultura (DTPH) Tanjung Jabung Barat Ir. Zainuddin, pengelompokan klaster komoditi tanaman pangan di lokasi food estate terdapat di 7 kecamatan meliputi klaster padi di Kecamatan Batang Asam, Pengabuan dan Senyerang, klaster jagung di Kecamatan Tebing Tinggi, Senyerang, Muara Papalik dan Renah Mendaluh kemudian klaster kedelai di Kecamatan Renah Mendaluh.

BACA JUGA  Tabrak Loging Bermuatan Kayu, Warga Tanjabbar Meniggal di Tempat

Selanjutnya untuk klaster komoditi peternakan meliputi klaster itik di Kecamatan Tebing Tinggi, Pengabuan dan Bram Itam, klaster ayam buras di Kecamatan Batang Asam dan Senyerang, Klaster kambing di Kecamatan Renah Mendaluh, Pengabuan dan Senyerang, klaster 1 sapi dan kerbau di Kecamatan Tebing Tinggi dan Senyerang dan terakhir klaster 2 sapi dan kerbau di Kecamatan Renah Mendaluh dan Muara Papalik.

Untuk komoditi tanaman porang yang merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pertanian Tahun 2022, Kadis DTPH mengatakan akan segera di lakukan survey lokasi yang pas mengingat tanaman yang masuk ke dalam marga Amorphophallus muelleri ini terkategori belum begitu familiar di Tanjung Jabung Barat.

“Namun, mengingat potensi ekspor porang yang makin meningkat, kita akan coba kembangkan di daerah kita,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wabup Minta Sekda dan TAPD Evaluasi Kegiatan APBD 2020, Terkait Temuan BPK di Sejumlah OPD

Pemerintahan

PNS Kalang Kabut Saat Wabub Hairan Lakukan Sidak

Pemerintahan

Sanksi Pemotongan TPP ASN Terkait Vaksinasi, Bupati Tegaskan:Tidak Benar,Kita Tidak Sekejam Itu

Pemerintahan

Status Wilayah Tanjab Barat Masuk Siaga Karhutla

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Pembuatan Batik Kegiatan PK2UKM

Pemerintahan

Status Zona Merah,Pemkab Tanjab Barat Berlakukan Jam Malam

Pemerintahan

Kabag Umum dan Kasat Pol PP Diberikan Sanksi Teguran

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Lantik 26 Pejabat Fungsional
error: Content is protected !!