mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bahas Sektor Pertanian, Wabup Katamso Terima Kunker Kementan RI Sukseskan Berkah Madani, Bupati Anwar Sadat Siapkan Ruang Kreatif Bagi Generasi Muda Tanjabbar  Terapkan Barcode Kotak Amal, Bupati Anwar Sadat: Biar Dana Umat Lebih Tranpara Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah, Wabup Tanjabbar Hadiri Secara Virtual Lepas 376 CJH Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Pesan Khusus ke Jemaah

Home / Advetorial

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bahas Sektor Pertanian, Wabup Katamso Terima Kunker Kementan RI

TANJABBARAR,TJ– Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., secara resmi menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli Menteri Bidang Food Estate Kementerian Pertanian (Kementan) RI Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, di ruang kerja Wakil Bupati pada Jumat (22/5/26).

​Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Food Estate Pertanian RI Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, didampingi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jambi, Politeknik Pembangunan  Pertanian Bogor, Balai Pelatihan Pertanian Jambi, serta Wabup Turut didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan serta tamu undangan lainnya yang hadir dalam rangka peninjauan langsung efektivitas dan progres program strategis Kementan di wilayah Jambi, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

​Dalam pemaparannya, pihak Kementan RI menyampaikan bahwa peninjauan difokuskan pada tiga program utama:

1. ​Peningkatan Kualitas Pembibitan Kopi: Memastikan kuantitas dan kualitas bibit kopi unggul sebelum didistribusikan guna mendongkrak ekonomi masyarakat lokal.

BACA JUGA  Dandim 0419/Tanjab Tinjau Sasaran TMMD Ke-113 TA 2022 di Muara Papalik

2. ​Optimalisasi Lahan (Oplah) Padi 2024: Mendorong indeks pertanaman (IP) dari yang sebelumnya hanya 1 kali tanam menjadi menuju 3 kali tanam dalam setahun (IP 300) demi mewujudkan swasembada pangan daerah.

3. ​Koordinasi Kewilayahan: Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat demi mengikis hambatan birokrasi di lapangan agar implementasi program pusat berjalan lancar.

 

​Sementara itu Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, menyambut hangat kedatangan rombongan Kementan RI dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar pusat terhadap sektor pertanian di Tanjabbar, khususnya pada tiga komoditas andalan daerah: kopi, kelapa, dan padi.

 

​”Kami mengucapkan banyak terima kasih atas pelatihan dan bantuan dari Kementerian Pertanian. Tanjabbar siap bersinergi, termasuk dalam pembentukan Brigade Pangan untuk mengawal peningkatan produktivitas padi serta memperluas areal tanam,” Kata Katamso.

 

​Usulan Strategis Pemkab Tanjabbar ke Pusat Dalam kesempatan tersebut, Wabup Katamso juga menyampaikan dua usulan krusial kepada Staf Ahli Menteri Pertanian demi keberlanjutan hajat hidup para petani di Tanjab Barat seperti Revitalisasi Sistem Pengairan (Infrastruktur Sungai) Pemkab memohon bantuan perbaikan pengairan di beberapa kecamatan rawan banjir, seperti Kecamatan Pengabuan, Bram Itam, hingga Batara karena Hal ini dinilai mendesak agar bantuan bibit dari pusat tidak mati akibat genangan air.

BACA JUGA  Aneh,Pohon Pisang Bercabang 3, Bertandan 6 dan Berjantung 6 di Tanjab Barat

 

” Penetapan Harga Enceran Bawah (Floor Price) Kelapa: Mengingat mayoritas masyarakat Tanjab Barat adalah petani kelapa, Pemkab mengusulkan adanya kebijakan floor price minimal Rp5.000,- per butir demi menjaga stabilitas harga dan melindungi kesejahteraan petani dari fluktuasi pasar.” Terangnya.

 

​Pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempercepat koordinasi teknis antara dinas terkait di daerah dengan jajaran Kementerian Pertanian RI, sehingga target swasembada pangan di Tanjung Jabung Barat dapat segera terealisasi.(*)

TANJABBARAR,TJ– Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., secara resmi menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli Menteri Bidang Food Estate Kementerian Pertanian (Kementan) RI Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, di ruang kerja Wakil Bupati pada Jumat (22/5/26).

​Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Food Estate Pertanian RI Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, didampingi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jambi, Politeknik Pembangunan  Pertanian Bogor, Balai Pelatihan Pertanian Jambi, serta Wabup Turut didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan serta tamu undangan lainnya yang hadir dalam rangka peninjauan langsung efektivitas dan progres program strategis Kementan di wilayah Jambi, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

​Dalam pemaparannya, pihak Kementan RI menyampaikan bahwa peninjauan difokuskan pada tiga program utama:

1. ​Peningkatan Kualitas Pembibitan Kopi: Memastikan kuantitas dan kualitas bibit kopi unggul sebelum didistribusikan guna mendongkrak ekonomi masyarakat lokal.

2. ​Optimalisasi Lahan (Oplah) Padi 2024: Mendorong indeks pertanaman (IP) dari yang sebelumnya hanya 1 kali tanam menjadi menuju 3 kali tanam dalam setahun (IP 300) demi mewujudkan swasembada pangan daerah.

3. ​Koordinasi Kewilayahan: Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat demi mengikis hambatan birokrasi di lapangan agar implementasi program pusat berjalan lancar.

 

​Sementara itu Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, menyambut hangat kedatangan rombongan Kementan RI dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar pusat terhadap sektor pertanian di Tanjabbar, khususnya pada tiga komoditas andalan daerah: kopi, kelapa, dan padi.

 

​”Kami mengucapkan banyak terima kasih atas pelatihan dan bantuan dari Kementerian Pertanian. Tanjabbar siap bersinergi, termasuk dalam pembentukan Brigade Pangan untuk mengawal peningkatan produktivitas padi serta memperluas areal tanam,” Kata Katamso.

 

​Usulan Strategis Pemkab Tanjabbar ke Pusat Dalam kesempatan tersebut, Wabup Katamso juga menyampaikan dua usulan krusial kepada Staf Ahli Menteri Pertanian demi keberlanjutan hajat hidup para petani di Tanjab Barat seperti Revitalisasi Sistem Pengairan (Infrastruktur Sungai) Pemkab memohon bantuan perbaikan pengairan di beberapa kecamatan rawan banjir, seperti Kecamatan Pengabuan, Bram Itam, hingga Batara karena Hal ini dinilai mendesak agar bantuan bibit dari pusat tidak mati akibat genangan air.

 

” Penetapan Harga Enceran Bawah (Floor Price) Kelapa: Mengingat mayoritas masyarakat Tanjab Barat adalah petani kelapa, Pemkab mengusulkan adanya kebijakan floor price minimal Rp5.000,- per butir demi menjaga stabilitas harga dan melindungi kesejahteraan petani dari fluktuasi pasar.” Terangnya.

 

​Pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempercepat koordinasi teknis antara dinas terkait di daerah dengan jajaran Kementerian Pertanian RI, sehingga target swasembada pangan di Tanjung Jabung Barat dapat segera terealisasi.(*)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Bahas Soal Pelantikan, Bupati Tanjabbar Terima Kunjungan Silaturahmi JATMAN NU Provinsi Jambi

Advetorial

Sukseskan Berkah Madani, Bupati Anwar Sadat Siapkan Ruang Kreatif Bagi Generasi Muda Tanjabbar 

Advetorial

Kemenhut RI Kunjungi Mangrove Pangkal Babu, Wabup Katamso Harapkan Dampak Nyata Program Pengembangan

Advetorial

Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Ingatkan Masyarakat Potensi Cuaca Panas dan Kemarau 

Advetorial

Pasca Kebakaran di Teluk Nilau, Pemkab Tanjabbar Prioritaskan Akses Jalan dan Penambahan Armada Damkar 

Advetorial

Lepas 376 CJH Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Pesan Khusus ke Jemaah

Advetorial

Tinjau Pembangunan Box Culvert di Lintas Timur Jambi – Riau, Bupati Anwar Sadat Berharap Bantu Atasi Banjir 

Advetorial

Terapkan Barcode Kotak Amal, Bupati Anwar Sadat: Biar Dana Umat Lebih Tranpara