mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Serahkan Kunci Bedah Rumah, Panen Raya Kolaborasi Lapas–Baznas Perkuat Pengentasan Kemiskinan Aksi Nekat Perampok di BTN Selempang Merah, Sekap Korban dan Gasak Emas 2 Mayam Bupati Anwar Sadat Gandeng PetroChina Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Teluk Nilau Bupati Anwar Sadat Ajak Perkuat Sinergi Eksekutif-Legislatif, Komitmen Pertahankan Opini WTP BPK Bupati Anwar Sadat Apresiasi GAMAS, Sebut Peran Ayah Kunci Bentuk Generasi Berkualitas

Home / Advetorial

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bahas Sektor Pertanian, Wabup Katamso Terima Kunker Kementan RI

TANJABBARAR,TJ– Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., secara resmi menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli Menteri Bidang Food Estate Kementerian Pertanian (Kementan) RI Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, di ruang kerja Wakil Bupati pada Jumat (22/5/26).

​Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Food Estate Pertanian RI Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, didampingi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jambi, Politeknik Pembangunan  Pertanian Bogor, Balai Pelatihan Pertanian Jambi, serta Wabup Turut didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan serta tamu undangan lainnya yang hadir dalam rangka peninjauan langsung efektivitas dan progres program strategis Kementan di wilayah Jambi, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

​Dalam pemaparannya, pihak Kementan RI menyampaikan bahwa peninjauan difokuskan pada tiga program utama:

1. ​Peningkatan Kualitas Pembibitan Kopi: Memastikan kuantitas dan kualitas bibit kopi unggul sebelum didistribusikan guna mendongkrak ekonomi masyarakat lokal.

BACA JUGA  Dapatkan Program Penerangan Dari Pemkab Tanjabbar,Kades Desa Pulai Raya Ucapkan Terima Kasih

2. ​Optimalisasi Lahan (Oplah) Padi 2024: Mendorong indeks pertanaman (IP) dari yang sebelumnya hanya 1 kali tanam menjadi menuju 3 kali tanam dalam setahun (IP 300) demi mewujudkan swasembada pangan daerah.

3. ​Koordinasi Kewilayahan: Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat demi mengikis hambatan birokrasi di lapangan agar implementasi program pusat berjalan lancar.

 

​Sementara itu Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, menyambut hangat kedatangan rombongan Kementan RI dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar pusat terhadap sektor pertanian di Tanjabbar, khususnya pada tiga komoditas andalan daerah: kopi, kelapa, dan padi.

 

​”Kami mengucapkan banyak terima kasih atas pelatihan dan bantuan dari Kementerian Pertanian. Tanjabbar siap bersinergi, termasuk dalam pembentukan Brigade Pangan untuk mengawal peningkatan produktivitas padi serta memperluas areal tanam,” Kata Katamso.

 

​Usulan Strategis Pemkab Tanjabbar ke Pusat Dalam kesempatan tersebut, Wabup Katamso juga menyampaikan dua usulan krusial kepada Staf Ahli Menteri Pertanian demi keberlanjutan hajat hidup para petani di Tanjab Barat seperti Revitalisasi Sistem Pengairan (Infrastruktur Sungai) Pemkab memohon bantuan perbaikan pengairan di beberapa kecamatan rawan banjir, seperti Kecamatan Pengabuan, Bram Itam, hingga Batara karena Hal ini dinilai mendesak agar bantuan bibit dari pusat tidak mati akibat genangan air.

BACA JUGA  PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Mengucapkan Selamat MENUNAIKAN IBADAH HAJI TAHUN 1447 H / 2026 M JAMAAH HAJI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

 

” Penetapan Harga Enceran Bawah (Floor Price) Kelapa: Mengingat mayoritas masyarakat Tanjab Barat adalah petani kelapa, Pemkab mengusulkan adanya kebijakan floor price minimal Rp5.000,- per butir demi menjaga stabilitas harga dan melindungi kesejahteraan petani dari fluktuasi pasar.” Terangnya.

 

​Pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempercepat koordinasi teknis antara dinas terkait di daerah dengan jajaran Kementerian Pertanian RI, sehingga target swasembada pangan di Tanjung Jabung Barat dapat segera terealisasi.(*)

TANJABBARAR,TJ– Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., secara resmi menerima kunjungan kerja Tenaga Ahli Menteri Bidang Food Estate Kementerian Pertanian (Kementan) RI Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, di ruang kerja Wakil Bupati pada Jumat (22/5/26).

​Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Food Estate Pertanian RI Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, didampingi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jambi, Politeknik Pembangunan  Pertanian Bogor, Balai Pelatihan Pertanian Jambi, serta Wabup Turut didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan serta tamu undangan lainnya yang hadir dalam rangka peninjauan langsung efektivitas dan progres program strategis Kementan di wilayah Jambi, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

​Dalam pemaparannya, pihak Kementan RI menyampaikan bahwa peninjauan difokuskan pada tiga program utama:

1. ​Peningkatan Kualitas Pembibitan Kopi: Memastikan kuantitas dan kualitas bibit kopi unggul sebelum didistribusikan guna mendongkrak ekonomi masyarakat lokal.

2. ​Optimalisasi Lahan (Oplah) Padi 2024: Mendorong indeks pertanaman (IP) dari yang sebelumnya hanya 1 kali tanam menjadi menuju 3 kali tanam dalam setahun (IP 300) demi mewujudkan swasembada pangan daerah.

3. ​Koordinasi Kewilayahan: Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat demi mengikis hambatan birokrasi di lapangan agar implementasi program pusat berjalan lancar.

 

​Sementara itu Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, menyambut hangat kedatangan rombongan Kementan RI dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar pusat terhadap sektor pertanian di Tanjabbar, khususnya pada tiga komoditas andalan daerah: kopi, kelapa, dan padi.

 

​”Kami mengucapkan banyak terima kasih atas pelatihan dan bantuan dari Kementerian Pertanian. Tanjabbar siap bersinergi, termasuk dalam pembentukan Brigade Pangan untuk mengawal peningkatan produktivitas padi serta memperluas areal tanam,” Kata Katamso.

 

​Usulan Strategis Pemkab Tanjabbar ke Pusat Dalam kesempatan tersebut, Wabup Katamso juga menyampaikan dua usulan krusial kepada Staf Ahli Menteri Pertanian demi keberlanjutan hajat hidup para petani di Tanjab Barat seperti Revitalisasi Sistem Pengairan (Infrastruktur Sungai) Pemkab memohon bantuan perbaikan pengairan di beberapa kecamatan rawan banjir, seperti Kecamatan Pengabuan, Bram Itam, hingga Batara karena Hal ini dinilai mendesak agar bantuan bibit dari pusat tidak mati akibat genangan air.

 

” Penetapan Harga Enceran Bawah (Floor Price) Kelapa: Mengingat mayoritas masyarakat Tanjab Barat adalah petani kelapa, Pemkab mengusulkan adanya kebijakan floor price minimal Rp5.000,- per butir demi menjaga stabilitas harga dan melindungi kesejahteraan petani dari fluktuasi pasar.” Terangnya.

 

​Pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempercepat koordinasi teknis antara dinas terkait di daerah dengan jajaran Kementerian Pertanian RI, sehingga target swasembada pangan di Tanjung Jabung Barat dapat segera terealisasi.(*)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Wabup Katamso Dorong Pengembangan Bisnis Mangrove Berkelanjutan untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Advetorial

Bupati Anwar Sadat Apresiasi GAMAS, Sebut Peran Ayah Kunci Bentuk Generasi Berkualitas

Advetorial

Wabup Katamso Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan Daerah Lewat Podcast Youth Center

Advetorial

Lepas Kontingen PBSI Tanjabbar ke PB Pratama Open Jambi 2026, Sekda Hermansyah: Jangan Jadi Jago Kandang, Ukir Prestasi untuk Daerah

Advetorial

PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Mengucapkan Selamat MENUNAIKAN IBADAH HAJI TAHUN 1447 H / 2026 M JAMAAH HAJI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

Advetorial

Lepas 376 CJH Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Pesan Khusus ke Jemaah

Advetorial

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tekankan Penguatan Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Advetorial

Paripurna DPRD Bentuk Pansus Empat Ranperda, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Dukungan Fraksi