TANJABBAR, TJ – Aksi perampokan terjadi di Perumahan BTN Selempang Merah, RT 07, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (14/7/26) sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang ibu rumah tangga menjadi korban setelah rumahnya disusupi pelaku sesaat mengantar anaknya ke sekolah.
RT 07 selempang merah Alfian, mengatakan menurut keterangan dari Korban jika dirinya baru kembali ke rumah ketika mendapati seorang pria yang diduga pelaku telah berusaha masuk melalui bagian belakang rumah dengan cara mencongkel pintu.
” Korban sempat mendengar ada orang yang mau mencongkel pintu dibagian belakang karena baru pulang sambil menelepon keluarga,” Ungkapnya.
Namun situasi berubah mencekam ketika pelaku berhasil menguasai korban. Menurut pengakuan korban, dirinya sempat disekap dan diancam sebelum dipaksa menyerahkan perhiasan emas miliknya.
Di bawah tekanan pelaku, korban akhirnya menyerahkan emas seberat 2 mayam. Tak hanya itu, pelaku juga diduga meminta sepeda motor korban. Meski demikian, permintaan tersebut gagal dipenuhi karena korban berusaha melawan dan suasana mulai ramai oleh kedatangan warga.
Korban sempat melakukan perlawanan hingga terjadi aksi tarik-menarik dengan pelaku. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian tangan yang diduga akibat benda tajam yang dibawa pelaku, serta lecet pada bagian kaki saat berusaha menyelamatkan diri.
Korban pun mengaku tidak dapat mengenali identitas pelaku karena wajahnya tertutup. Ia hanya sempat melihat bagian mata pelaku yang menjadi satu-satunya ciri yang masih diingat.
Usai menguasai perhiasan korban, pelaku melarikan diri ke arah semak-semak di belakang kawasan permukiman. Teriakan korban mengundang perhatian warga yang kemudian berusaha mengejar pelaku. Namun hingga kini pelaku berhasil meloloskan diri.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung menghubungi pihak kepolisian. Tidak lama kemudian personel Polres Tanjung Jabung Barat bersama tim Satreskrim datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, dan memulai penyelidikan,” ujar Alfian.
Menurutnya, sejumlah pemuda setempat sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga ke arah belakang permukiman. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil karena pelaku berhasil melarikan diri.
Alfian juga memastikan pihaknya akan mendampingi korban untuk membuat laporan resmi ke Polres Tanjung Jabung Barat agar proses hukum dapat segera berjalan.
Ia berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya agar masyarakat kembali merasa aman serta kejadian serupa tidak terulang.(*)
TANJABBAR, TJ – Aksi perampokan terjadi di Perumahan BTN Selempang Merah, RT 07, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (14/7/26) sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang ibu rumah tangga menjadi korban setelah rumahnya disusupi pelaku sesaat mengantar anaknya ke sekolah.
RT 07 selempang merah Alfian, mengatakan menurut keterangan dari Korban jika dirinya baru kembali ke rumah ketika mendapati seorang pria yang diduga pelaku telah berusaha masuk melalui bagian belakang rumah dengan cara mencongkel pintu.
” Korban sempat mendengar ada orang yang mau mencongkel pintu dibagian belakang karena baru pulang sambil menelepon keluarga,” Ungkapnya.
Namun situasi berubah mencekam ketika pelaku berhasil menguasai korban. Menurut pengakuan korban, dirinya sempat disekap dan diancam sebelum dipaksa menyerahkan perhiasan emas miliknya.
Di bawah tekanan pelaku, korban akhirnya menyerahkan emas seberat 2 mayam. Tak hanya itu, pelaku juga diduga meminta sepeda motor korban. Meski demikian, permintaan tersebut gagal dipenuhi karena korban berusaha melawan dan suasana mulai ramai oleh kedatangan warga.
Korban sempat melakukan perlawanan hingga terjadi aksi tarik-menarik dengan pelaku. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian tangan yang diduga akibat benda tajam yang dibawa pelaku, serta lecet pada bagian kaki saat berusaha menyelamatkan diri.
Korban pun mengaku tidak dapat mengenali identitas pelaku karena wajahnya tertutup. Ia hanya sempat melihat bagian mata pelaku yang menjadi satu-satunya ciri yang masih diingat.
Usai menguasai perhiasan korban, pelaku melarikan diri ke arah semak-semak di belakang kawasan permukiman. Teriakan korban mengundang perhatian warga yang kemudian berusaha mengejar pelaku. Namun hingga kini pelaku berhasil meloloskan diri.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung menghubungi pihak kepolisian. Tidak lama kemudian personel Polres Tanjung Jabung Barat bersama tim Satreskrim datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, dan memulai penyelidikan,” ujar Alfian.
Menurutnya, sejumlah pemuda setempat sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga ke arah belakang permukiman. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil karena pelaku berhasil melarikan diri.
Alfian juga memastikan pihaknya akan mendampingi korban untuk membuat laporan resmi ke Polres Tanjung Jabung Barat agar proses hukum dapat segera berjalan.
Ia berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya agar masyarakat kembali merasa aman serta kejadian serupa tidak terulang.(*)








