TANJABBAR, TJ – Persoalan infrastruktur dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, saat melaksanakan Safari Jumat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Masjid Nurul Ikhlas, Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Jumat (11/9/2026).
Di hadapan masyarakat, Anwar Sadat menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah Ulu tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Salah satu yang masuk dalam agenda prioritas adalah pembangunan jalan di Dusun Mudo.
Menurutnya, kebutuhan pembangunan jalan di berbagai desa cukup besar. Karena itu, pemerintah daerah harus menentukan program berdasarkan tingkat urgensi dan kemampuan keuangan daerah.
“Ada jalan di Dusun Mudo yang akan kita bangun. Ini dibutuhkan masyarakat kita di Tanjung Jabung Barat. Memang tidak mudah, banyak usulan dari desa yang masuk. Karena itu kita akan pilih yang benar-benar prioritas,” ujar Anwar Sadat.
Ia mengatakan keterbatasan fiskal daerah membuat pembangunan tidak dapat dilakukan sekaligus. Namun, kondisi tersebut bukan berarti wilayah Ulu luput dari perhatian pemerintah.
Pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kemampuan anggaran daerah.
Selain infrastruktur, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi karhutla. Memasuki musim kemarau, kewaspadaan menjadi penting mengingat kondisi lahan yang mudah terbakar.
Anwar Sadat bersyukur hujan yang turun beberapa waktu terakhir ikut membantu menekan potensi kebakaran. Ia menyebut kondisi tersebut juga tidak terlepas dari upaya rekayasa cuaca yang dilakukan pemerintah pusat.
“Alhamdulillah kemarin hujan. Ini hasil rekayasa cuaca dari pusat,” katanya.
Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Pemkab Tanjung Jabung Barat telah memiliki Satgas Karhutla yang melibatkan berbagai unsur, termasuk Polri, TNI dan perusahaan.
“Kita punya Satgas Karhutla bersama Kapolres, Dandim, dan pihak perusahaan yang wajib ikut serta jika terjadi kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.
Anwar Sadat juga mendorong masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan, termasuk melalui pengelolaan sampah yang lebih baik. Perusahaan yang beroperasi di wilayah Tanjung Jabung Barat pun diharapkan mengambil peran dalam mendukung program-program lingkungan.
Bagi pemerintah daerah, persoalan lingkungan tidak cukup hanya ditangani ketika bencana terjadi. Pencegahan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
Safari Jumat tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Bupati untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat di wilayah Ulu. Pemerintah daerah menegaskan pembangunan akan terus diarahkan pada kebutuhan yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Anwar Sadat juga bertindak sebagai khatib sekaligus imam Salat Jumat. Ia mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari serta mengingatkan pentingnya menjaga salat, menunaikan zakat, berlaku jujur dalam berdagang dan memperbanyak amal pada hari Jumat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemkab Tanjung Jabung Barat, Forkopimcam Muara Papalik, perwakilan perusahaan, Baznas, tokoh agama, tokoh masyarakat dan jamaah Masjid Nurul Ikhlas.(*)









