TANJABBAR, TJ — Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Universitas Islam An-Nadwah (UINKA) Kuala Tungkal. Tim mahasiswa kampus tersebut berhasil melaju ke babak Final 5 Besar Kategori Mahasiswa Jambi SPARK (Smart Paper and Research Competition) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia.
Menjelang kompetisi tingkat provinsi tersebut, tim mahasiswa UINKA Kuala Tungkal mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., menerima audiensi sekaligus melepas keberangkatan tim di Ruang Kerja Wakil Bupati, Kamis (3/9/26).
Pertemuan itu menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memberikan pembekalan sekaligus dorongan moral kepada mahasiswa yang akan membawa nama Tanjung Jabung Barat dalam ajang kompetisi riset tersebut.
Dalam audiensi, Katamso mengapresiasi keberanian mahasiswa mengangkat potensi lokal, khususnya ekowisata pesisir Kuala Tungkal, sebagai objek penelitian.
Menurutnya, riset mahasiswa seharusnya tidak berhenti pada gagasan akademik, tetapi mampu diterjemahkan menjadi inovasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Katamso juga menyoroti pentingnya literasi keuangan dan digitalisasi dalam mengembangkan potensi ekonomi desa.
“Pengembangan gagasan inovatif berbasis digitalisasi swadaya sangat relevan untuk daerah kita. Kehadiran kawasan mangrove dan potensi pariwisata pesisir tidak hanya harus dijaga ekosistemnya, tetapi juga wajib memberikan dampak ekonomi nyata, memperkuat UMKM, serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa melalui literasi keuangan dan digitalisasi,” tegasnya.
Bawa Potensi Kuala Tungkal ke Ajang Provinsi
Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam UINKA, Dr. Heryani, S.Th.I., M.Sy., mengatakan audiensi tersebut dilakukan sebagai bentuk permohonan doa restu sekaligus meminta arahan pemerintah daerah sebelum tim berlaga di babak final.
Menurut Heryani, masukan yang diberikan Wakil Bupati menjadi tambahan motivasi bagi mahasiswa untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
“Kami sangat bersyukur atas arahan dan perhatian Bapak Wakil Bupati. Masukan konstruktif yang beliau berikan terkait potensi daerah menjadi amunisi dan motivasi tambahan bagi mahasiswa kami saat berhadapan dengan dewan juri besok,” ujarnya.
Tim UINKA Kuala Tungkal dipimpin Nurhaliza, mahasiswa semester 5. Dalam kompetisi tersebut, mereka mengusung karya ilmiah berjudul “Self-Initiated Digitalization: Model Digitalisasi Swadaya untuk Memperkuat Ketahanan Ekonomi Daerah pada Ekowisata Pesisir Berbasis Komunitas.”
Riset tersebut mengangkat gagasan digitalisasi berbasis swadaya masyarakat sebagai salah satu pendekatan untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui pengembangan ekowisata pesisir berbasis komunitas.
Selain Nurhaliza, tim juga diperkuat Syaikhan Ali, mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam semester 7, serta Nadia Sabila, mahasiswa semester 5.
Audiensi turut dihadiri Sekretaris Prodi Hukum Keluarga Islam UINKA M. Hadri Hasan, S.Pd., M.Pd.
Keberhasilan menembus lima besar menjadi momentum bagi mahasiswa UINKA Kuala Tungkal untuk menunjukkan bahwa potensi lokal Tanjung Jabung Barat dapat diolah menjadi gagasan riset yang kompetitif di tingkat provinsi.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi, karya tersebut diharapkan mampu membuka perspektif baru bahwa potensi mangrove, ekowisata pesisir, UMKM dan ekonomi desa dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi masyarakat dan pemanfaatan teknologi digital.(*)









