TANJABBAR, TJ — Kapolres Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H.. membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan insan media melalui kegiatan coffee morning dan silaturahmi bersama sejumlah wartawan di Tanjung Jabung Barat.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu momentum awal Ramadhanil membangun komunikasi dengan kalangan media setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Tanjabbar.
Dalam suasana santai, Ramadhanil menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Ia ingin pertemuan dengan wartawan menjadi ruang untuk saling mengenal dan membangun komunikasi yang lebih terbuka.
Menurutnya, coffee morning tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian komunikasi antara jajaran Polres Tanjabbar dengan insan pers, termasuk dalam menyambut berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan.
“Kalau kita mau ada kegiatan atau turnamen, gongnya di sini. Kita mulai dengan silaturahmi bersama rekan-rekan media,” ujar Ramadhanil dalam sambutannya.
Ia mengatakan, komunikasi dengan media tidak harus selalu berlangsung dalam suasana formal. Karena itu, dirinya lebih memilih membangun kedekatan melalui pertemuan yang santai agar tidak ada jarak antara kepolisian dan wartawan.
Ramadhanil juga mempersilakan para wartawan untuk berkomunikasi langsung dengannya di luar agenda resmi.
“Kalau rekan-rekan mau silaturahmi khusus kepada saya, silakan. Kalau ketemu saya di jalan atau melihat jajaran Polres sedang berkumpul, silakan,” katanya.
Kapolres yang baru sekitar tiga pekan menjalankan tugas di Tanjabbar itu mengaku belum sepenuhnya menjalani aktivitas di wilayah hukumnya karena sejumlah agenda kedinasan di luar daerah.
Pada pekan pertama, Ramadhanil harus menuju Kerinci untuk mengikuti rangkaian serah terima. Selanjutnya, pada pekan ketiga, ia kembali mengikuti sejumlah agenda di Polda Jambi.
“Kalau dihitung untuk full-nya, mungkin belum sampai satu minggu. Baru pulang dari Polda kemarin,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut,
Ramadhanil juga memperkenalkan sedikit latar belakang dirinya kepada para wartawan. Ia menyebut dirinya berasal dari Pariaman, Sumatera Barat, sementara sang istri merupakan perempuan asal Bone, Sulawesi Selatan.
Ia kemudian bercerita ringan mengenai latar belakang keluarganya dan bagaimana perbedaan budaya Minang dan Bugis menjadi bagian dari perjalanan kehidupan keluarganya.
Dari pertemuan tersebut, Ramadhanil berharap hubungan antara Polres Tanjabbar dan media dapat terus terjalin secara positif. Ia menilai komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam membangun hubungan kerja sekaligus menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat.
“Cukup saya yang memperkenalkan diri. Nanti rekan-rekan yang belum punya nomor saya bisa minta langsung,” katanya
Kegiatan coffee morning itu pun berlangsung dalam suasana informal, tanpa agenda tanya jawab resmi. Ramadhanil mengajak para wartawan menikmati hidangan bersama sembari memperkuat silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan insan pers di Tanjabbar.(*)









