mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Tingkatkan Pelayanan Publik, Dishub Tanjabbar Hadirkan Inovasi Layanan Berbasis Digital  Tegas, Bupati Anwar Sadat Minta PetroChina Mendorong Program SDM Sektor Pendidikan Keagamaan Wabup Katamso Hadiri Rakor Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Polres Tanjabbar Aksi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat, Anwar Sadat: Ini wujud Nyata Komitmen  Pemda  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Penyaluran Paket Sembako Ramadhan dari BNI Cabang Kuala Tungkal

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 24 Desember 2022 - 21:54 WIB

Gunakan Dana Pribadi, Pria Asal Senyerang Menang Peringkat III Lomba Kaligrafi di Tingkat Asean

Tanjab Barat – Luar Biasa,Muhammad Syamsudin warga Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapatkan Juara lomba Kaligrafi tingkat ASEAN yang diadakan di Negara Brunei Darussalam.

Dari 24 peserta. Muhammad Syamsudin memperoleh peringkat ke III dalam Pertandingan Seni Khat (Kaligrafi) Peringkat ASEAN yang diselenggarakan oleh Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah di Brunei Darussalam.

Sebenarnya kata Syamsudin juara didominasi dari Indonesia, untuk juara satu,dua dan tiga.” Yang juara harapan peserta dari Negara Brunei dan Malaysia,” ucapnya.

Sebelumnya kata Syamsudin. Ia mengikuti lomba kaligrafi. Karena lomba itu terbuka untuk umum yang diselenggarakan oleh yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah.

“Saya tau lomba itu karena dikirim oleh guru saya melalui file Pdf, Nah jadi saya ikut atas nama Kecamatan senyerang. Dan ternyata karya saya tuh masuk dalam nominasi kejuaraan,”ujarnya.

BACA JUGA  BBM Solar Langka,Nelayan Kuala Tungkal Gantung Jaring

Waktu diundang memang dirinya tidak tau akan menjadi juara berapa, cuma Ia menyebutkan hasil karyanya sudah dinilai dan ternyata masuk dalam nominasi kejuaraan.

“Jadi setelah itulah baru diundang. Disitu saya hanya punya waktu tiga hari untuk mempersiapkan segala sesuatunya. dikirim melalui e-mail kemudian langsung dihubungi melalui nomor telepon dari pihak yayasan Sultan,”ucapnya.

Muhammad Syamsudin yang juga pernah menjadi peserta MTQ Tanjab barat ini harus mempersiapkan segala urusan keberangkatannya sendiri.

BACA JUGA  Sembelih Hewan Kurban PKK, Bupati Anwar Sadat Berharap Bisa Meningkat di Tahun Mendatang

“Paspor mengurus sendiri, untungnya ada undangan dari yayasan sultan,jadi urusan dipermudah sama pihak imigrasi,”ujarnya.

Di Brunei Darussalam Syamsudin sempat bertemu dengan Dubes RI Ibu Endang Mardeyani. Jadi Kata Ibu Dubes mempertanyakan apa berangkat ini atas nama pribadi.

Peserta Lomba Bersama Dubes RI,Ibu Endang Mardeyani. Foto:Doc

“Jadi saya bilang memang diundang dari yayasan sultan, cuman memang untuk saat ini belum ada campur tangan dari pemerintah setempat (Pemkab Tanjab Barat -red),”jelas Syamsudin.

Keberangkatan ini sebut Syamsudin memang menggunakan dana pribadi karena memang diundang dari yayasan Sultan Bolkiah.

“Jadi kata ibu dubes itu bilang minimal dari Disdikbud setempat harus tau,masa tidak terdeteksi sama mereka,”demikian Syamsudin menyampaikan. (AR)

Tanjab Barat – Luar Biasa,Muhammad Syamsudin warga Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapatkan Juara lomba Kaligrafi tingkat ASEAN yang diadakan di Negara Brunei Darussalam.

Dari 24 peserta. Muhammad Syamsudin memperoleh peringkat ke III dalam Pertandingan Seni Khat (Kaligrafi) Peringkat ASEAN yang diselenggarakan oleh Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah di Brunei Darussalam.

Sebenarnya kata Syamsudin juara didominasi dari Indonesia, untuk juara satu,dua dan tiga.” Yang juara harapan peserta dari Negara Brunei dan Malaysia,” ucapnya.

Sebelumnya kata Syamsudin. Ia mengikuti lomba kaligrafi. Karena lomba itu terbuka untuk umum yang diselenggarakan oleh yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah.

“Saya tau lomba itu karena dikirim oleh guru saya melalui file Pdf, Nah jadi saya ikut atas nama Kecamatan senyerang. Dan ternyata karya saya tuh masuk dalam nominasi kejuaraan,”ujarnya.

Waktu diundang memang dirinya tidak tau akan menjadi juara berapa, cuma Ia menyebutkan hasil karyanya sudah dinilai dan ternyata masuk dalam nominasi kejuaraan.

“Jadi setelah itulah baru diundang. Disitu saya hanya punya waktu tiga hari untuk mempersiapkan segala sesuatunya. dikirim melalui e-mail kemudian langsung dihubungi melalui nomor telepon dari pihak yayasan Sultan,”ucapnya.

Muhammad Syamsudin yang juga pernah menjadi peserta MTQ Tanjab barat ini harus mempersiapkan segala urusan keberangkatannya sendiri.

“Paspor mengurus sendiri, untungnya ada undangan dari yayasan sultan,jadi urusan dipermudah sama pihak imigrasi,”ujarnya.

Di Brunei Darussalam Syamsudin sempat bertemu dengan Dubes RI Ibu Endang Mardeyani. Jadi Kata Ibu Dubes mempertanyakan apa berangkat ini atas nama pribadi.

Peserta Lomba Bersama Dubes RI,Ibu Endang Mardeyani. Foto:Doc

“Jadi saya bilang memang diundang dari yayasan sultan, cuman memang untuk saat ini belum ada campur tangan dari pemerintah setempat (Pemkab Tanjab Barat -red),”jelas Syamsudin.

Keberangkatan ini sebut Syamsudin memang menggunakan dana pribadi karena memang diundang dari yayasan Sultan Bolkiah.

“Jadi kata ibu dubes itu bilang minimal dari Disdikbud setempat harus tau,masa tidak terdeteksi sama mereka,”demikian Syamsudin menyampaikan. (AR)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

MCP Melonjak Drastis, KPK RI Apresiasi Pemkab Tanjabbar

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbar Hadiri SAKIP Award Tahun 2024 KemenPAN-RB

Tanjab Barat

Hj. Fadhilah Sadat Buka Pelatihan Membatik Bagi Pemula di Desa Semau

DPRD

PAW Anggota DPRD Tanjabbar Masa Jabatan 2024-2029 di Ambil Sumpah Janji di Paripurna

DPRD

Ketua DPRD Tanjabbar Serap Aspirasi Masyarakat, di Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025-2026

Pemerintahan

Meriahkan HUT RI dan Kabupaten Tanjabbar 2025, Bupati Anwar Sadat Buka Turnamen Domino

DPRD

Tanam Padi di Sri Agung, Ketua DPRD Tanjabbar Dukung Program Swasempada Pangan

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Launching Kartu Keluarga Sejahtera Program BNPT