TANJABBAR, TERASJAMBI.ID — Persaingan menuju semifinal OPD Cup 2026 semakin memanas. Satu laga penentuan di Grup D akan menjadi panggung perebutan tiket terakhir, ketika Satpol PP Tanjabbar berhadapan dengan Perindag-P2K dalam duel hidup-mati di Stadion Karya Bhakti Kuala Tungkal, Kamis (20/8/2026) pukul 16.00 WIB.
Turnamen sepak bola antar perangkat daerah yang digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini diikuti sejumlah tim OPD, termasuk tim gabungan antarperangkat daerah.
Format kompetisi membuat persaingan berlangsung ketat. Setiap grup dihuni empat tim dan hanya juara grup dengan raihan poin tertinggi yang berhak melangkah ke babak semifinal.
Di Grup D, persaingan mengerucut pada dua tim yang sama-sama mengoleksi enam poin, yakni Satpol PP dan Perindag-P2K. Keduanya sama-sama telah memainkan dua pertandingan dan berhasil mengamankan kemenangan.
Satpol PP sementara berada di puncak klasemen dengan catatan empat gol memasukkan dan baru kebobolan satu gol. Sementara Perindag-P2K tampil produktif dengan lima gol, meski telah kemasukan tiga gol.
Namun, posisi di puncak klasemen belum membuat Satpol PP bisa bernapas lega. Pertandingan terakhir melawan Perindag-P2K akan menjadi penentu siapa yang berhak menyandang status juara Grup D sekaligus mengamankan tiket semifinal.
Hasil imbang 0-0 sudah cukup bagi Satpol PP untuk memastikan diri lolos sebagai juara grup. Sebaliknya, kemenangan menjadi harga mati bagi Perindag-P2K jika ingin menggusur Satpol PP dan merebut tiket semifinal.
Situasi tersebut membuat duel kedua tim diprediksi berlangsung sengit. Bukan sekadar pertarungan tiga poin, laga ini juga menjadi pertarungan gengsi dua kekuatan OPD yang sama-sama mengincar gelar juara.
Manajer Satpol PP yang juga Kepala Satpol PP Tanjabbar, Muhammad Firdaus Indra, SE, optimistis dengan kekuatan timnya. Ia menilai skuad yang dipimpinnya memiliki kekompakan dan kualitas untuk bersaing hingga pertandingan terakhir.
Firdaus menegaskan, target Satpol PP tidak berhenti pada keberhasilan lolos sebagai juara grup. Timnya membidik pencapaian yang lebih tinggi: menjadi kampiun OPD Cup 2026.
“Karenanya, Pol PP tidak hanya menargetkan juara grup, tetapi juara OPD Cup,” tegasnya.
Dengan hanya satu pertandingan tersisa, semua perhatian kini tertuju ke Stadion Karya Bhakti Kuala Tungkal.
Satpol PP memiliki keuntungan karena hanya membutuhkan hasil imbang,
Sementara Perindag-P2K wajib menang untuk melangkah ke semifinal.
Pertanyaannya, mampukah Satpol PP mempertahankan puncak Grup D, atau Perindag-P2K tampil sebagai pengguncang dan merebut tiket semifinal pada laga penentuan?
Jawabannya akan ditentukan dalam big match Satpol PP vs Perindag-P2K, Kamis (20/8/2026) pukul 16.00 WIB.(*)
TANJABBAR, TERASJAMBI.ID — Persaingan menuju semifinal OPD Cup 2026 semakin memanas. Satu laga penentuan di Grup D akan menjadi panggung perebutan tiket terakhir, ketika Satpol PP Tanjabbar berhadapan dengan Perindag-P2K dalam duel hidup-mati di Stadion Karya Bhakti Kuala Tungkal, Kamis (20/8/2026) pukul 16.00 WIB.
Turnamen sepak bola antar perangkat daerah yang digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini diikuti sejumlah tim OPD, termasuk tim gabungan antarperangkat daerah.
Format kompetisi membuat persaingan berlangsung ketat. Setiap grup dihuni empat tim dan hanya juara grup dengan raihan poin tertinggi yang berhak melangkah ke babak semifinal.
Di Grup D, persaingan mengerucut pada dua tim yang sama-sama mengoleksi enam poin, yakni Satpol PP dan Perindag-P2K. Keduanya sama-sama telah memainkan dua pertandingan dan berhasil mengamankan kemenangan.
Satpol PP sementara berada di puncak klasemen dengan catatan empat gol memasukkan dan baru kebobolan satu gol. Sementara Perindag-P2K tampil produktif dengan lima gol, meski telah kemasukan tiga gol.
Namun, posisi di puncak klasemen belum membuat Satpol PP bisa bernapas lega. Pertandingan terakhir melawan Perindag-P2K akan menjadi penentu siapa yang berhak menyandang status juara Grup D sekaligus mengamankan tiket semifinal.
Hasil imbang 0-0 sudah cukup bagi Satpol PP untuk memastikan diri lolos sebagai juara grup. Sebaliknya, kemenangan menjadi harga mati bagi Perindag-P2K jika ingin menggusur Satpol PP dan merebut tiket semifinal.
Situasi tersebut membuat duel kedua tim diprediksi berlangsung sengit. Bukan sekadar pertarungan tiga poin, laga ini juga menjadi pertarungan gengsi dua kekuatan OPD yang sama-sama mengincar gelar juara.
Manajer Satpol PP yang juga Kepala Satpol PP Tanjabbar, Muhammad Firdaus Indra, SE, optimistis dengan kekuatan timnya. Ia menilai skuad yang dipimpinnya memiliki kekompakan dan kualitas untuk bersaing hingga pertandingan terakhir.
Firdaus menegaskan, target Satpol PP tidak berhenti pada keberhasilan lolos sebagai juara grup. Timnya membidik pencapaian yang lebih tinggi: menjadi kampiun OPD Cup 2026.
“Karenanya, Pol PP tidak hanya menargetkan juara grup, tetapi juara OPD Cup,” tegasnya.
Dengan hanya satu pertandingan tersisa, semua perhatian kini tertuju ke Stadion Karya Bhakti Kuala Tungkal.
Satpol PP memiliki keuntungan karena hanya membutuhkan hasil imbang,
Sementara Perindag-P2K wajib menang untuk melangkah ke semifinal.
Pertanyaannya, mampukah Satpol PP mempertahankan puncak Grup D, atau Perindag-P2K tampil sebagai pengguncang dan merebut tiket semifinal pada laga penentuan?
Jawabannya akan ditentukan dalam big match Satpol PP vs Perindag-P2K, Kamis (20/8/2026) pukul 16.00 WIB.(*)








