mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
•   LIVE TV
Serahkan Perjanjian Kerja 214 Personel, Kasatpol PP Tanjabbar Tekankan Disiplin dan Profesionalitas BWS Sumatera VI Pompa Air Selamatkan Sawah Pasar Terusan, Rehabilitasi Irigasi Disiapkan Perkuat Perlindungan HAM, Pemkab Tanjabbar Teken MoU di Hadapan Menteri HAM Katamso Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jambi, Pemkab Tanjabbar Siap Perkuat Sinergi dengan Polri Tak Cukup Suntik Modal, Katamso Minta UMKM Tanjabbar Melek Digital dan Jago Kelola Keuangan

Home / Berita

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Bram Itam Waspada Karhutla, Camat Imbau Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Membakar

TANJABBAR, TJ — Pemerintah Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terus memperkuat langkah antisipasi terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi puncak musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

 

Camat Bram Itam, Rendriawan Akbar, S.H., mengatakan pihaknya sejauh ini telah melakukan berbagai upaya antisipasi guna mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Bram Itam.

 

Menurutnya, kondisi musim kemarau saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Cuaca yang cenderung kering membuat lahan, terutama kawasan perkebunan dan gambut, lebih mudah terbakar sehingga potensi meluasnya api harus diwaspadai.

 

“Sejauh ini kita sudah melakukan antisipasi terhadap ancaman karhutla di wilayah Kecamatan Bram Itam. Mengingat saat ini sudah memasuki puncak musim kemarau, kita mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada,” ujar Rendriawan.

BACA JUGA  Sapajambe.com Berhasil Raih Publik Favorit Winner di Ajang IWA 2021

 

Ia secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

 

Rendriawan menegaskan, kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar sangat berisiko, terlebih dalam kondisi cuaca panas dan kering. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat merambat ke lahan lainnya dan sulit dikendalikan.

 

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Karena hal tersebut bisa berdampak pada kebakaran yang lebih luas dan menimbulkan kabut asap,” tegasnya.

 

Berdasarkan data karhutla Kecamatan Bram Itam hingga 24 Agustus 2026, tercatat sejumlah kejadian kebakaran di beberapa desa dengan total luas lahan terdampak mencapai sekitar 17,1 hektare.

BACA JUGA  Terbuat Dari Kayu,Warga Berharap Dapat Bantuan Dari Pemerintah Daerah Tiang Listrik Baru

 

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa, masyarakat, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, pemadam kebakaran, serta pihak terkait lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempercepat penanganan apabila terjadi titik api.

 

Camat Bram Itam juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran di wilayah masing-masing.

 

Menurutnya, pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam, tetapi membutuhkan kesadaran serta keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

 

“Pencegahan harus dilakukan bersama. Kami berharap masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melapor apabila menemukan adanya titik api,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

FESPATI Provinsi Jambi Kukuhkan Dan Lantik  FESPATI Tanjab Barat

Berita

Upah Tidak Sesuai UMK Ratusan Buruh PT IIS Kabupaten Tanjab Barat Mogok Kerja

Berita

Bupati Anwar Sadat Ungkap Sosok Calon Plt Sekwan DPRD Tanjabbar, Jabatan Definitif Bakal Dilelang

Berita

Kelenteng Leng San Keng Bakal Gelar Pertunjukan Ekstrim di Cap Go Meh mendatang

Berita

Wakili Jambi, Dua Putra Putri Tanjabbar Ikut STQ Nasional XXVI Tahun 2021 di Maluku Utara

Berita

Kapolres Ramadhanil: Polri Tak Bisa Bekerja Sendiri, Peran Media Sangat Penting

Berita

Kapolda Jadi Pemateri LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Jambi

Berita

Satlantas Polres Tanjab Barat dan Dinkes Lakukan Rapid Antigen di Terminal Pembengis