mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Wabup Katamso Rapat Audiensi Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP Tanjabbar  Terima SK, Ratusan PNS Tanjabbar di Ambil Sumpah, Wabup Katamso Tekankan Soal IPM Piala Dunia 2026, Bupati Anwar Sadat Sosialisasi Pemasangan Antena TVRI Jambi  Bupati Anwar Sadat Lantik Pejabat Manajerial dan Non-Manajerial Ingatkan Masa Evaluasi, Bupati Anwar Sadat Minta Penjabat Tunjukan Kinerja

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:57 WIB

GPM Jelang HBKN 2026, Bupati Anwar Sadat:  Insyaallah Kebutuhan Terpenuhi dan Meringankan Beban Masyarakat 

TANJABBAR,TJ – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, seperti Ramadan dan Idul Fitri, Tahun Baru Imlek, serta Hari Raya Nyepi, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional yang digelar di halaman Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (13/2/26).

Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh bahan pangan dengan harga di bawah pasaran. Berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga ikan dijual dengan harga terjangkau.

Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., M.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab, M.M., Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Hapriansyah, S.St.Pi, serta perwakilan Polres, Kodim, Kejaksaan, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama instansi terkait, TP-PKK, dan unsur Forkopimda melaksanakan arahan pemerintah pusat untuk menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Membuka Rapat Evaluasi Tindak Lanjut Progress MCP dan Monev

“ Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Ramadan. Biasanya terjadi peningkatan permintaan yang berdampak pada kenaikan harga pangan. Oleh karena itu, pada kesempatan ini komoditas dijual di bawah harga pasar. Selain sembako, juga tersedia ikan sebagai salah satu potensi unggulan daerah dengan harga lebih terjangkau,” Ujarnya saat didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H.,

Ia berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sehingga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pangan.

Bupati juga memastikan kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan menjelang Idul Fitri guna mengantisipasi potensi lonjakan harga.

“ Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik. Stok dan harga barang dalam kondisi cukup dan terkendali. Insyaallah suplai kebutuhan selama bulan puasa dan hari raya dapat terpenuhi,” Terangnya.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Satgas Pangan akan melakukan pengawasan intensif terhadap pedagang dan distributor.

BACA JUGA  Saksikan Grand Final Arakan Sahur Online, Bupati:Arakan Sahur Secara Virtual Menjaga Tradisi turun temurun

“ Kami mengingatkan para pedagang grosir dan pengusaha agar tidak menimbun barang untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Satgas Pangan akan melakukan razia terhadap toko yang terbukti melakukan penimbunan, terutama sembako,” Tegasnya sembari akan memberikan sanksi tegas serta diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari penutupan usaha hingga pencabutan izin.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini juga dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan serta meminta seluruh jajaran terkait bertindak tegas terhadap pelanggaran distribusi dan permainan harga menjelang HBKN.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap stabilitas harga tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan serta hari raya dapat terpenuhi dengan baik, sehingga daya beli masyarakat tetap stabil dan perekonomian daerah terus bergerak positif.(*)

TANJABBAR,TJ – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, seperti Ramadan dan Idul Fitri, Tahun Baru Imlek, serta Hari Raya Nyepi, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional yang digelar di halaman Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (13/2/26).

Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh bahan pangan dengan harga di bawah pasaran. Berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga ikan dijual dengan harga terjangkau.

Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., M.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab, M.M., Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Hapriansyah, S.St.Pi, serta perwakilan Polres, Kodim, Kejaksaan, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama instansi terkait, TP-PKK, dan unsur Forkopimda melaksanakan arahan pemerintah pusat untuk menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia.

“ Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Ramadan. Biasanya terjadi peningkatan permintaan yang berdampak pada kenaikan harga pangan. Oleh karena itu, pada kesempatan ini komoditas dijual di bawah harga pasar. Selain sembako, juga tersedia ikan sebagai salah satu potensi unggulan daerah dengan harga lebih terjangkau,” Ujarnya saat didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H.,

Ia berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sehingga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pangan.

Bupati juga memastikan kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan menjelang Idul Fitri guna mengantisipasi potensi lonjakan harga.

“ Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik. Stok dan harga barang dalam kondisi cukup dan terkendali. Insyaallah suplai kebutuhan selama bulan puasa dan hari raya dapat terpenuhi,” Terangnya.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Satgas Pangan akan melakukan pengawasan intensif terhadap pedagang dan distributor.

“ Kami mengingatkan para pedagang grosir dan pengusaha agar tidak menimbun barang untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Satgas Pangan akan melakukan razia terhadap toko yang terbukti melakukan penimbunan, terutama sembako,” Tegasnya sembari akan memberikan sanksi tegas serta diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari penutupan usaha hingga pencabutan izin.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini juga dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan serta meminta seluruh jajaran terkait bertindak tegas terhadap pelanggaran distribusi dan permainan harga menjelang HBKN.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap stabilitas harga tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan serta hari raya dapat terpenuhi dengan baik, sehingga daya beli masyarakat tetap stabil dan perekonomian daerah terus bergerak positif.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

BAZNAS Tanjab Barat Serahan Bantuan Biaya Berobat Untuk Ibu Sumini

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Laksanakan Safari Jumat di Desa Teluk Sialang

Politik

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pelantikan Pimpinan DPRD Masa Jabatan 2024-2029

Pemerintahan

Tinjau Prokes Penyambutan Kafilah, Bupati Tanjabbar Ucapkan Selamat Datang Kontingen Kota Sungai Penuh

Pemerintahan

HUT ke-63 Bank Jambi: Bupati Anwar Sadat: BPD Memiliki Peran Strategis Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan dan Penyaluran UMKM Baznas Kepada Nelayan

Pemerintahan

Wabup Katamso Hadiri Peringatan Haul Akbar dan HUT ke-35 Ponpes Sa’adatul Abadiah Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Melebihi Waktu Tinggal, Imigrasi Kuala Tungkal Deportasi WNA Asal Malaysia