mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Dishub Tanjabbar Pasang Portal dan CCTV di Jalan Semau Sambut Pergantian Tahun, Polres Tanjabbar Keluarkan Himbauan Tegas ke Masyarakat  Polres Tanjabbar Ungkap Kasus Selama Tahun 2025,Kasus Narkotika Masih Tertinggi  Judi Tembak Ikan Merajalela di Tungkal Ulu  Ketua DPRD Tanjabbar Tunjukan Kepedulian Terhadap Perkembangan Olahraga

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 24 Desember 2022 - 21:54 WIB

Gunakan Dana Pribadi, Pria Asal Senyerang Menang Peringkat III Lomba Kaligrafi di Tingkat Asean

Tanjab Barat – Luar Biasa,Muhammad Syamsudin warga Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapatkan Juara lomba Kaligrafi tingkat ASEAN yang diadakan di Negara Brunei Darussalam.

Dari 24 peserta. Muhammad Syamsudin memperoleh peringkat ke III dalam Pertandingan Seni Khat (Kaligrafi) Peringkat ASEAN yang diselenggarakan oleh Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah di Brunei Darussalam.

Sebenarnya kata Syamsudin juara didominasi dari Indonesia, untuk juara satu,dua dan tiga.” Yang juara harapan peserta dari Negara Brunei dan Malaysia,” ucapnya.

Sebelumnya kata Syamsudin. Ia mengikuti lomba kaligrafi. Karena lomba itu terbuka untuk umum yang diselenggarakan oleh yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah.

“Saya tau lomba itu karena dikirim oleh guru saya melalui file Pdf, Nah jadi saya ikut atas nama Kecamatan senyerang. Dan ternyata karya saya tuh masuk dalam nominasi kejuaraan,”ujarnya.

BACA JUGA  Silaturahmi ke Kediaman Ketua PODSI Jambi, Ketua Organisasi Pecinta Dayung Tradisional Jambi Bicarakan Event Besar

Waktu diundang memang dirinya tidak tau akan menjadi juara berapa, cuma Ia menyebutkan hasil karyanya sudah dinilai dan ternyata masuk dalam nominasi kejuaraan.

“Jadi setelah itulah baru diundang. Disitu saya hanya punya waktu tiga hari untuk mempersiapkan segala sesuatunya. dikirim melalui e-mail kemudian langsung dihubungi melalui nomor telepon dari pihak yayasan Sultan,”ucapnya.

Muhammad Syamsudin yang juga pernah menjadi peserta MTQ Tanjab barat ini harus mempersiapkan segala urusan keberangkatannya sendiri.

BACA JUGA  Wabup Katamso Buka Festival Bhineka Kebangsaan Tanjung Jabung Barat

“Paspor mengurus sendiri, untungnya ada undangan dari yayasan sultan,jadi urusan dipermudah sama pihak imigrasi,”ujarnya.

Di Brunei Darussalam Syamsudin sempat bertemu dengan Dubes RI Ibu Endang Mardeyani. Jadi Kata Ibu Dubes mempertanyakan apa berangkat ini atas nama pribadi.

Peserta Lomba Bersama Dubes RI,Ibu Endang Mardeyani. Foto:Doc

“Jadi saya bilang memang diundang dari yayasan sultan, cuman memang untuk saat ini belum ada campur tangan dari pemerintah setempat (Pemkab Tanjab Barat -red),”jelas Syamsudin.

Keberangkatan ini sebut Syamsudin memang menggunakan dana pribadi karena memang diundang dari yayasan Sultan Bolkiah.

“Jadi kata ibu dubes itu bilang minimal dari Disdikbud setempat harus tau,masa tidak terdeteksi sama mereka,”demikian Syamsudin menyampaikan. (AR)

Tanjab Barat – Luar Biasa,Muhammad Syamsudin warga Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapatkan Juara lomba Kaligrafi tingkat ASEAN yang diadakan di Negara Brunei Darussalam.

Dari 24 peserta. Muhammad Syamsudin memperoleh peringkat ke III dalam Pertandingan Seni Khat (Kaligrafi) Peringkat ASEAN yang diselenggarakan oleh Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah di Brunei Darussalam.

Sebenarnya kata Syamsudin juara didominasi dari Indonesia, untuk juara satu,dua dan tiga.” Yang juara harapan peserta dari Negara Brunei dan Malaysia,” ucapnya.

Sebelumnya kata Syamsudin. Ia mengikuti lomba kaligrafi. Karena lomba itu terbuka untuk umum yang diselenggarakan oleh yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah.

“Saya tau lomba itu karena dikirim oleh guru saya melalui file Pdf, Nah jadi saya ikut atas nama Kecamatan senyerang. Dan ternyata karya saya tuh masuk dalam nominasi kejuaraan,”ujarnya.

Waktu diundang memang dirinya tidak tau akan menjadi juara berapa, cuma Ia menyebutkan hasil karyanya sudah dinilai dan ternyata masuk dalam nominasi kejuaraan.

“Jadi setelah itulah baru diundang. Disitu saya hanya punya waktu tiga hari untuk mempersiapkan segala sesuatunya. dikirim melalui e-mail kemudian langsung dihubungi melalui nomor telepon dari pihak yayasan Sultan,”ucapnya.

Muhammad Syamsudin yang juga pernah menjadi peserta MTQ Tanjab barat ini harus mempersiapkan segala urusan keberangkatannya sendiri.

“Paspor mengurus sendiri, untungnya ada undangan dari yayasan sultan,jadi urusan dipermudah sama pihak imigrasi,”ujarnya.

Di Brunei Darussalam Syamsudin sempat bertemu dengan Dubes RI Ibu Endang Mardeyani. Jadi Kata Ibu Dubes mempertanyakan apa berangkat ini atas nama pribadi.

Peserta Lomba Bersama Dubes RI,Ibu Endang Mardeyani. Foto:Doc

“Jadi saya bilang memang diundang dari yayasan sultan, cuman memang untuk saat ini belum ada campur tangan dari pemerintah setempat (Pemkab Tanjab Barat -red),”jelas Syamsudin.

Keberangkatan ini sebut Syamsudin memang menggunakan dana pribadi karena memang diundang dari yayasan Sultan Bolkiah.

“Jadi kata ibu dubes itu bilang minimal dari Disdikbud setempat harus tau,masa tidak terdeteksi sama mereka,”demikian Syamsudin menyampaikan. (AR)

Share :

Baca Juga

DPRD

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna ketiga Mendengarkan Tanggapan Bupati Terhadap Raperda APBD-P Tahun 2024.

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Terima Audiensi RoeKI, Bahas Hilirisasi Kelapa Nasional

Pemerintahan

Wabup Katamso Buka TC Tahap II, Persiapan MTQ Provinsi Jambi 2025

DPRD

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Keempat, Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda APBD Tahun 2026

Pilkada

Pencabutan Nomor Urut di KPU Tanjabbar, Pasangan Anwar Sadat -Katamso Dapat Nomor 1

Pemerintahan

Buka Workshop Evaluasi dan Fasilitasi Kerja Sama, Wabup Katamso Sampai Hal Ini

Pemerintahan

Pemkab Tanjabbar Safari Ramadhan ke Kecamatan Muara Papalik

Tanjab Barat

Dari Kelas II B,Pengadilan Agama Kuala Tungkal Naik Kelas Menjadi I B