mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Mushola SMKN 1 Tanjabbar, Perkuat Pendidikan Karakter Siswa Wabup Katamso Dorong Pengembangan Bisnis Mangrove Berkelanjutan untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Jadikan Pangkal Babu Living Laboratory, Wabup Katamso Sambut Program Penguatan Ekonomi Berbasis Manggrove  Wabup Katamso Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan Daerah Lewat Podcast Youth Center Tanjabbar Raih WTP Ke-8 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Pemerintahan / Tanjab Barat

Jumat, 14 Februari 2025 - 13:33 WIB

Panen Padi Perdana di Rawa Medang, Bupati Tanjabbar Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan

TANJABBAR , TJ – Mewakili Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ir. H. Firdaus Khatab, M.M, menghadiri acara panen perdana padi varietas Inpara 3 di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Pada Kamis (13/2/25).

Kegiatan ini dilakukan di lahan kelompok tani Usaha Baru yang merupakan anggota dari Gapoktan Maju Jaya, dengan luas lahan sekitar 446 hektar.

Membacakan sambutan Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan bahwa panen perdana ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. “Kita patut bersyukur, karena hasil padi di lahan ini dapat mencapai produktivitas sekitar 5,5 ton per hektar, dengan pola tanam dua kali setahun (IP 200),” ujarnya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung program strategis nasional, yaitu Program Asta Cita yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto, untuk memperkuat ketahanan pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa TK, SD, dan SMP.

BACA JUGA  Peringati 10 Muharram 1446 H, Bupati Anwar Sadat Berikan Santunan Anak Yatim/Piatu dan Kaum Duafa 

Dirinya menambahkan bahwa Kecamatan Batang Asam memiliki potensi lahan sawah irigasi yang sangat baik di Provinsi Jambi, dan menjadi salah satu penyumbang terbesar produksi padi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Kami berharap, dengan perkembangan teknologi pertanian yang ada, produktivitas padi dapat terus ditingkatkan, bahkan kedepannya Kecamatan Batang Asam akan menjadi pilot project untuk peningkatan indeks pertanaman hingga tiga kali setahun (IP 300),” tambahnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya dukungan dan partisipasi dari semua pihak untuk mencapai swasembada pangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. “Saya mengajak kita semua untuk bekerja lebih keras dan lebih cerdas dalam mewujudkan swasembada pangan di daerah ini,” tegasnya

BACA JUGA  Anwar Sadat Sengketa PT DAS dan Masyarakat 9 Desa Perlu Titik Temu dan Kesepakatan

Di akhir sambutannya, dirinya mengucapkan selamat kepada para petani di Desa Rawa Medang atas keberhasilan mereka dalam mempertahankan lahan sawah. “Semoga hasil panennya sesuai dengan harapan kita semua,” harapnya.

Ia juga mengapresiasi para petani yang telah berjuang menjaga ketahanan pangan dan berharap Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dapat bekerja lebih aktif di lapangan untuk mendukung para petani.

Hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda, para kepala OPD, para Kabag Setda Tanjabbar, Kepala Bulog Kabupaten Tanjabbar, Camat Batang Asam, Lurah dan para Kepala Desa se-Kecamatan Batang Asam, Penyuluh Pertanian Lapangan, serta undangan lainnya.(*)

TANJABBAR , TJ – Mewakili Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ir. H. Firdaus Khatab, M.M, menghadiri acara panen perdana padi varietas Inpara 3 di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Pada Kamis (13/2/25).

Kegiatan ini dilakukan di lahan kelompok tani Usaha Baru yang merupakan anggota dari Gapoktan Maju Jaya, dengan luas lahan sekitar 446 hektar.

Membacakan sambutan Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan bahwa panen perdana ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. “Kita patut bersyukur, karena hasil padi di lahan ini dapat mencapai produktivitas sekitar 5,5 ton per hektar, dengan pola tanam dua kali setahun (IP 200),” ujarnya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung program strategis nasional, yaitu Program Asta Cita yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto, untuk memperkuat ketahanan pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa TK, SD, dan SMP.

Dirinya menambahkan bahwa Kecamatan Batang Asam memiliki potensi lahan sawah irigasi yang sangat baik di Provinsi Jambi, dan menjadi salah satu penyumbang terbesar produksi padi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Kami berharap, dengan perkembangan teknologi pertanian yang ada, produktivitas padi dapat terus ditingkatkan, bahkan kedepannya Kecamatan Batang Asam akan menjadi pilot project untuk peningkatan indeks pertanaman hingga tiga kali setahun (IP 300),” tambahnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya dukungan dan partisipasi dari semua pihak untuk mencapai swasembada pangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. “Saya mengajak kita semua untuk bekerja lebih keras dan lebih cerdas dalam mewujudkan swasembada pangan di daerah ini,” tegasnya

Di akhir sambutannya, dirinya mengucapkan selamat kepada para petani di Desa Rawa Medang atas keberhasilan mereka dalam mempertahankan lahan sawah. “Semoga hasil panennya sesuai dengan harapan kita semua,” harapnya.

Ia juga mengapresiasi para petani yang telah berjuang menjaga ketahanan pangan dan berharap Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dapat bekerja lebih aktif di lapangan untuk mendukung para petani.

Hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda, para kepala OPD, para Kabag Setda Tanjabbar, Kepala Bulog Kabupaten Tanjabbar, Camat Batang Asam, Lurah dan para Kepala Desa se-Kecamatan Batang Asam, Penyuluh Pertanian Lapangan, serta undangan lainnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bersama Menteri Parekraf Sandiaga Uno Bupati Tanjab Barat Buka festival Arakan Sahur Tahun 2024

Pilkada

Tim WASAKA Desa Tanjung Pasir Kompak Dukung UAS – Katamso 2 Periode

Tanjab Barat

Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Bebaskan 15 Narapidana Asimilasi

DPRD

Paripurna ketiga, DPRD Tanjabbar Mendengarkan Penyampaian Bupati Terhadap Ranperda Tahun Anggaran 2026

Tanjab Barat

“JADI CONTOH BURUK!: Ketua RT 13 Sriwijaya Tebas Kelapa dan Serobot Lahan Warga, Disulap Jadi Sawah Pribadi!”

Pemerintahan

Wabup Tanjabbar Letakkan Batu Pertama Pembangunan Koperasi Merah Putih

DPRD

Anggaran Pembangunan Nihil di Tahun 2026, DPRD Tanjabbar Desak Bupati Potong TPP ASN

Pemerintahan

Tuntut Transparansi Insentif, Pemkab Singgung SKK Migas