mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
   LIVE TV
Pasca Kebakaran di Teluk Nilau, Pemkab Tanjabbar Prioritaskan Akses Jalan dan Penambahan Armada Damkar  Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau, Bupati dan Gubernur Serahkan Bantuan  Kemenhut RI Kunjungi Mangrove Pangkal Babu, Wabup Katamso Harapkan Dampak Nyata Program Pengembangan Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Ingatkan Masyarakat Potensi Cuaca Panas dan Kemarau  Pimpinan dan Anggota DPRD Tanjabbar Audiensi Bersama Serikat Pekerja

Home / Advetorial

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:20 WIB

Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau, Bupati dan Gubernur Serahkan Bantuan 

TANJABBAR,TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. dan , dan wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama Gubernur Jambi Al Haris tinjau lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Rabu (6/5/26).

Kedatangan Gubernur dan bupati tersebut disambut hangat oleh para korban dan masyarakat setempat, termasuk anak-anak. Bupati Anwar Sadat bersama Gubernur Al Haris kemudian menyapa para korban, menyerahkan bantuan, serta memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak.

Gubernur Al Haris meminta pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan instansi terkait dalam percepatan pemulihan pascabencana. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi siap mendukung serta berpartisipasi sesuai dengan kewenangannya.

“ Pemerintah hadir untuk memastikan para korban mendapatkan bantuan dan perhatian maksimal,” ujar Al Haris.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak swasta dan para pengusaha, untuk ikut berpartisipasi membantu meringankan beban korban.

“Kami mengimbau pihak swasta untuk turut membantu. Saudara-saudara kita sangat membutuhkan uluran tangan kita semua,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur juga meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bergotong royong dalam penanganan awal, seperti membersihkan lokasi kebakaran serta memastikan kondisi kesehatan korban melalui keterlibatan tim medis.

Sementara itu, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah bergerak cepat sejak hari pertama kejadian.

BACA JUGA  Puluhan Rumah Warga di Kelurahan Lubuk Kambing Terendam Banjir

“ Kami langsung membuka dapur umum sejak malam kejadian, yang beroperasi selama tiga hari untuk menyediakan kebutuhan makan para korban, mulai dari pagi hingga malam,” jelasnya.

Selain itu, bantuan logistik berupa pangan dan sandang telah disalurkan dan dipastikan mencukupi kebutuhan korban untuk beberapa waktu ke depan.

Selain itu, Pemkab Tanjabbar juga berhasil menghimpun bantuan dana dari berbagai pihak, termasuk ASN, organisasi masyarakat, pemuda, BUMN, hingga perusahaan swasta.

“Bantuan ini kami serahkan langsung kepada korban agar dapat dimanfaatkan, terutama untuk membantu pembangunan kembali rumah mereka,” tambahnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga korban yang telah bersedia menampung sementara para pengungsi. Pasca kebakaran, pemerintah daerah, kata Bupati juga menyiapkan langkah antisipatif guna mencegah kejadian serupa terulang. Salah satu fokus utama adalah penataan kawasan permukiman yang padat.

Bupati mengungkapkan bahwa akses jalan menuju lokasi kebakaran sebelumnya menjadi kendala bagi mobil pemadam kebakaran. Oleh karena itu, pelebaran jalan akan menjadi prioritas ke depan.

“Kami berharap masyarakat dapat mendukung pelebaran akses jalan agar penanganan darurat ke depan bisa lebih optimal,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pengecekan rutin sumber air, menambah armada pemadam kebakaran, serta menata ulang instalasi listrik yang dinilai masih semrawut.

Bupati Anwar Sadat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menilai kehadiran langsung Gubernur Al Haris di lokasi menjadi bentuk nyata perhatian sekaligus dukungan dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana.

BACA JUGA  Puncak HUT Ke 7, DPD Perindo Tanjabbar Bagikan Bansos Ke Yayasan dan Nobar Pidato Kebangsaan Ketum

Baik Bupati maupun Gubernur menegaskan bahwa musibah ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial. Musibah kebakaran di Teluk Nilau ini menjadi pengingat bahwa gotong royong dan kepedulian merupakan kekuatan utama dalam membantu sesama menghadapi bencana.

Adapun bantuan yang disalurkan kepada para korban tersebut, di antaranya: 198 paket bantuan pangan dan logistik, 38 paket kasur, selimut, dan perlengkapan anak, 32 paket perlengkapan sekolah, penerbitan dokumen kependudukan (KK, KTP, KIA, akta kelahiran), 20 paket pakaian layak pakai, bantuan tunai dari asn pemkab tanjab barat sebesar Rp34.124.000, dan bantuan dari Kwarcab Pramuka sebesar Rp13.057.000. sementara dari Pemerintah Provinsi Jambi, bantuan yang diberikan meliputi: 85 karung beras, 20 unit kasur, perlengkapan sekolah, bantuan kebutuhan dasar dari BPBD senilai Rp66.342.234, dan bantuan dari BAZNAS sebesar Rp50.000.000.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., M.H., jajaran OPD, unsur TNI-Polri, pejabat Pemerintah Provinsi Jambi beserta jajaran, Camat Pengabuan, Lurah Teluk Nilau, serta masyarakat setempat.(*)

TANJABBAR,TJ – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. dan , dan wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama Gubernur Jambi Al Haris tinjau lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Rabu (6/5/26).

Kedatangan Gubernur dan bupati tersebut disambut hangat oleh para korban dan masyarakat setempat, termasuk anak-anak. Bupati Anwar Sadat bersama Gubernur Al Haris kemudian menyapa para korban, menyerahkan bantuan, serta memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak.

Gubernur Al Haris meminta pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan instansi terkait dalam percepatan pemulihan pascabencana. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi siap mendukung serta berpartisipasi sesuai dengan kewenangannya.

“ Pemerintah hadir untuk memastikan para korban mendapatkan bantuan dan perhatian maksimal,” ujar Al Haris.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak swasta dan para pengusaha, untuk ikut berpartisipasi membantu meringankan beban korban.

“Kami mengimbau pihak swasta untuk turut membantu. Saudara-saudara kita sangat membutuhkan uluran tangan kita semua,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur juga meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bergotong royong dalam penanganan awal, seperti membersihkan lokasi kebakaran serta memastikan kondisi kesehatan korban melalui keterlibatan tim medis.

Sementara itu, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah bergerak cepat sejak hari pertama kejadian.

“ Kami langsung membuka dapur umum sejak malam kejadian, yang beroperasi selama tiga hari untuk menyediakan kebutuhan makan para korban, mulai dari pagi hingga malam,” jelasnya.

Selain itu, bantuan logistik berupa pangan dan sandang telah disalurkan dan dipastikan mencukupi kebutuhan korban untuk beberapa waktu ke depan.

Selain itu, Pemkab Tanjabbar juga berhasil menghimpun bantuan dana dari berbagai pihak, termasuk ASN, organisasi masyarakat, pemuda, BUMN, hingga perusahaan swasta.

“Bantuan ini kami serahkan langsung kepada korban agar dapat dimanfaatkan, terutama untuk membantu pembangunan kembali rumah mereka,” tambahnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga korban yang telah bersedia menampung sementara para pengungsi. Pasca kebakaran, pemerintah daerah, kata Bupati juga menyiapkan langkah antisipatif guna mencegah kejadian serupa terulang. Salah satu fokus utama adalah penataan kawasan permukiman yang padat.

Bupati mengungkapkan bahwa akses jalan menuju lokasi kebakaran sebelumnya menjadi kendala bagi mobil pemadam kebakaran. Oleh karena itu, pelebaran jalan akan menjadi prioritas ke depan.

“Kami berharap masyarakat dapat mendukung pelebaran akses jalan agar penanganan darurat ke depan bisa lebih optimal,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pengecekan rutin sumber air, menambah armada pemadam kebakaran, serta menata ulang instalasi listrik yang dinilai masih semrawut.

Bupati Anwar Sadat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menilai kehadiran langsung Gubernur Al Haris di lokasi menjadi bentuk nyata perhatian sekaligus dukungan dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana.

Baik Bupati maupun Gubernur menegaskan bahwa musibah ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial. Musibah kebakaran di Teluk Nilau ini menjadi pengingat bahwa gotong royong dan kepedulian merupakan kekuatan utama dalam membantu sesama menghadapi bencana.

Adapun bantuan yang disalurkan kepada para korban tersebut, di antaranya: 198 paket bantuan pangan dan logistik, 38 paket kasur, selimut, dan perlengkapan anak, 32 paket perlengkapan sekolah, penerbitan dokumen kependudukan (KK, KTP, KIA, akta kelahiran), 20 paket pakaian layak pakai, bantuan tunai dari asn pemkab tanjab barat sebesar Rp34.124.000, dan bantuan dari Kwarcab Pramuka sebesar Rp13.057.000. sementara dari Pemerintah Provinsi Jambi, bantuan yang diberikan meliputi: 85 karung beras, 20 unit kasur, perlengkapan sekolah, bantuan kebutuhan dasar dari BPBD senilai Rp66.342.234, dan bantuan dari BAZNAS sebesar Rp50.000.000.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., M.H., jajaran OPD, unsur TNI-Polri, pejabat Pemerintah Provinsi Jambi beserta jajaran, Camat Pengabuan, Lurah Teluk Nilau, serta masyarakat setempat.(*)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Ingatkan Masyarakat Potensi Cuaca Panas dan Kemarau 

Advetorial

Kemenhut RI Kunjungi Mangrove Pangkal Babu, Wabup Katamso Harapkan Dampak Nyata Program Pengembangan

Advetorial

Pasca Kebakaran di Teluk Nilau, Pemkab Tanjabbar Prioritaskan Akses Jalan dan Penambahan Armada Damkar