TANJABBAR, TJ – Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Setia Negara, RT 15, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (16/10/2026). Insiden yang terjadi saat pelaksanaan salat Jumat tersebut menghanguskan dua unit rumah dinas guru, bekas gedung Sekolah Luar Biasa (SLB), serta Kantor Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka.
Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung meninjau lokasi kejadian untuk melihat kondisi bangunan yang terbakar sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan dengan baik.
Informasi kebakaran diterima pemerintah daerah ketika jemaah tengah melaksanakan salat Jumat, tepatnya pada rakaat kedua. Petugas pemadam kebakaran bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera dikerahkan ke lokasi dengan membawa armada dan peralatan untuk mengendalikan kobaran api.
Upaya pemadaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari Damkar, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, hingga masyarakat yang bahu-membahu membantu petugas di lapangan. Dukungan satu unit mobil tangki air milik TNI turut memperkuat proses pemadaman.
Bupati Anwar Sadat mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur dalam menangani kebakaran tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mengendalikan api agar tidak semakin meluas.
“Alhamdulillah, api bisa segera kita lokalisir. Kami berterima kasih kepada Damkar, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, seluruh stakeholder, dan masyarakat yang telah bergotong royong membantu pemadaman,” ujarnya saat meninjau lokasi.
Ia menjelaskan, sebagian armada pemadam kebakaran daerah saat ini juga disiagakan di sejumlah kecamatan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat kondisi cuaca dan kabut yang masih menjadi perhatian.
Meski demikian, penanganan kebakaran di kawasan perkotaan tetap dilakukan melalui pengerahan personel dan dukungan lintas instansi.
Berdasarkan pendataan sementara, empat bangunan dilaporkan hangus terbakar, yakni dua unit rumah dinas guru milik Sudarman dan Ahmad, satu bangunan bekas SLB, serta satu Kantor Kwarcab Pramuka.
Sementara itu, kondisi bangunan SLB diketahui sudah lama tidak digunakan dan sedang tidak berpenghuni ketika kebakaran terjadi.
Pemerintah daerah akan melakukan pembenahan terhadap aset milik daerah yang terdampak, dengan memperhatikan aspek keamanan dan kelayakan bangunan.
Menyikapi kejadian tersebut, Anwar Sadat mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama bagi warga yang tinggal di rumah berbahan kayu yang relatif mudah terbakar.
Ia juga meminta masyarakat memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala dan memastikan peralatan listrik dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah.
“Saya minta camat, lurah, hingga ketua RT terus mengingatkan warga agar menjaga instalasi listrik di rumah masing-masing. Jangan sampai kelalaian saat rumah ditinggalkan justru menjadi pemicu kebakaran,” tegasnya.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan potensi bahaya kebakaran, termasuk memastikan kondisi rumah tetap aman ketika ditinggalkan dalam keadaan kosong.(*)









